Kamis, 17 September 2015

ONTOLOGIS - MAHA


Al-Quran S 59 Al-Hasyr 22-24)
هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ عَالِمُ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ()هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ () هُوَ اللَّهُ الْخَالِقُ الْبَارِئُ الْمُصَوِّرُ لَهُ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى يُسَبِّحُ لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ( الحشر 22-24)
Artinya
22.Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
23.Dia-lah Allah Yang tiada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala keagungan, Maha Suci, Allah dari apa yang mereka persekutukan.
24.Dia-lah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-Nama Yang Paling baik. Bertasbih kepada-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”(S.59 Al-Hasyr 22-24).
    Tema dan sari tilawah
#Seluruh umat manusia sudah dibekali dengan instink religios, yaitu naluri yang meyakini adanya suatu Dzat yang di atas semua makhluk.
#Sesuatu yang di atas seluruh makhluk itu ialah Allah Tuhan semesta alam.
#Allah itu mempunyai sifat yang Maha Sempurna, mempunyai 20 sifat wajib dan 99 nama Al-Asmaul Husna.
#Seluruh isi alam  tunduk taat bertasbih-me-Maha-Sucikan Allah.
Masalah dan analisa jawaban
-1:Apa sebab sebagian manusia menjadi kufur?Jawaban hipotetis: Manusia itu makhluk yang dibekali Allah dengan 4 naluri atau instik yang secara sederhana diistilahkan dengan nafsu harta, tahta, wanita dan agama. Seharusnya manusia memanfaatkan ke-4 naluri ini dengan seimbang dan serasai, tetapi sebagian manusia lebih mengunggulkan nafsu harta, tahta dan wanita dan melalaikan nafsu agama, sehingga menjadi kafir.
-2:Bagaimana membayangkan sifat Allah yang Ontologis-Maha, melihat kemampuan akal  yang makin lama makin cerdas dan cerdik itu? Jawaban hipotetis: Seluruh isi alam raya dapat dibagi kepada deretan peringkat dari yang paling kecil sampai yang paling besar, dari yang terendah sampai yang paling tinggi; Maka Allah itu ialah yang Maha dalam segala deretan peringkat  apapun juga.
-3.Bagaimana seharusnya manusia melihat sifat Allah yang Ontologis-Maha itu?. Jawabana  hipotetis: Manusia wajarnya suka mengabdi kepada Allah, menyembah, bertasbih mensucikan dan meng-Esa-kan Allah dengan  Tauhid  yang sesungguhnya.
Pendalaman dan penelitian
BAB   SATU
Instink  atau  nafsu-nafsu
-1: Apa sebab sebagian manusia menjadi kufur?Jawaban hipotetis: Manusia itu makhluk yang dibekali Allah dengan 4 naluri atau instik yang secara sederhana diistilahkan dengan nafsu-nafsu harta, tahta, wanita dan agama. Seharusnya manusia memanfaatkan ke-4 naluri ini dengan seimbang serasai, tetapi sebagian manusia lebih mengunggulkan nafsu harta, tahta dan wanita dan melalaikan nafsu agama, sehingga menjadi kafir.
@Instink atau nafsu-nafsu
          Mohon maaf, berikut catatan yang sudah penulis sajikan beberapa kali dalam beberapa kesempatan.
 Al-Quran mencatat  mengenai masalah nafsu-nafsu itu di beberapa ayat, yaitu:
Instink  Egosentros
     Nafsu Egosentros tedrkenal dengan nama  Nafsu Harta  yaitu nafsu yang mendesak manusia untuk mencari harta disebutkan dalam Al-Quran: S.104a 1-3,S.28a7, S.100a 8.
ii.  Instink Polemos 
    Instink Polemos  atau Nafsu Tahta-Kekuasaan  ialah nafsu yang mendesak manusia untuk mencari tahta kekuasaan , Tentang Fir’aun: S.79a 21-24; S,28a 38 , S.21 a 67-68.
iii.  Instink Eros atau Nafsu Birahi
      Instink Eros ialah nafsu  yang mendorong manusia untuk memenuhi Nafsu Birahi disebut dalam Q S.3 a14, S.30a21, S.7 a189, S.13a 8.
iv.  Instink Religios atau Nafsu Agama
      Semua manusia pasti mempunyai instink religios atau nafsu untuk mencari dan menyembah kepada  kekuatan gaib yang paling tinggi sebagai nafsu agama S.66 a 11,S.7a 172, S.51a56, S.91 a 7-10,S.35 a 15,S.31 a32, S.10 a32, S.7a189.
          Semua nafsu harus dipenuhi  secara seimbang dan serasi tidak boleh memanjakan salah satu nafsu mengabaikan nafsu yang lain, bahkan nafsu Muthmainnah atau instink Religios juga tidak boleh  terlalu dilebihkan dengan meninggalkan  instink-nafsu yang lainnya. Lihat hadis. Rasulullah Saw :HR Bukhari no.4675 dan Muslim no.248. Dan hadis Ibnu 'Umar  tercatat dalam tafsir- Al-Qurthubi 13h314 dan Ibnul 'Arabi dalam tafsirnya:J.6 h.263terkait dengan Al-Quran s2a205, s28a77, s42a20 dan s43a32.
       Para pakar Ilmu Jiwa  dan pakar Ilmu Kedokteran menyatakan bahwa orang yang terlalu memanjakan salah satu dari nafsu-nafsu tersebut akan tertimpa  dampak penyakit  jasmani maupun rohani, bahkan dapat merayap dampak yang  negatif  sangat besar dan menyebarkan  derita kesengsaraan orang banyak. Lihat rumusan berikut, kolom sebelah kanan:
Instink-&nafsu-nafsu



Instink/nafsu
Um
Hobi/suka
Kebudayaan
Kesenian
Penyakit
1
Egocentros
Lawwamah
Serba aku
Nafsu Harta
0-6
th
Makan(apa-saja, banyak
enak
Nafsu-Harta
(banyak2)
Materialisme
Komunisme
Kapitalisme
Imperialisme
Kolonisalisme
Positisime
Motoduwiten
Realisme
Cubisme
Surrealism
Individua-listis
SakitPerut/
Lambung
Serakah
Tamak
Kikir
Maksiat
Munkar
2
Polemos
Amarah
NafsuTahta
6-13
th
Berkelahi
Melawan
Brontak
Mengecam
Ngolokolok
Bergulat
Protes
Berlomba
Militerisme
Diktatoris
Adukekuatan
Perebutan
NgrebutKursi
Mainjudi
Bertaruh
Persaingan
Intlektual
Rock&Rol
Sokkejam
Serbasadis
Mmbunuh
Alatprang
BomAtom
BomKimia
Jantung
Kanker
Gula
Dengki
Keras
Dendam
Benci
Bengal
3
Eros
Nafsu Supiyah
Nafsu Wanita
13-20
th
Berhias
Bersolek
Percabulan
Kmewahan
Pameran
Aurat
Kawincerai
Kebebasan
Seksologi

Pornografi
Pornoaksi
Erotisme
Alat2Porno
Perangsang
SeksBirahi
TBC
UratSyaraf
Gila/Stres
Gonorgu
Paru-paru
Penjilat
Menhamba
NolakAdab
4
Religios
NfsuMutmainah
NafsuAgama
20 s/d
Tua
Kesucian
Kedamaian
Kesusilaan
Amal Soleh
Taqarrub
Zuhud
JihadfiSabililah
Agamis
Persamaan
Keadilan
Persatuan
Kebenaran
Tasawuf
Tarikat
Pribadatan
Sarana-Ibadah
Metafisika
Ilmu Gaib
FakirHarta
Bersahaja


BAB   DUA
Ontologis  Maha
Masalah ke-2:  Melihat kemampuan akal  yang makin lama makin cerdas dan cerdik itu bagaimana membayangkan sifat Maha sempurna  Allah itu(disini disebut:Ontologis-Maha)? Jawaban hipotetis: Seluruh isi alam raya ini dapat dibagi kepada deretan peringkat dari yang terkecil sampai yang paling besar, dari yang paling rendah sampai yang tertinggi; Maka Allah itu ialah yang Maha dalam segala deretan peringkat  apapun juga.
           Ontologi  itu ialah ilmu tentang hakikat segala sesuatu secara universal,  jalan mempelajarinya ialah dengan mencari jawaban dari 3 pertanyaan: (1) Apa (2) Bagaimana, (3)Untuk apa sesuatu yang ada di jagad raya ini. Maka dalam risalah ini difokuskan kepada  masalah Ontologis-Maha secara sederhana.
          Pertanyaan yang harus dijawab pada dimensi ontologi  ini ialah apa sebenarnya hakikat realistis dari sesuatu yang ada di hadapan kita ini?
Allah berfirman dalam Al-Quran:” Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?( S 6 Al-An’am 32).
        Penganut aliran   idealisme : Plato dan  Socrates Filosuf Yunani mengatakan bahwa data dan fakta yang diterima melalui panca indra manusia  itu selalu berubah-ubah, tidak diam, tidak permanen, tidak abadi, tetapi berlangsung dalam gerak-perubahan terus-menerus. Sedangkan  yang pasti ialah idea yang  lengkap dalam akal pikiran.
         Anslemn (1033-1109M) seorang teolog Katholik ahli filsafat Italia, menggunakan teori  ontologi  itu untuk membuktikan adanya Tuhan, yaitu sebagai berikut:
         Bahwa setiap benda, keadaan, situasi, cuaca semua yang ada dihadapan manusia  itu dapat dipikir melalui dua macam ukuran; Kuantitas-jumlah atau kualitas-nilai:
1. Kuantitatif jumlah  ialah bahwa kenyataan itu dapat dihitung jumlahnya yang ditulis dengan angka, mencakup angka dimensi ada yang berdimensi satu (diukur panjang atau lebar), dua dimensi (=luas: panjang kali lebar), ada  yang tiga dimensi ( volume: panjang kali lebar kali kedalaman), ada yang empat dimensi (panjang, lebar kali  kedalaman  dan waktu). Anehnya ialah: Jika angka dikaitkan dengan benda maka yang hakikat sesuatu menjadi kabur dan menjadi bahan pertengkaran antar individu, seseorang melawan saingannya.
2. Kualitatif  nilai, bahwa benda atau keadaan (realitas) tersebut memiliki kualitas, nilai atau  bobot tertentu, termasuk bau dan warna dari yang lemah, cukup, lebih, sangat sampai terlalu.
    Jalan  untuk memudahkan memahami Teori Ontologi ini secara sederhana dapat digambarkan  sebagai berikut:
(1)Ruang sempit, kecil, besar, terlalu besar sekali
       Sebuah kamar yang sangat sempit,  besarnya dikalahkan oleh rumah, rumah dikalahkan oleh RT-yang  lebih besar, RW lebih besar lagi, desa lebih besar mengalahkan RT-RW, kecamatan besarnya mengalahkan desa, kabupaten sangat besar tetapi besarnya dikalahkan oleh propinsi yang jauh lebih besar, namun besarnya propinsi dikalahkan oleh  negara yang sangat besar, tetapi besarnya Negara  dikalahkan  oleh benua yang luasnya luar biasa,  benua ini besarnya  dikalahkan oleh bumi yang luasnya jauh sangat luas sekali mengalahkan benua, sedangkan bumi sendiri adalah sangat kecil, dia dikalahkan oleh besarnya galaksi yang mampu menampung bumi, planet Saturnus, venus, Yupiter dan semua planet, tetapi galaksi-pun juga  kecil dikalahkan oleh besarnya  bola langit  yang memuat seluruh kejadian yang ada di alam semesta yang menurut pakar astronomi  luas langit atau kelilingnya bola langit itu ada 30 milyard tahun cahaya (satu detik=300 000 kilometer, jadi besarnya  kira-kira 300 000 Km kali 60 kali 60 kali 24 kali 30 kali 12 kali  sepuluh milyar berapa ???
       Maka Allah itu Maha Besar kekuasaan-Nya, Maha Besar ilmu-Nya, Maha Besar Rahmat-Nya, Maha Luhur, Maha  Sempurna, Utopis   dalam 20 sifat maupun 99 nama Al-Asmaul Husna;  Allah Maha Besar di atas seluruh makluk di jagad raya ini; Maha Besar Hikmah Rahasianya. Allah berfirman:
ءَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا()رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا () )النازعات 27-28)
“Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya”(S 79 An-Nazi’at 27-28).
وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ( التكوير 29)
81:29. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam”(S 81 At-Takwir 9.s79a27).

(2) Cerdas, cerdas sekali, terlalu  cerdas sekali
       Jika di suatu tempat ada seseorang yang cerdas akalnya, maka di tempat lain ternyata ada orang yang lebih cerdas mengalahkan orang yang pertama, kemudian  di tempat lain lagi ada seseorang  yang jauh lebih cerdas di atas orang yang ke-2 dan yang  ke-3 itu  selanjutnya terus menerus seseorang dikalahkan dia dikalahkan oleh orang ke-4,  dia dikalahkan oleh orang yang ke-5, ke-6, ke-7,  sampai yang   terakhir  ada Dzat yang tidak dapat dikalahkan sama sekali  oleh siapapun juga. Maka Allah itu Ilmu-Nya  adalah di atas seluruh makhluk alam semesta.;  Allah berfirman:
نَرْفَعُ دَرَجَاتٍ مَنْ نَشَاءُ وَفَوْقَ كُلِّ ذِي عِلْمٍ عَلِيمٌ (يوسف 76)
Kami tinggikan derajat orang yang Kami kehendaki: dan di atas tiap-tiap orang yang berpengetahuan itu ada lagi Yang Maha Mengetahui”(S 12 Yusuf 76).
(3)  Hakikat  waktu
       Tafsir Ar-Razi-terbitan Daru Ihya`it Turats (17h195) dalam menafsirkan S.103 Al-‘Ashr 1-4 mencatat bahwa arti Al-’Ashri: itu ialah jaman dikaitkan dengan Al-Quran (s76a1) bahwa jaman itu  dapat dibagi menjadi tahun, bulan, hari, jam, menit, detik.
       Penduduk bumi menghitung waktu didasarkan atas peredaran matahari dan bulan. Waktu matahari dihitung mulai  tampaknya matahari berada di kulminasi atas tengah malam,  lalu bergeser sampai siang, sampai malam lagi namany satu hari. Allah berfirman di dalam Al-Quran:
     
وَالشَّمْسُ تَجْرِي لِمُسْتَقَرٍّ لَهَا ذَلِكَ تَقْدِيرُ الْعَزِيزِ الْعَلِيمِ()وَالْقَمَرَ قَدَّرْنَاهُ مَنَازِلَ حَتَّى عَادَ كَالْعُرْجُونِ الْقَدِيمِ()لَا الشَّمْسُ يَنْبَغِي لَهَا أَنْ تُدْرِكَ الْقَمَرَ وَلَا اللَّيْلُ سَابِقُ النَّهَارِ وَكُلٌّ فِي فَلَكٍ يَسْبَحُونَ( يس 39-40)
36:39. Dan telah Kami tetapkan bagi bulan manzilah-manzilah, sehingga (setelah dia sampai ke manzilah yang terakhir) kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.
36:40. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malam pun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya”(S 36 Yasin 39-40).
    Ternyata jalannya benda-benda langit itu tidak sama dengan angka-angka  jalannya jam waktu  matahari, yaitu sebagaimana catatan di bawah ini (Untuk semua planet dan bumi satu kali putar) sebagai berikut:
Angka perbandingan  jam waktu bintang &benda-benda langit:
Jarak,garis-tengah, kepadatan,jarak ke matahari,putaran pada sumbunya
Nama-nama Bintang& Planet
Jarak-Jauh ke-matahari
Diameter
 ( Kilometer)
Padat
Air=1  
Mengitari
Matahari sekali putar
 Berputar
diri    pada porosnya=
Bintang
---------------
1.392.000Km
1,4
------------
15,38 hari
Bulan
---------------
3.476Km
3,34
------------
27, 32hari
Merkuri
56jutaKm
4.850Km
5,4
58hari
59,     hari
Venus
108 jutaKm
12.140Km
5,2
224hari
244hari
Bumi
150jutaKm
12.756Km
5,52
365,25hari
23jam56m
Mars
228jutaKm
62.790Km
3,9
687hari
24jam37m
Jupiter
778jutaKm
142000Km
1,34
11,9hari
 9jam50m
Saturnus
1.427jutaK
120.200Km
0,70
29,5tahun
10jam14m
Uranus
2.870jutaK 
49.000Km
1,58
84tahun
10jam49m
Neptuns
4.497jutaK
50.200Km
2,3
164,8th
15jam48m
Pluto
5.900jutaK
6.400Km
------
247,7th
153jam
Komet Halley



76 tahun

Komet Kahotek



75 000 tahun

**)Bumi

12.756 Km



***)Matahari

1.392000 Km



*) Keith Wicks”Bintang&Planet,1985,h.18
. Diameter bumi adalah 12.756 km. Bumi adalah salah satu dari 9 planet di tata surya kita. Saking luasnya bumi ini sampai putaran rotasinya yang demikian dahsyat tidak bisa kita rasakan. Sementara itu, diameter matahari 1.392.000 km.
#Satu bulan Qamariyah berumur lamanya 29h12j44m2,89detik-Satu tahun umurnya 354hari 8jam 8menit 34,6detik.       
# Kalender  Syamsiyah (Sistem Matahari) satu tahun lamanya    adalah 365,2425h atau  365h 5jam 48m 46detik.
~Selisih dari sistem Solar atau Syamsiyah dari Lunar system Qamariyah=10 hari 21 jam 40 menit 11,32detik.        
~Jika dibanding jam Komet Kahotek dengan  jam di bumi ialah 365 dibandung dengan 75 000=25,4 lipat lamanya. Lebih jelas lagi  ialah jam-waktu di alam kubur(alam arwah orang mati) ialah bahwa  waktu bagi mereka ini tidak menggunakan jam matahari (Jam Bedug), tidak memakai jam bintang, tidak menggunakan jam-waktu Halley atau jam-waktu Kahotek, inikah yang dinamakan kekal???     
~Maka  waktu di sisi Allah  itu  tidak  diukur menggunakan  alat ukur  apa yang ada di dunia ini, tetapi alat ukur Allah sendiri, tidak dapat dihitung oleh akal makhluk-manusia, tetapi mutlak abadi.
(4)  Kosmologis Awal Alam Dunia
    Baiquni Prof. MSc.Ph.D Mantan Kepala BATAN menanggapi Teori Big Bang mencatat  bahwa senada dengan Al-Quran: s21a30, s41a11-12, s65a12, s11a7, s35a41,s21a3,s21a104, sbb:
َوَلَمْ يَرَى الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ كَانَتَا رَتْقاً فَفَتَقْنَاهُمَا وَجَعَلْنَا مِنْ الْمَاءِ كُلَّ شَيْءٍ حَيٍّ أَفَلا يُؤْمِنُونَ (الانبياء 30)
21:30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?( S 21  Al-Anbiya` 30).
# Di jaman yang paling awal  dispekulasikan kirakira 15-18 milyar tahun silam maka Alam Dunia ini keluar dari suatu Titik Singularitas, dengan panas 1000 trilyun derajat dalam waktu 10 pangkat minus 35 sekon mendingin kemudian berbalik menjadi panas kembali mencapai  1000 trilyun-trilyun derajat maka tiba-tiba  titik singularitas  ini menjadi besar dalam umur 10 pangkat minus 34 sekon  maka terwujudlah alam dan macam-macam alam lengkap dengan Ilmu Hukum masing-masing.
#Ketika waktu baru berjalan sekejap (seperseratus sekon) dalam suhu panas 100 milyar derajat, muncul materi sop kosmos  (berisi radiasi dan partikel sub-nuklir)  kemudian terjadi proses Nukleosintetis. Kemudian waktu berjalan, dari jaman ke jaman.
#Pada umur  700 000 tahun maka electron-elektron  dalam orbitnya  mengitari inti dan membentuk Atom sambil melepaskan radiasi,  sehingga menjadikan langit  bercahaya terang benderang sangat cemerlang.
#Alam memiliki 10 dimensi, yang 4 buah dimensi ruang&waktu sedangkan yang 6 buah dimensi, tergulung dalam nuansa dengan jari-jari 10 pangkat minus 32 Centimeter sebagai muatan listrik dan muatan nuklir tidak terjangkau oleh indra manusia(Baiquni-Al-Quran&Iptek-1994:h40).
Bagaimana indra kita membayangkan angka-2 yang Utopis  Filosufi berikut:
Masalah
Angka
Keterangan
Panas
100 milyard derajat
Titik Menjadi Sop Cosmos
Waktu
1 detik dibagi   100
Sop Cosmos
Panas
1000 trilyun  derajat
Cosmos mendingin
Waktu
10 pangkat minus 35
AlamMendingin
Panas
1000 trilyun trilyun derajat
AlamSemesta Terwujud
Waktu
10 pangkat minus 34 detik
TerjadiProsesNukleosintetis
Dimensi
10 dimensi (4 + 6 dimensi)
TerjadiPerkembangan
Jari-jari
10 pangkat minus 32 Cm
TerusMengecil

(5)  Tingkat-tingkat kebenaran
       Lebih mendalam lagi maka kebenaran itupun bertingkat-tingkat dari yang paling rendah bobotnya sampai yang paling tinggi nilainya, yaitu bahwa para ahli pikir Islam membagi ilmu  yang benar itu menjadi 4 tigkat, yaitu: Pengetahuan, Teori ilmiah, Filsafat dan Wahyu:
Ad.1 Pengetahuan atau Knowledge
         Pengetahuan ialah  ilmu yang sumber dan cara memperolehnya melalui  alat indera, yaitu: telinga, mata, hidung, lidah dan kulit  serta idera keseimbangan tubuh.
           Pengetahuan dinilai benar jika alat indera itu sehat dan bekerja dengan sempurna. Sehingga jika alat itu sakit atau rusak atau kerjanya tidak beres, maka pengetahuan ini tidak memenuhi syarat kebenaran alias salah.
Ad.2 Teori ilmiah atau Science
          Ilmu atau science ialah hasil pengembangan pengetahuan yang memenuhi syarat kebenaran indrawi lalu dikembangkan melalui Ilmu Metodologi Penelitian Ilmiah dengan melakukan percobaan  atas data sebanyak-banyaknya dan berkali-kali, dengan penelitian yang sempurna.
          Teori ilmiah dinilai benar jika modal pertama dari pengetahuan  indrawi dan cara mengembangkannya dilaksanakan dengan menerapkan Ilmu Metodologi Ilmiah yang sempurna maka nilainya ialah benar, sebaliknya jika tidak dipenuhinya syarat-syarat ini maka “ilmu” ini tidak terjamin kebenarannya sehingga dapat dinilai salah.
Ad.3  Filsafat
          Filsafat    ialah hasil pengembangan teori ilmiah yang memenuhi  syarat tersebut di atas kemudian dikembangkan melalui berpikir-pikir merenung yang sedalam-dalamnya dengan bebas, teratur, sistematis, radikal, universal  untuk mencari kebenaran yang tertinggi.
         Berhubung filsafat itu merupakan hasil pemikiran akal pemikiran  manusia, sedangkan manusia itu bersifat tidak sempurna, akal pikirannya bersifat hipotetis dan spekulatif, sehingga kebenarannya sangat tergantung dengan sifat kedua sifat ini. Spekulatif artinya untung-untungan dan hipotetis kebenarannya hanya sementara, artinya jika timbul pemikiran yang baru maka dapat saja hasil pemikiran sebelumnya dikalahkan  atau disalahkan oleh pendapat atau penemuan yang baru  sehingga nilainya tidak benar.
Ad 4 Wahyu
          Secara ontologis maka benar yang tertinggi tidak dapat dikalahkan oleh  data yang indrawi, teori ilmiah dan filsafat ialah wahyu yaitu kebenaran dari Allah. Menurut Islam maka  Al-Quran adalah wahyu dari Allah yang diturunkan melalui malaikat Jibril, diterima oleh Rasulullah Muhammad Saw yang dihafal oleh Rasulullah Saw yang hafalan beliau sudah diuji oleh malaikat Jibril ditulis oleh para penulis wahyu. Maka Zaid bin Tsabit menyaksikan sendiri ujian oleh Jibril  dia koreksi hafalan dan tulisannya cocok dengan ulangan dari Jibril kepada Rasulullah Saw yang terakhir ini.
Oleh karena itulah maka Anslemn memutuskan  suatu  keyakinan bahwa dari seluruh  skala prioritas deretan  yang saling mengalahkan data ke-1, data ke-2, data ke-3, ke-4,  ke-5, ke- ke-6 dan seluruh peringkat di atas…… Maka terakhir    sampailah  ke puncak yang tertinggi,  terakhir bahwa  ADA  SATU  DZAT YANG TIDAK DAPAT DIKALAHKAN OLEH APAPUN JUGA …. ITULAH TUHAN (Kata Anslemn). Menurut  ajaran Islam namanya Allah.
( 6 )    Filsafat Angka
          Di bawah ini  terurai beberapa masalah filosufis  yang sangat  sulit difaham,  maka  yang  tidak ingin masuk ke dalam dipersilahkan, yang ingin masuk kedalam alam filsafat monggo!!!.   
( i )  Hakikat AKU diri manusia
    Masalah: Apa sebenarnya hakikat AKU  diri manusia itu? Jawaban sederhana: Hakikat AKU  diri manusia itu ialah  gulungan film rekaman seluruh  alam indrawi dan metafisis yang masuk ke dalam akal pikiran melalui  panca indra manusia di bawah kendali ruh. Kita renungkan uraian menurut teori pakar fisikawan dan ulama tafsir di bawah ini:
A.  Keterangan Pakar Ilmu Jiwa-kedokteran
   Dr Paryana dari Akademi Metafisika Yogya   menggambarkan  hakikat AKU diri manusia itu bagaikan  gulungan film yang menyimpan data&fakta hasil pengamatan indra lahir dan indra batin serta seluruh gerak gerik setiap detik seseorang.
      Jika kita terjemahkan teori dari Dr. Paryana tersebut adalah sebagai berikut: Bahwa  bagian  yang paling kecil  tubuh  manusia adalah atom, salah satu unsur dari atom namanya electron. Perlu diingat bahwa electron itu bukan materi tetapi makhluk gaib bahkan electron itu adalah potensi atau daya- dia adalah salah satu  isi alam metafisika yang tidak dapat dicapai oleh alat indra  melainkan  hanya direnungkan oleh akal.  
           Elektron ini  dapat dibayangkan persis seperti wartawan surat kabar, atau  media cetak-elektronik, electron bagikan wartawan kerjanya  meliput dan merekam  data&fakta sampai suara bahkan gambar yang berwarna  sekali dari  prikel (data&fakta) yang disaksikan oleh elektron dari atom tubuh manusia. Secara metafisis (hanya dapat dibayangkan dalam pikiran) bahwa  fotokopi data&fakta tersebut berwujud elektron atau elektron ini membawa sendiri foto-rekaman data&fakta sehingga deretan elektron dari setiap atom jasmani manusia ini  berjalan mengalir menjadi gulungan pita  film.
      Sampai di pangkal otak  maka  elektron (pita-film) ini diantar oleh instunk dan menyatu berpadu menjadi satu bahkan instink inilah  yang mengendalikan eketron dan aktif  berperan menentukan taktik  strategi politik, perilaku dan tindakan dalam menanggapi prikel (data&fakta) yang masuk  ke pusat akal (otak besar); Instink atau nafsu-nafsu ini dispekulasikan sebagai “Dalang” yang mengendalikan semua ini sehingga dapat dinamakan  RUH atau jiwa yang berpadu dengan  rekaman atau foto kopi data&fakta yang masuk tersebut.
         Di dalam otak besar seluruh data&fakta  itu dikelola, dibagi-dan disalurkan ke jurusan khusus,  pusat pemikiran, pusat gerak, pusat ingatan dan gudang simpanan. 
           Proses pemikiran menghasilkan  politik, taktik, strategi, metodik-dedaktik pemecahan masalah. Kemudian “dalang” atau ruh  mengeluarkan  perintah gerak atau tindakan dalam menanggapi  atau  reaksi terhadap prikel (data& fakta) yang masuk itu, selanjutmnya  melalui syaraf jalurnya maka   perintah gerak tadi diwujudkan dalam perbuatan nyata oleh anggota tubuh, tangan, kaki dan sebagainya menjadi tindakan lahiriyah yang  dapat disaksikan oleh panca indra orang lain bertemu dan  berbincang-bincang antara  AKU diri manusia  tadi dengan siapa yang menyaksikannya.
      Paduan isi gulungan film ini sangat lengkap sekali mencakup foto kopi atau rekaman  seluruh peri laku, perbuatan apapun juga bahkan sampai niat, keinginan, angan-angan, program perecanaan, cita-cita, utopis bayangan yang paling tinggi seluruhnya menjadi satu rol film yang mengaku sebagai  oknum  AKU tersebut.
 B-1-  Pandangan Qurani masalah Zat Hayat (Jiwa)
            Dalam berbagai ayat Al-Quran maka Allah menyebut-nyebut masalah Roh dengan beberapa istilah, yaitu:
“Ruhun Minhu” (S. 4 An-Nisa’ 171),
 “Min Ruhina” (S. 21 Al-Anbiya’, 91) At-Tahrim 12),
 “Min ruhihi)” (S. 32 As-Sajdah 9),
“Min ruhi” (S. 15 Al-Hijru 29, S. 38 Shad 72)
     Maksudnya ialah bahwa roh itu datangnya dari Allah atau rohnya Allah. Kata-kata ini jika dipikirkan terlalu jauh memang akan bertambah sulit dimengerti, misalnya : Bagaimana cara datangnya roh itu dari Allah? Bagaimana memahami roh kepunyaan Tuhan itu? Untuk memahami keterkaitan sesuatu dengan Allah maka Ibnul Qayyim menjelaskan :
1. Sesuatu yang menyatu dengan Allah ialah dzat dan sifat atau nama  Allah seperti sifat qudrat-iradat Allah dan sifat Allah yang 20  ataupun 99 nama Al-Asmaul Husna itu.
2. Sesuatu yang disandarkan kepada Allah selain dzat dan sifat, atau nama mananya adalah makhluk ciptaan Allah.
     Oleh karena itu kata-kata “Roh dari Tuhan atau roh Kami dan dari roh-Ku” tersebut maksudnya ialah roh atau arwah makhluk ciptaan Allah. Kemudian dihembuskan ke dalam mudlghah atau zat awal jasmani manusia seluruh anak  keturunan Nabi Adam, ketika janin berumur 120 hari, sebagaimana keterangan Rasulullah Saw. dalam hadis beliau yang disebutkan dalam hadis dari Ibnu Mas’ud  yang dicatat oleh Bukhari no.2960 dan Muslim no.4781.
      “Dari Zaid bin Wahb berkata 'Abdullah telah bercerita kepada kami Rasulullah Saw, dia adalah orang yang jujur lagi dibenarkan, bersabda: "Sesungguhnya setiap orang dari kalian dikumpulkan dalam penciptaannya ketika berada di dalam perut ibunya selama empat puluh hari, kemudian menjadi 'alaqah (zigot) selama itu pula kemudian menjadi mudlghah (segumpal daging), selama itu pula kemudian Allah mengirim malaikat yang diperintahkan empat ketetapan dan dikatakan kepadanya, tulislah amalnya, rezekinya, ajalnya dan sengsara dan bahagianya lalu ditiupkan ruh kepadanya. Dan sungguh seseorang dari kalian akan ada yang beramal hingga dirinya berada dekat dengan surga kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdir) hingga dia beramal dengan amalan penghuni neraka dan ada juga seseorang yang beramal hingga dirinya berada dekat dengan neraka kecuali sejengkal saja lalu dia didahului oleh catatan (ketetapan taqdir) hingga dia beramal dengan amalan penghuni surga"( HR Bukhari no.2960 dan Muslim 4781).
           Perlu dicatat  bahwa seluruh atom  dalam tubuh jasmani manusia itu bekerja keras mengirimkan elektron hasil dari pengamatan atas  data&fakta termasuk kegiatan pikiran ini sendiri dan  semua syaraf penyalur perbuatan yang dilalui oleh electron data&fakta   mengalir dari dan atau ke pangkal otak.  Dan seluruh elektron (data&fakta) itu  disimpan  dalam pusat ingatan atau gudang penyimpanan data&fakta dalam otak.           
          Rol gulungan film rekaman data&fakta inilah sebenarnya hakikat yang menamakan diri AKU, dan AKU inilah yang menggerakkan  badan jasmani manusia itu sndiri. AKU inilah yang  menjawab  jika dipanggil,   AKU inilah yang  mengeluarkan pidato yang gegap gempita atau  berbisik-bisik dengan sangat halus sekali.
            Dan sekali lagi INI HANYA DAPAT DIRENUNGKAN  DALAM ALAM PIKIRAN sehingga  terlalu sulit difahamkan para pembaca (mohon maaf).
         Dari sini terbayang bahwa  seolah-olah AKU tersebut  diciptakan oleh  dunia yang mengelilingi dia sejak sebelum lahir sampai detik-detik terakhir hidupnya manusia. Maka banyak pakar Ilmu Jiwa, Misalnya John Lock dan pakar psikologi lainnya  mengajukan teori TABULA RASA bahwa  jiwa manusia itu  awalnya seperti kertas putih kemudian terserah kepada alam sekitar  yang memberi isi dan warna jiwa manusia atau orang tuanya ingin menulis dan membuat gambar pada  kertas putih itu dengan tulisan  atau gambar menurut sesuka hatinya sehingga  tampaknya jiwa itu dibentuk oleh alam sekitar. Dr Paryana menyatakan bahwa zat hayat ini datang dari langit yang tidak diketahui  oleh akal.
B-2  Pandangan  Qurani tentang Asal Zat Hayat
         Tantang asal usul kehidupan, disinggung Al-Quran dalam S 21 Al-Anbiya’ 30 diperjelas dengan  ayat-ayat lain bahwa dahulu di awal jaman Allah menciptakan alam  raya, kemudian Allah memberi air dan dari air ini  tumbuh segala jenis kehidupan. Allah berfirman dalam Al Quran :
وَتَرَى الْأَرْضَ هَامِدَةً فَإِذَا أَنْزَلْنَا عَلَيْهَا الْمَاءَ اهْتَزَّتْ وَرَبَتْ وَأَنْبَتَتْ مِنْ كُلِّ زَوْجٍ بَهِيجٍ( الحج5 )
 “….. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah” (S.22 Al-Hajji 5).
        Dapat kita bayangkan  jika sebuah benda logam misalnya kita taruh di luar rumah dalam malam hari maka paginya benda itu basah berair. Lebih dari itu jika kita mempunyai kubangan berisi air kita biarkan di sebelah rumah, maka air ini makin lama tumbuh warna hijau kemudian tumbuh lumut dan akhirnya muncul makhluk hidup dibawah lumut itu beraneka ragam bentuk dan cara gerakannya. Oleh karena adanya air inilah tanah yang tadinya kering berubah menjadi arena kegiatan kehidupan sejak tumbuh-tumbuhan, hewan dan manusia. Allah berfirman dalam Al Quran:
وَهُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا وَلَئِنْ قُلْتَ إِنَّكُمْ مَبْعُوثُونَ مِنْ بَعْدِ الْمَوْتِ لَيَقُولَنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ هَذَا إِلَّا سِحْرٌ مُبِينٌ( هود7)
 “Dan Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa dan singgasana Tuhan (sebelum itu) diatas air agar Dia menguji siapakah diantara kamu yang lebih baik amalnya” (S. 11 Hud 7).
وَاللَّهُ خَلَقَ كُلَّ دَابَّةٍ مِنْ مَاءٍ فَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَى بَطْنِهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَى رِجْلَيْنِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَمْشِي عَلَى أَرْبَعٍ يَخْلُقُ اللَّهُ مَا يَشَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ(النور 45)
 “Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan diatas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedangkan sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa saja yang dikehendaki-Nya” (S. 24 An-Nur 45).
(ii). Roh,  dan masalahnya
            Jika lafal “Ar-Ruh” bisa diartikan nyawa maka timbul beberapa  masalah pemikiran tentang nyawa ini, yaitu :
1)Apakah sebenarnya hakikat roh itu?
2)Dari manakah asalnya roh itu?
3)Apakah roh itu qadim atau hadist, kekal atau tidak?
Ad 1.   Hakikat Roh
            Mengenai bagaimana hakikat roh, telah dijelaskan oleh Allah swt. : “…. Dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan hanya sedikit” (s 17 Al-Isra` 85). Namun para ahli pikir telah meraba-raba sebagai berikut :
-Heracleitos berpendapat bahwa roh itu sejenis api yang halus sekali;
-Democritus menyatakan bahwa roh itu tersusun dari suatu atom yang paling halus dan atom yang paling bersih;
-Plato mengatakan bahwa roh itu suatu zat yang tak dapat ditangkap oleh panca indera yang berasal dari alam idea;
-Al-Farabi seorang filosuf Islam (952 M) mengatakan bahwa roh itu timbul sebagai pancaran dari emanasi dari Tuhan yang Maha Esa.
            Jika roh itu lebih diidentikkan dengan makhluk halus seperti jin atau setan-iblis, maka Al Quran mengatakan bahwa iblis itu diciptakan dari api yaitu sebagai berikut:
قَالَ مَا مَنَعَكَ أَلَّا تَسْجُدَ إِذْ أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَا خَيْرٌ مِنْهُ خَلَقْتَنِي مِنْ نَارٍ وَخَلَقْتَهُ مِنْ طِينٍ(الاعراف 12)
            Artinya : “Allah berfirman : “Apakah yang menghalangi kamu sehingga kamu tidak bersujud (kepada Adam ketika Aku menyuruh kamu? “Iblis menjawab : “Saya lebih baik daripadanya. Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah”. (S. 7 Al-A’raf 12).
Ad 2. Roh dan asalnya
            Ibnu Sina senada dengan Al-Farabi menandaskan bahwa roh manusia itu sesuatu yang berdiri sendiri lepas dari jasmaninya. Sehingga, jika jasmaninya hancur  maka roh itu tidak turut hancur.
    Seiring dengan pengertian ini dapat dibaca dalam Al Quran :
            Artinya : “Allah memegang roh manusia ketika matinya dan memegang roh yang belum mati di waktu tidurnya, maka Dia tahanlah roh orang yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia lepaskan roh yang lain sampai waktu yang ditentukan” (S. 39 Az-Zumar 42).
            Dari berbagai macam ayat Al-Quran dapat difaham bahwa roh itu kekal abadi, namun keabadiannya dibuat oleh Allah dan dibawah atau dibatasi oleh sifat kesempurnaan Allah.
Sebagaimana terurai di atas bahwa Al-Quran menyebut-nyebut
“Ruhun Minhu” (S. 4 An-Nisa’ 171),
 “Min Ruhina” (S. 21 Al-Anbiya’, 91) At-Tahrim 12),
 “Min ruhihi)” (S. 32 As-Sajdah 9),
“Min ruhi” (S. 15 Al-Hijru 29, S. 38 Shad 72)
     Maksudnya ialah bahwa:
#  Sesuatu yang menyatu dengan Allah ialah dzat dan sifat atau nama  Allah seperti sifat qudrat-iradat Allah dan sifat Allah yang 20  ataupun 99 nama Al-Asmaul Husna itu.
#  Sesuatu yang disandarkan kepada Allah selain dzat dan sifat, atau nama ىmananya adalah makhluk ciptaan Allah.
…………
( 2 ) .RAHASIA  ATOM                  .                                                                                                                                                                                              Atom artinya tidak terbagi, maksudnya ialah bahwa seluruh apa yang ada di alam ini jika dibagi dan dibagi terus, maka akhirnya sampai kepada batas yang tidak mampu lagi energi untuk membaginya, sehingga apa yang dibalik batas ini namanya atom.        Atom itu terdiri dari proton neutron dan electron maka proton dan neutron menjadi inti atom sedangkan  kerja electron ialah mengelilingi inti atom ini.
Dalam satu atom terdapat 1 sampai 7 lintasan lingkaran yaitu jalur  atau rel jalannya  electron. Di setiap lintasan -lingkaran dapat berisi  2 sampai 18 elektron yang lari mengelilingi proton pada rel  yang sudah ditetapkan. Tiap-tiap electron dengan sangat ketat sekali menjaga angka ukuran kecepatan, jarak  antar  semua electron di atas relnya sendiri-sendiri;  Kecepatan  jalannya Electron  antara 10 sampai 100  ribu kilometer perdetik.        Ukuran jarak, kecepatan dan rel jalannya electron itu terjaga  demikian ketatnya karena setiap unsur tunduk taat kepada Hukum Elektronika bahwa unsur dalam atom yang bermuatan  sama (misalnya: negative dengan negative atau positif dengan positif) akan saling menolak dan sebaliknya yang daya energinya berlawanan (positip dengan negatip) dia  akan saling  tarik-menarik.
Proton dengan electron dalam satu atom jumlahnya sama, jika jumlahnya tidak sama maka atom akan runtuh dan lenyaplah atom tadi. Untuk menjaga kelangsungan  seluruh maujud  benda atau  materi di jagad raya ini  maka Allah membuat unsur atom yang bernama Neutron yang ditempatkan ditengahو  memisah-netralkan daya tarik proton dari electron dan melimpahkan energi dari neutron kepada proton. Tugas ini dilakukan unit atom sudah berlangsung tetap, permanen, tidak berubah sama sekali secara terus menerus menjaga keseimbangan jumlah kekuatan proton dengan melimpahkan muatannya kepada proton supaya tetap seimbang sama kekuatannya dengan electron yang mengelilinginya.   Pelimpahan muatan inilah yang menjaga keabadian wujud adanya atom bahkan seluruh atom semua benda yang ada  di jagad raya ini. Subhanallah!!!
         Allah berfirman di dalam  dalam Al-Quran s24a41; s17a44:
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُسَبِّحُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالطَّيْرُ صَافَّاتٍ كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلَاتَهُ وَتَسْبِيحَهُ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ(41)وَلِلَّهِ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ( النور 41-42)أَ
24:41. Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya.  Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.24:42. Dan kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi dan kepada Allah-lah kembali (semua makhluk)”(S 24 An-Nur 41-42).
Para ulama menafsirkan firman Allah s24a41-42 dan yang mirip (s13a13,s17a44,s24a41,s59a24,s62a1,s64a1) mereka menyatakan bahwa seluruh makhluk yang ada  di jagad raya ini malaksanakan  “Tasbih” atau bertasbih kepada Allah  dengan  cara menepati dan menetapi angka-angka perbandingan, kecepatan, reakasi, lokasi, system hukum termasuk   rel jalannya electron, oleh  materi atau benda dari yang paling kecil virus sampai  yang paling besar  galaksi Bima Sakti, Andromrda dan semua  penghuni bola langit seluruhnya tunduk taat bertasbih kepada Allah.
         Sampai  kini  tercatat  ada 92 macam atom  kecuali yang buatan oleh para pakar, di sana ada unsur  yang atomnya terdiri dari  satu proton satu electron yaitu hidrogenium, yang dua-dua (Helium), yang 3:3 (Lithium) dan yang 4:4  (Beryllium), yang 5:5(Berium), yang 6:6(Carbogenium) yang 7:7 (Nitrogenium), yang 8:8 (Oxygenium) sampai  92:92(Uranium).
clip_image016
clip_image020
Pada ukuran volume-besaran yang sama mungkin saja terdapat lingkaran-jalur berputarnya electron lebih dari satu, terlihat disini 6 jalur, tetapi tidak searah, anehnya ialah tidak pernah berbenturan dan ini sudah berlangsung sekitar 18 milyar tahun.

 (a)  Lintasan  putaran elektrom dan Ruang yang Kosong
           Elektron tugasnya ialah mengelilingi proton menjaga atom tetap sebagai materi. Untuk atom yang nomer besar maka lintasan  perjalanan electron itu ada yang mempunyai 7 macam lingkaran lintasan, maka garis lingkaran  yang paling dekat dengan inti atom ada 2 elektron, lintasan ke-2 dan ke-3 ada 8 elektron, demikian bertingkat-tingkat, untuk garis peredaran yang  paling luar ada 18 elektron atau lebih di dalam satu jalur lingkaran. Walaupun dalam satu ukuran lingkaran yang jauhnya sama dari inti atom, tetapi electron-elektron tadi tidak akan berbenturan, sebab ARAH relnya berbeda atau tempat-nomer antrean tertib urutannya berbeda  dan memang unsur yang bermuatan sama akan  saling menolak menjauhinya, sehingga tiap electron misalnya 2 elektron bahkan 18 elektron dalam satu rel lingkaran sekalipun tidak mungkin bertabrakan, sehingga mereka membentuk  rel garis edar dengan arah sendiri-sendiri walaupun jarak dari protonnya sama, bahkan seluruhnya saling menjaga jarak, arah berputarnya, kecepatan dan semua hukum fisika mereka taati, dengan tepat sangat ketat sekali. Allahu Akbar Allah Maha Besar, Allah Maha Mengawasi, Allah Maha Benar, Maha Suvi.
           Para fisikawan pakar Ilmu Pasti Alam menjelaskan bahwa jarak dari inti atom sampai  electron,  jika digambarkan dapat dibayangkan jarak dari  inti atom sampai elektreon  ini  bagaikan perbandingan berikut:
           Jika inti atom itu dibesarkan menjadi sebesar buah JERUK Manis, maka electron yang paling dekat itu besarnya sama dengan seekor lalat  terbang mengelilingi jeruk manis itu dengan jarak jauhnya dari  jeruk (inti) ialah 6 Km. Dari perhitungan  jarak antara inti atom dengan electron ada 6 Km dan electron  besarnya sama dengan seekor lalat dibanding jeruk, sehingga berdasarkan perbandingan dan jarak antara electron dan proton  ini maka pakar ilmu fisika sangat kagum dan   membayangkan bahwa  jagad raya ini  didominasi oleh ruang kosong  tidak ada apa-apanya, sebagaimana kita saksikan ruang-kosongnya langit di atas kita ini.
         Para pakar Ilmu Kimia saling sepakat dengan pakar Ilmu Astronomi  bahwa  system dan pola susunan TATA SURYA   dengan matahari dengan satelit yang mengelilinginya dan galaksi-galaksi dengan  bintang-planet anggotanya itu persis seperti system dan pola dalam   unit ATOM, dengan berbagai macam aturan hukum dalam atom.
Jika seandainya elektron berhenti pada orbitnya tidak mengitari inti atom, ia akan tertarik oleh gaya gravitasi inti atom sehingga ukuran atom akan memadat-mengecil satu per 10 pangkat 15 dari ukuran sebelumnya. Kemudian, jika seandainya ini terjadi pada tubuh onta, maka onta tersebut akan mengecil mengkerut sampai terlalu kecil sekali sebesar bakteri dan hanya bisa dilihat melalui mikroskop yang sangat canggih.


(b)  Ionisasi  
              Atom  itu dapat saja mengalami atau mendapat tambahan suatu electron maka proses ini dinamakan ionisasi. Atom yang kehabisan  semua elektronnya maka atom itu menjadi lenyap alias gaib  bukan materi lagi, sebaliknya elektron  bebas dapat menarik  atau masuk kedalam suatu unit atom, bahkan dapat mengubah sifat-sifat atom yang dimasukinya itu menjadi atom baru.
(c)-Fusi nuklir
      Fusi nuklir ialah suatu  proses 2 inti atom bergabung, membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan energi. Fusi nuklir dapat menjadi sumber energi yang menyebabkan bintang bersinar, Bom Nuklir dan Bom Hidrogen  dapat meledak.
(d)  Bom Atom
      Pada tgl 6 Agustus 1945 silam  dua buah bom nuklir meledak-diledakkan oleh tentara Amerika Serikat di Nagasaki dan tgl. 9 Agustus 1945 di Hiroshima. Bagi bangsa Indonesia; Peristiwa pengeboman dua kota di Jepang ini menjadikan titik tolak detik-detik proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, setelah 3,5 abad dijajah oleh Belanda dan selama 3,5 tahun dijajah oleh Jepang. 
         Bahan bom atom ialah uranium-235 atau plutonium-239. Pada prinsipnya, bom atom terdiri dari dua satuan bahan digabung menjadi satu unit. Bila hendak diledakkan, kedua bahan tersebut digabungkan rapat-rapat kemudian terjadilah rentetan pembelahan inti atom yang mengakibatkan dentuman yang sangat dahsyat. Sebagaimana bom atom di Hiroshima dan Nagasaki yang memiliki daya ledak sebesar 20.000 ton TNT.
          Jenis bom yang lain adalah bom hidrogen. Bom H ini mendapatkan tenaga dari fusi inti-inti atom hidrogen berat.. Ledakan bom ini akan menghasilkan bola api  yang panasnya 200 Mega electron-Volt (MeV) meluas sampai wilayah dengan garis tengah beberapa kilometer disertai awan cendawan yang tebal sekali.
    Cara pembuatannya ialah dengan  menembaki atom Uranium-235 (U-235),  setelah  inti atom U-235 pecah, lalu dipancarkan 2 atau  3  buah neutron baru ke dalam inti atom ini, hingga timbul reaksi maka reaksi tersebut dinamakan  reaksi nuklir, karena terjadimya pembelahan inti atom U-235 pecah menjadi dua inti.
(e) Materialisasi dan Fusi
           Para pakar ilmu kimia menjelaskan bahwa di alam semesta alam ini banyak terdapat electron bebas; maka electron bebas ini  dapat menarik atau masuk ke dalam unit suatu atom namanya “Materialisasi” dan mengubah sifat maupun ciri-ciri atom yang dimasukinya. Bahkan secara elektronis, maka  materialisasi itu mampu mewujudkan angan-angan khayal menjadi wujud yang indrawi. Wujud ini dapat  berbentuk manusia  lengkap atau berbentuk sebagian anggota badan seperti muka atau tangan saja
          Teori ilmu atom proses ionisasi, materialisasi dan fusi ini  sangat mirip sekali dengan terjadinya proses penampakan dan menghilang diri oleh makhluk halus atau binatang jadi-jadian seperti  Macan gadungan, Celeng gadungan, Anjing gadungan atau  penjelmaan dan menghilangnya diri oleh     Gendruwo, Memedhi, Wedon, Ilu-ilu, Banaspati, Jaelangkung,  Thethekan, Kuntilanak dan sejenisnya.
         Gendruwo dan rekan-rekannya ini sebenarnya melakukan hukum materialisasi  dari khayalan diri medium (individu) atau khayalan seorang  “penakut” yang membayangkan adanya Gendruwo dan rekan-rekanya, melalui sehingga proses materialisasi pelepasan daya listrik (elektron)  melakukan teori-atomis (fisi dan fusi) membentuk atom baru  menjadi molekul, kamudian menjadi benda, membentuk bayang-bayang menjadi Gendruwo, Macan malihan, Celeng gadungan dan seterusnya.  Teori ini  dapat diperkuat dengan kenyataan bahwa  Gendruwo  dan rekan-rekannya itu tidak pernah dijumpai oleh seseorang yang  cuweg tidak ambil posing  atau seorang pemberani untuk mengangan-angan adanya hantu.
Demikian juga dapat diperhatikan bahwa orang yang   batuk, orang bersin, ceguken, angob, mengantuk, orang tidur, orang  gila, semua ini tidak pernah  melihat Gendruwo dengan rekan-rekannya itu.
Alam Semesta sebagai Cermin Tuhan
Ibnu ‘Arabi tokoh tasawuf  Wihdatul Wujud menggambarkan  alam-semesta ini sebagai cermin  Tuhan yang sangat besar dan    gambar yang terlihat di dalam cermin itu adalah gambarnya Tuhan. Ibnu ‘Arabi dalam faham Wihdatul Wujud memahami  gambar dalam cermin ini dikiaskan  sebagai  alat atau perantara untuk mengenal Tuhan.  Sebab namanya Alam menurut definisi  Syar’i  arti  kata ‘Arab  Al- ‘Alamun  itu ialah sarana untuk mengenal Tuhan yang menciptakan alam ini, Gambar dalam cermin ini bukan Tuhan, tetapi Tuhan ialah yang  di  sebelah depan  yang sedang becermin tersebut.
      Menurut ‘Ibnu ‘Arabi dari Wihdatul Wujud, bahwa  yang hakiki itu hanya Satu, yaitu Allah, gambar dalam cermin yaitu alam semesta  ini hanyalah gambit baying-bayang saja.
Allah berfirman di dalam Al-Quran:
كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ(26)وَيَبْقَى وَجْهُ رَبِّكَ ذُو الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ( الرحمن 26- 27)
” Semua yang ada di bumi itu akan binasa”.(55:27). “Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan”(S 55 Ar_rahman 26-27
b)-Ruang Kosong-Alam Semesta & Angka-angka Filosufis
    Jhon O’neil ilmuwan Amerika penulis buku The Majesty dia taajub kepada Ali Abi Hasan lmuwan Muslim, yang hidup pada abad ke­12 M yang menyatakan bahwa:Atom beratnya sekitar 1,5 gram dibagi Satu Triliun. Ukuran kecilnya bahwa dalam 1 gram terdapat 660 miliar triliun atom. Berat inti atom (proton)= 1.850 kali lipat berat elektron sehingga berat electron  sementara diabaikan saja.
Maka hakikatnya atom itu adalah ruang yang nyaris hampir kosong. Dari sisi Ilmu Astronomi, maka para pakar Ilmu Kimia sepakat menyamakan  sistem  Atom dengan proton, electron dan neutron itu  sangat mirip sekali dengan  system Tata Surya dalam Jagad Raya.
    Sebagaimana terurai di bab Atom di atas maka  isi atom sendiri didominasi RUANG KOSONG, sebagai gambaran ialah:
    Jika proton itu dibesarkan menjadi sebesar buah JERUK Manis, maka electron yang paling dekat padanya  besarnya sama dengan seekor lalat  terbang mengelilingi jeruk manis itu yang jauhnya dari  jeruk (proton) ialah 6 Km. Dari perhitungan  jarak antara inti atom dengan electron ada 6 Km dan electron  besarnya sama dengan seekor lalat; Padahal seluruh isi alam semesta ini jika dibagi-bagi akhirnya menjadi ATOM, oleh karena itu maka pakar ilmu fisika   membayangkan bahwa  jagad raya ini   didominasi ruang kosong luasnya luar biasa  tidak dapat kita bayangkan; Jelas sekali  langit yang kita melihatnya dengan mata melotot itu luasnya langit sampai tidak terhingga, Allah Maha Besar, Allah Mutlak Maha, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahi Hamdu!!!!!!! .
Atlas (peta) radius 100 juta tahun cahaya Kilometer(Km).
  Galaksi Bima sakti kita hanyalah salah satu dari ribuan  galaksi yang terdapat dalam ruang yang  diameternya 100 juta tahun cahayaKm. Matahari  diameter (lebar)nya 1.391.980 km. Galaksi-galaksi itu mengelompok dalam satuan cluster dan yang terbesar ialah cluster Virgo, ada beratus-ratus  galaksi yang dikenal sebagai Supercluster Virgo ini.
   Dalam radius 100 juta tahun cahaya Kilometer  ini anggotanya 200 sampai 50 000 galaksi yang menghimpun 200 trilyun bintang.
ii  Atlas radius 1 milyar tahun cahaya kilometer
  Galaksi dan cluster galaksi tidak tersebar secara merata di alam semesta, tetapi mereka berkumpul dalam cluster yang luas dan Galaksi Bima Sakti  kita hanyalah salah satu anggota terkecil dari seluruh peta langit kira-kira hanyalah 7 persen dari diameter Alam Semesta yang terlihat yang dapat  diamati selama ini.
         Apa saja yang terdapat dalam radius 1 milyar tahun cahaya kilometer  ini menghimpun superkluster  100 sampai 60 juta yang dihuni oleh 250 000000000000000 (250 000 trilliun).
–iii. Radius terjauh 14 Milyar tahun cahaya kilometer
                 Waktu ini manusia hanya mampu mengamati dan melakukan penelitian atas langit sejauh radius 14 milyar tahun cahaya kilometer mungkin  kelak jaman yang akan datang  akan mampu menjangkau lebih luas lagi.
       Peta 14 milyard Tc ini mencoba untuk menampilkan seluruh Alam Semesta yang terlihat manusia di bumi. Galaksi-galaksi di alam semesta cenderung untuk berkumpul menjadi bentangan yang luas dan superkluster galaksi sekitarnya.    Jumlah bintang dan galaksi yang dapat diramal diperkirakan di alam semesta ini  adalah  10 juta sampai  7 triliun yang menghimpun  30 miliar triliun (3×10 ² ²  sama dengan 3 kali  23 nol) bintang.  Perkiraan ini singkatnya mirip memperkirakan jumlah butir padi dalam satu truk. Kalau dalam satu cm kubik ada 300 bulir beras, maka kita dapat memperkirakan jumlah bulir beras dalam satu gudang beras sekalipun.
Radius-Luas
Jumlah Anggota
JumlahBintang
Keterangan
100 juta TcKm
50000 galakasi(Virgo)
200 trilyun bintang
Himpunan Galaksi
SatuMilyaedTcKm
60JutaSuperCloster
258trilyunBintang
60jutaSuperClosterKumpul
14milyardTcKm
7Trilyun Galaksi
30MilyardTrilyun
MiripSatuBerasSatuTruk
Dalam radius 100 juta tahun cahaya ini akan terdapat
No
Nama Benda
Jumlah anggota
Jumlah bintang
Keterangan
1
Galaksi-Kelompok
200 galaksi


2
Galaksi Besar
2 500  galaksi


3
Galaksi kerdil
50 000 galaksi


4
Jumlah bintang

200  trilyun

Meskipun tampak begitu besar, tata surya sungguh kecil dibandingkan dengan galaksi Bima Sakti (milky way), tempat tata surya berada, dengan catatan sebagai berikut:
Kedudukan, jarak jauh
No.
Nama  benda langit
Jarak dari
Sampai-ke
Luas-jauhnya (Tc Km)
1
Bima  Sakti
Titik awal
Titik akhir
100 000Tc
2
Bima Sakti
Garis Tengah
2X jari2
15 000 T.C.Km

Bima Sakti
AntarBintang
AntarBintang
Terlalu jauh
3
Tata Surya
PusatGalaksi
Bima sakti
30 000 Tc. Km

Andromeda
Bima Sakti
Andromeda
2.500 000 000 Tc
4
Andromeda


200 000 Tc.Km
5
Jagad Raya


30 000 000 000 Tc
6
Alam Semesta
Diameter
2X50+21nol
100nol=21 Tc.Km
*)Luas Jagad Raya=30 milyar Tc(http://www.nasaimages.org).Tc== 9.460.800.000.000 km.
Atlas radius 1 milyar tahun cahaya (1 000 000 000 tahun cahaya)
Sistem tata surya&satlet-pengekor
No.
Nama bendalangit
Jumlah  isi/bintang
Ketr
1
Tata Surya
10 planet
Mars,Venus,dll
2
Bima Sakti
250 000 000 000

3
Alam Semesta
300 Milyar Galaksi
BimaSalti dsb
4
Andromeda
400BilyunXmatahari

5
Nebula
Kumpulan Galaksi
Grupgalaksi
6
Himpunan Nebula
Sejumlah nebula

7
Grup Nebula
Semua HimpunanNebula

8
Guci
Semua Grup Nebula

9
Alam Semesta
Jumlah Semua Guci
300 Milyar Galaksi
*)Baca Al-Quran [Al Baqarah 255]
Tc=Satu tahun cahaya yaitu tahun cahaya= sama dengan
 300 000 X60X60X24X30X12XKm 9.460.800.000.000 km
Besar & Volume, keliling, Garis Tengah, Jari-jari Jari-jari alam semesta adalah 50 x 10pangkat 58 tc; Artinya 50×10 pangkat 58 TcKm)  Berapa banyak-kah angka Ini ? ini dia angkanya=50.000.000.000.000.000.000.000.tahun cahaya(= 50 nolnya 21 buah X 9.460.800.000.000).
Dalam radius 100 juta tahun cahaya ini akan terdapat :
Jumlah galaksi kelompok = 200
Jumlah galaksi besar = 2500
Jumlah galaksi kerdil = 50 000
Jumlah bintang  = 200 triliun

No.
Bendaangkasa
Kelilingnya&Volume
DiameterX2jari2
1
Bumi
40 000 Kilometer

2
Matahari

1.391.980 km
3
Antares

804.672.000 Km.
4
Bima Sakti

100 000 Tc. Km
5
Andromeda

2000 000 Tc Km
6
Andromeda
400 bilyunXmasa-matahari

7
Alam Semesta
Jumlah Semua Guci
300 Milyar Galaksi

~Tata surya kita terletak sekitar 30.000 tahun cahaya Km. dari pusat galaksi.
~Disana terdapat lebih dari 250 miliar bintang di dalam Bima Sakti, mirip dengan matahari, yang lain lebih besar atau lebih kecil. Bintang terdekat dengan matahari adalah Alpha Centauri.
~Galaksi Bima Sakti terbentang selebar 100.000 tahun cahayaKm. bagian tengahnya kira-kira setebal 15.000 tahun cahaya Km.
~ Bima Sakti memiliki lebih dari 250 miliar bintang dengan jarak antar-bintang terlalu jauh sekali..
~Meski terlihat begitu besar, ternyata Bima Sakti itu terlalu kecil dibandingkan dengan Alam Semesta,maka Bima Sakti hanyalah satu dari 300 miliar galaksi alam semesta ini.
~Salah satu galaksi terkenal ialah  galaksi Andromeda. Adapun   Galaksi Andromeda adalah galaksi raksasa karena memiliki diameter sekitar 200 000 tahun cahaya Km. dua kali lebih besar daripada galaksi Bimasakti. ~Andromeda memiliki massa 400 biliun kali muatan matahari. 


(7) Luas Alam Semesta    
        Setelah Bumi terwujud maka  tata surya terbentuk dengan matahari sebagai pusatnya dengan 10 planetnya: Yupiter, Venus, Merkuri, dan sebagainya………
    Tata surya ini terletak di dalam galaksi Bimasakti yang memiliki lebih dari 200 milyar anggota. Galaksi  yang sudah ditemukan mencapai 300 miliar galaksi, kumpulan galaksi disebut Nebula. Kumpulan himpunan nebula disebut Group Nebula.Kumpulan Group Nebula disebut Guci.Kumpulan Guci inilah yang menjadi Alam Semesta.
     Sampai  sekarang  Jagad Raya  diperhitungkan lebarnya 30 milyar tahun cahaya. Tapi ini cuma angka sementara mengingat teleskop tercanggih saat ini “cuma” bisa menggapai jarak 15 milyar tahun cahaya(http://www.nasaimages.org).
        Jika dunia ini begitu luas, maka Allah menegaskan bahwa akhirat itu lebih baik dan lebih kekal. Jauh lebih luas lagi dari dunia! Allah berrfirman (Qs2a255):
          “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar” (Al Baqarah 255) .Maha Besar Allah Tuhan Pencipta Alam!Maha Suci Allah! (http://syiarislam.wordpress.com;).
      Keliling bumi ada 40.000 km,  ini sangat besar bagi kita, tetapi terlalu kecil dibanding  dengan Matahari yang diameter (lebar) matahari 1.391.980 km. Jika bumi “dimasukkan” ke dalam matahari, ada 1,3 juta bumi yang bisa masuk. Saat ini bumi sudah tidak bisa dibandingkan dengan Antares  yang diameternya 804.672.000 Km.
Lingkaran adalah REL  Lintasan jalannya bintang dan planet dalam  Tata surya dari galaksi-galaksi Alam Semesta.
Lebih jelasnya lagi.
Jika diameter galaksi Bimasakti 100.000 tahun cahaya (tc); maka arti angka ini ialah bahwa jari-jari Bima Sakti ialah 50.000 Tc. Hal ini juga berarti  bahwa jari-jari Nebula adalah 50 x 10 pangkat 14 tc. (50X10 pangkat 14 Tahun CahayaKm); Selanjutnya jari-jari Himpunan Nebula menjadi 50 x 1025 tc(50X10 pangkat 25 TcKm). Jari-jari Group Nebula adalah 50 x 1036 tc(50X10 pangkat 36 Tc.Km). Jari-jari guci adalah 50 x 1047 tc(50X10 pangkat 47 TcKm).
      Jari-jari alam semesta adalah 50 x 1058 tc(50 X 10 pangkat 58 Tc.Km);  Berapa banyak-kah angka ini ? Jni dia angkanya=50.000.000.000.000.000.000.000.tahun cahaya(= 50 nolnya 21 buah Tahun Cahaya).
Lalu 1 tahun cahaya berapakah jaraknya ? Satu tahun cahaya adalah ukuran jarak yang sama dengan jarak yang ditempuh oleh sinar yang bergerak dengan kecepatan 300.000 km/detik dalam waktu satu tahun. Ini berarti 1 tahun cahaya sama dengan 9.460.800.000.000 km. Kemudian dikalikan dengan angka 50 x 10 pangkat 58 Tahun Cahaya diatas.
Subhanallah!!!!     Maha Besar Engkau Ya Allah !!!
Catatan :Hingga kini manusia hanya mampu melihat sejauh 14 milyar tahun cahaya. Jarak bintang terjauh yang bisa diamati dari bumi= 14 000 000 000 tahun cahaya= sama dengan 300 000 X60X60X24X30X12X 14 000 000 000 Kilo meter.Allah berfirman:
تَبَارَكَ الَّذِي جَعَلَ فِي السَّمَاءِ بُرُوجًا وَجَعَلَ فِيهَا سِرَاجًا وَقَمَرًا مُنِيرًا (الفرقان61)
“Maha suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang” (Al-Furqan:61).
Kata (buruj/gugusan bintang) memperlihatkan akan  keajaiban hakiki dalam Al-Quran.
Struktur kosmik.
N
Benda angkasa

Diameter
1
Matahari

1.391.980 km
2
Antares

80.672.000 Km.
3
Bima Sakti

100 000 Tc. Km
4
Nebula

50X10pangkat 14 Tc.Km
5
Bumi

12.756 Km
Tc=Satu tahun cahaya yaitu tahun cahaya= sama dengan 300 000 X60X60X24X30X12 sama dengan 9.460.800.000.000 km.  (http://www.geschool.net/1217493/blog/post)
       Galaksi  yang berjumlah milyaran yang mengisi alam semesta ini tidak terjadi secara acak-acakan, tetapi  ia merupakan bangunan yang kokoh dan terlalu besar, yang panjangnya mencapai ratusan juta tahun cahaya! Karena kata “Burujan”(gugusan bintang) maka  di sana terdapat isyarat akan bangunan yang agung, kokoh dan  sangat besar sekali dan inilah yang kita lihat sesungguhnya pada galaksi kosmik yang terdiri dari jutaan galaksi dan masing-masing galaksi dari galaksi-galaksi tersebut terdiri dari miliaran bintang!!! Karena itu kita renungkan akan keagungan Allah Yang Maha Pencipta Maha Kuasa ini: s38a27, S3a191:
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا بَاطِلًا ذَلِكَ ظَنُّ الَّذِينَ كَفَرُوا فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنَ النَّارِ ( ص27)
38:27. Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya tanpa hikmah. Yang demikian itu adalah anggapan orang-orang kafir, maka celakalah orang-orang kafir itu karena mereka akan masuk neraka “(S 38 Shad 27).
Luas Alam Semesta
Setelah Bumi terwujud maka Tata Surya (solar system) dengan 1 bintang (matahari) dengan 10 planetnya, Yupiter dsb.
Tata surya ini terletak di dalam galaksi Bima-Sakti yang memiliki lebih dari 200 milyar bintang.
Galaksi berasal dari Nebula, karena itu kumpulan galaksi disebut Nebula. (ingat, jumlah galaksi mencapai 300 miliar galaksi-ini yang baru ditemukan, berapa lagi yang belum!!!)

~Kumpulan nebula disebut Himpunan Nebula.
~Kumpulan himpunan nebula disebut Group Nebula.
~Kumpulan group nebula disebut Guci.
~Kumpulan guci inilah yang menjadi alam semesta.                                             
Subhanallah, Maha SuciAllah!!!! !Maha Besar Engkau Ya Allah !
Catatan :Hingga kini manusia hanya mampu melihat sejauh 14 milyar tahun cahaya. Jarak bintang terjauh yang bisa diamati dari bumi= 14 000 000 000 tahun cahaya= sama dengan 300 000 X60X60X24X30X12X 14 000 000 000 kilo meter.
Allah berfirman terurai di atas:
          Allah Ta’ala itu Ontologis Maha, artinya tidak ada apapun juga yang dapat mengalahkan sifat wajib  Allah yang 20 maupun 99 nama Al-Asmaul Husna yang serba Maha dan Mutlak Maha.
         Ahli pikir Mu’tazilah menyatakan bahwa  Allah itu hanya mempunyai satu sifat yaitu Mutlak Maha Esa, sedangkan ulama   Asy’ariyah  berpendapat bahwa  Allah itu mempunyai sifat 20, yaitu:
(1} Wujud=Ada.(2}. Qidam= Lebih dahulu.(3) Baqa’ = Kekal.
(4) Mukhalafatuhu  Lilhawadithi=Berbeda dari segala sesuatu.
(5) Qiyamuhu  Binafsihi = Berdiri sendiri. (6) Wahdaniyyah.= Maha Esa.(7) Al – Qudrah =Maha Kuasa.(8) Iradah = Menghendaki  .(9) ‘Ilmu =Mengetahui . (10) Hayat =  Maha Hidup .(11)Sama’= Maha Mendengar .(12) Bashar= Maha Melihat .(13).Kalam=Berfirman.(14) Qadiran = Yang Berkuasa.(15) Muridan Yang Menghendaki .(16) ‘Aliman Yang Mengetahui .(17) Hayyun : Yang Hidup.(18)( Sami’an Yang Mendengar .(19) Bashiran : Yang Melihat .(20). Mutakalliman : Yang Berfirman.
           Al-Asmaul Husna disebut-sebut Allah dalam Al-Quran dalam    s.7a180, s17a110 dan s20a8 dan dengan singkat disebut dalam s59a22-24, kemudian dicatat oleh Bukhari dalam  hadis no.2531 dan dirinci 99 nama itu  satu persatu oleh Tirmidzi  dalam hadis no.3429.
       Untuk 99 nama Al-Asmaul Husna agar supaya lebih kita ambil beberapa sifat dari Al-Asmaul Husna yang disebut dalam Al-Quran S 59 Al-Hasyr 22-24 yaitu Allah itu mempunyai  beberapa sifat:
(1)Maha Mengetahui yang gaib dan yang indrawi.
(2)Maha Memberi, banyak-banyak, dengan kasih sayang.
(3)Maha Suci, bersih dari sifat negative, kotor, salah, jelek, jahat.
(4)Maha Menang, tidak terkalahkan, Maha Kuasa, Maha Agung.
(5)Yang Menciptakan, Yang Mengadakan.Yang Memelihara. Yang Mendidik,  yang Menyempurnakan
(6)Maha Bijaksana, Yang Terbaik.
  Secara ontologis maka prioritas sifat Bijaksana dapat dibandingkan, dari yang bijaksana, sangat bijaksana, benar-benar sangat bijaksana, Allah itu Maha Bijaksana (Demikian juga sifat maha Menang,  Maha Kuasa, Maha Mulia, Maha Luhur, Maha Agung  sampai seluruh sifat yang 20  dan 99 Asmaul Husna
لااله الاالله
"Tidak ada apa-apa kecuali Allah”
        Maka  kita yakin bahwa  sifat Maha Allah itu mengalahkan daya kemampuan seluruh makhluk di jagad raya. Allah  berfirman dalam Al-Quran:
فَاطِرُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ( الشوري 11(
“ (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan-pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat”(S.42 Asy-Syura 11).
        قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ (1) للَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُواً أَحَدٌ (4)(الاخلاص 1-4)
”Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan. dan tidak ada sesuatupung pun yang setara dengan Allah") S.112 Al-Ikhlash 1-4).
ءَأَنْتُمْ أَشَدُّ خَلْقًا أَمِ السَّمَاءُ بَنَاهَا(27)رَفَعَ سَمْكَهَا فَسَوَّاهَا (28)وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا(29)وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَلِكَ دَحَاهَا(30)(النازعات 27-30)
79:27. Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya,79:28. Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya,79:29. dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan menjadikan siangnya terang benderang.79:30. Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya”(S.79 An-Nazi’at 27-30).
هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ (الحديد3)
             Arttinya: “Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”(S.57 Al-hadid 3); Al-Quran s.21 Al-Ambiya` 22 atau S.6 Al-An’am 103  menambah lagi penjelasan masalah ini.
            Allah  adalah  suatu Dzat yang memiliki sifat-sifat yang  tidak dapat dikalahkan, Allah itu bersifat Qidam  artinya lebih dahulu, Al-Akhiru artinya  yang  akhir, Azh-Zhahiru jelas sekali  namun  juga Al-Bathinu artinya tidak tampak tidak dapat dijangkau melalui panca indra, maka Allah itu mengalahkan  makhluk apapun juga.
BAB   TIGA
Skala prioritas paling ideal
Masalah ke-3:Bagaimana seharusnya manusia melihat sifat Allah yang Ontologis-Maha itu? Jawaban  hipotetis: Manusia wajarnya suka mengabdi kepada Allah, meyembah, bertasbih mensucikan  dan meng-Esa-kan Allah dengan  Tauhid  yang sesungguhnya, khususnya memprioritaskan atau mendahulukan Allah mengalahkan seluruh peringkat di bawah Allah dalam  seluruh masalah yang dihadapi oleh manusia.
Dalam kehidupan sehari-hari kita mengalami dan menghayati situasi maupun kondisi yang  bertingkat-tingkat, mana yang  di[prioritaskan lebih dahulu, berturut-turut manakah  prioritas ke-2, kemudian prioritas ke-3 dan  seterusnya.
Alangkah  indahnya jika seandainya kita suka mengutamakan  dan lebih mendahulukan Allah  dan Rasul (mendahulukan Al-Quran dan hadis) mengalahkan  keinginan hawa nafsu  sendiri.   Allah berfirman:
وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ( الحشر9)
“dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), mengalahkan diri mereka sendiri. Sekalipun mereka sangat  memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari watak kikir  dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung”(S,59 Al-Hasyr 9).
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا( النساء 59)
4:59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur'an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya"(S.4 An-Nisa` 59).
      Allah sudah memperingatkan kita semua brbagai macam asas landasan hidup, aqidah, syari’ah dan akhlak. Dalam hal akhlak atau budi pekerti  maka Allah dan Rasul telah memperingatkan  agar supaya kita mendahulukan kepentingan umum mengalahkan nafsu egois “AKU”.  Padahal  sikap  wani ngalah ini terlalu berat kita wujudkan disamping nafsu-nfsu lainnya. sebab atau nafsu harta –tahta dan nafsu birahi itu biasanya lebih besar mengalahkan nafsu Agama.
@ Beberapa  SKALA PRIORITAS
     Secara realis  maka SKALA PRIORITAS itu dapat kita fahamkan  dari  situasi dan kondisi berikut:
@ Beberapa macam SKALA PRIORITAS
  Contoh Skala Prioritas
     Dalam  proses pembangunan maka prioritas wajarnya diutamakan diprioritaskna kepada urutan berikut:
Keinginan  pribadi   mengalah atau program-perencanaan tingkat  Dosowismo, harus diprioritas lebih dahulu menghalahkan keinginan pribadi.
Perencanaan Dosowismo harus mengalah maka  perencanaan tingkat RT (Rukun Tetangga) diprioritaskan mengalahkan program perencanaan Dosowismo.
 Perencanaan proyek tingkat  RT harus mengalah  maka perencanaan dan proyek tingkat  Rukun Warga (RW) diprioritaskan lebih dahulu mengalahkan tingkat RT. Demikian seterusnya kepentingan jumlah orang yang lebih banyak mengalahkan keinginan orang yang jumlahnya kecil
Perencanaan dan proyek tingkat RW  mengalah dikalahkan oleh perencanaadan proyek tingkat tingkat kelurahan,
Perencanaan dan proyek kelurahan   mengalah dikalahkan oleh perencanaan proyek  Kecamatan,
 Perencanaan proyek tingkat Kecamaan  mengalah dan dikalahkan oleh perencanaan proyek tingkat  Kabupaten,
Prencanaan dan proyek tingkat kabupten harus mengalah dikalahkan oleh perencanaan proyek tingkat Propinsi,
Perencanaan proyek tingkat  propinsi  mengalah dikalahkan oleh mega proyek negara tingkat nasional.
 Mega proyek nasional   mengalah dikalahkan oleh mega proyek semua Negara sedunia secara  internasional;
Mega- proyek terbesar di dunia dikalahkan oleh  program Tuhan yang Maha Kuasa,
 Program Allah itu tidak ada yang mengalahkan dan semua Qudrat-Iradat Allah itu pasti terwujud. Allah berfirman:
وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا (الانسان3 التكوير 29)
“Dan kamu tidak mampu (menempuh jalan itu), kecuali bila dikehendaki Allah. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”(S 76 Al-Insan 30, S 81 At-Takwir 29).
       Pepatah Inggris mengatakan “Man prposes and God disposese”  artinya : Manusia mengsulkan tetapi Tuhan memutuskan.
           Setiap waktu  kita disuguhi berita-berita dari media cetak dan elektronik, warta berita tentang benturan kepentingan- antar  tingkat masyarakat  bahkan sampai terjadi  penggusuran rumah tinggal  atau sarana-prasarana hidup kaum yang lemah oleh kaum yang lebih berkuasa, tetapi sang penguasa sering kali mendahulukan nafsu egois-dirinya sendiri dengan menyalah gunakan tahta kekuasaannya, para pejabat atau raja-raja kecil sampai  penguasa Negara yang demikian  dia dapat kita namakan DIKTATOR, siapa yang berani menentang penguasa cepat disikat, disengsarakan nasibnya atau dilenyapkan.
      Berikut catatan beberapa proyek tingkat nasional dan mega proyek internasional, jelas mega proyek itu diprioritaskan mengalahkan proyek, proyek yang lebih rendah, lebih kecil.

Istora Bung Karno Senayan     
         Proyek Istora Gelora Bungkarno suatu prfoyek kaliber internasional; dibangun pada pertengahan 1958- dan 8 Februari 1960, Presiden Soekarno menancapkan tiang pancang pertama Stadion Utama Senayan itu. Dan  dibuka secara resmi untuk Asiam Games 24 Agustus 1962 dengan kapasitas  untuk 100.000 penonton. Dana diperoleh dari  Uni Sovyet 12,5 juta dolar As.
         Stadion ini dilengkapi dengan lampu 1.700 luks. Jenis Rumput: Zoysia Matrelia Linmer; Panjang sentelban: 800 meter;  Panjang lapangan: 110 meter; Lebar lapangan: 70 meter;Lintasan Atletik: 400 meter, 8 jalur.    Stadion Istora Senayan ini dikelilingi jalan lingkar sepanjang 920 meter. Lapangan sepak bola di dalamnya dikelilingi lintasan berbentuk elips dengan sumbu panjang 176,1 meter dan sumbu pendek 124,2 meter.       Istora Senayan ini memang ide Soekarno sehingga nama beliau diabadikan menjadi nama stadion ini.
Masjid Istiqlal
           Masjid Istiqlal  merupakan Masjid yang terbesar di Asia Tenggara yang merupakan suatu kebanggaan bagi Bangsa Indonesia, sebagai manifestasi ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas keberhasilan perjuangan  bangsa memperoleh kemerdekaan dan terbentuknya Negara RI. Maka masjid ini dinamakan “ISTIQLAL” artinya: MERDEKA-             .
       Setelah penyerahan kedaulatan tahun 1949, maka tercetuslah ide pembangunan Masjid Istiqlal di Jakarta oleh KH. Wahid Hasyim (Menteri Agama tahun 1950) dan Bapak Anwar Cokroaminoto, yang selanjutnya ditunjuk sebagai Ketua Yayasan Masjid-Istiqlal-                .
Th. 1953 dibentuklah panitia pertama pembangunan Masjid Istiqlal, yang diketuai oleh Bp. Anwar Cokroaminoto dan mendapat sambutan hangat Presiden RI DR. Ir. bahkan Presiden akan membantu sepenuhnya pembangunan Masjid Istiqlal ini-                       .
       Th. 1961, dilakukan pemancangan tiang pancang pertama pembangunan Masjid Istiqlal. Masjid Istiqlal selesai dan diresmikan penggunaannya pada tanggal 22 Februari 1978. Biaya pembanginan Masjid ini diperoleh dari APBN sebesar Rp 7.000.000.000,00 (Tujur Milyar Rupiah) dan USD 12.000.000 (Dua Belas Juta Dollar Amerika Serikat).
The International Space Station (ISS)-                          .
     The International Space Station (ISS) adalah fasilitas riset internasional yang dibangun di orbit bumi yang lebih rendah. pembangun stasiun tersebut dimulai pada tahun 1998 dan selesai pada akhir tahun 2011. Stasiun ini diperkirakan beroperasi sampai akhir tahun 2020. Dengan ukuran yang besar dibandingkan stasiun ruang angkasa sebelumnya dan merupakan satelit artificial terbesar yang pernah mengorbit bumi. ISS dipakai sebagai laboratorium riset yang menjadi lingkungan gravitasi rendah yang di dalamnya bisa dilakukan penelitian dalam bidang biolog, kimia, biologi manusia, fisika, astronomi, dan meteorologi. Stasiun tersebut mempunyai lingkungan khas untuk menguji sistem pesawat ruang angkasa yang diperlukan untuk misi ke bulan dan Mars. ISS dioperasikan oleh kru ekspedisi, dengan program stasiun yang mempertahankan kehadiran manusia di ruang angkasa sejak peluncuran ekspedisi 1 pada 31 Oktober 2000 lamanya sudah  262 hari-                          .
Peran besar ini  dilakukan oleh negara-negara : Kanada, European Space Agency, Jepang, Russia, Amerika , Biaya : $157 Milliar, Selesai tahun 2011.                 
Skala Prioritas  yang sangat ideal dalam  masalah HAM
             a).     Al-Wahidi  dalam kitab Asbabun Nuzul (1h149) mencatat latar belakang turunnya  Al-Quran S 59 Al-Hasyr 9 sebagai berikut:
Seorang sahabat yang sangat melarat lebih mendahulukan tamu Rasul  Saw. dari pada anaknya sendiri dengan cara  menyuruh anaknya itu agar supaya  tidur terus jangan meminta makan. Maka Jibril turun membawa wahyu Al-Quran S 59 Al-Hasyr 9,  hadisnya sudah diteliti oleh Bukhari Shahih:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبَعَثَ إِلَى نِسَائِهِ فَقُلْنَ مَا مَعَنَا إِلَّا الْمَاءُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ يَضُمُّ أَوْ يُضِيفُ هَذَا فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ أَنَا فَانْطَلَقَ بِهِ إِلَى امْرَأَتِهِ فَقَالَ أَكْرِمِي ضَيْفَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ مَا عِنْدَنَا إِلَّا قُوتُ صِبْيَانِي فَقَالَ هَيِّئِي طَعَامَكِ وَأَصْبِحِي سِرَاجَكِ وَنَوِّمِي صِبْيَانَكِ إِذَا أَرَادُوا عَشَاءً فَهَيَّأَتْ طَعَامَهَا وَأَصْبَحَتْ سِرَاجَهَا وَنَوَّمَتْ صِبْيَانَهَا ثُمَّ قَامَتْ كَأَنَّهَا تُصْلِحُ سِرَاجَهَا فَأَطْفَأَتْهُ فَجَعَلَا يُرِيَانِهِ أَنَّهُمَا يَأْكُلَانِ فَبَاتَا طَاوِيَيْنِ فَلَمَّا أَصْبَحَ غَدَا إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ضَحِكَ اللَّهُ اللَّيْلَةَ أَوْ عَجِبَ مِنْ فَعَالِكُمَا فَأَنْزَلَ اللَّهُ وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمْ الْمُفْلِحُونَ(رواه البخاري 3514)
 “Dari dari Abu Hurairah r.a. bahwa ada seorang laki-laki datang kepada Nabi Saw lalu beliau datangi istri-istri beliau. Para istri beliau berkata; "Kami tidak punya apa-apa selain air". Maka kemudian Rasulullah Saw berkata kepada orang banyak: "Siapakah yang mau mengajak atau menjamin orang ini?". Maka seorang laki-laki dari Anshar berkata; "Aku". Sahabat Anshar itu pulang bersama laki-laki tadi menemui istrinya lalu berkata; "Muliakanlah tamu Rasulullah Saw ini". Istrinya berkata; "Kita tidak memiliki apa-apa kecuali sepotong roti untuk anakku". Sahabat Anshar itu berkata: “Suguhkanlah makanan kamu itu lalu matikanlah lampu dan tidurkanlah anakmu". Ketika mereka hendak menikmati makan malam, maka istrinya menyuguhkan makanan itu lalu mematikan lampu dan menidurkan anaknya kemudian dia berdiri seakan hendak memperbaiki lampunya, lalu dimatikannya kembali. Suami- istri hanya menggerak-gerakkan mulutnya (seperti mengunyah sesuatu) seolah keduanya ikut menikmati hidangan. Kemudian keduanya tidur dalam keadaan lapar karena tidak makan malam. Ketika pagi harinya, pasangan suami istri itu menemui Rasulullah Saw.maka beliau bersabda:                 "Malam ini Allah tertawa atau terkagum karena perbuatan kalian berdua". Maka kemudian Allah menurunkan firman-Nya dalam QS Al-Hasyr ayat 9 yang artinya: "Dan mereka lebih mengutamakan orang lain (Muhajirin) dari pada diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan apa yang mereka berikan itu. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung" (HR Bukhari no.351).
         b)     Ssuatu hari seorang sahabat mendapat hadiah kepala kambing dari tetangganya, tetapi dia malah mengantarkan hadiah ini kepada seseorang yang dia rasa lebih memerlukannya, orang yang kedua inipun melihat dan memberikannya kepada kepada seorang yang dia rasa lebih memerlukan dari pada dirinya, orang yang ke-tiga inipun juga melakukan hal yang sama dengan yang sebelumnya demikian berulang-ulang pendapat yang sama dengan yang pertama sampai kepala kambing ini berpindah-pindah sampai ke orang giliran ke-7 kemudian Allah menurunkan Al-Quran S59 Al-Hasyr 9:
وَالَّذِينَ تَبَوَّءُوا الدَّارَ وَالْإِيمَانَ مِنْ قَبْلِهِمْ يُحِبُّونَ مَنْ هَاجَرَ إِلَيْهِمْ وَلَا يَجِدُونَ فِي صُدُورِهِمْ حَاجَةً مِمَّا أُوتُوا وَيُؤْثِرُونَ عَلَى أَنْفُسِهِمْ وَلَوْ كَانَ بِهِمْ خَصَاصَةٌ وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ( الحشر 9)
“Dan orang-orang yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman (Ansar) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka. Dan mereka tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri. Sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung”( S 59 Al-Hasyr 9).

Skala Prioritas  yang Islami
         Berikut adalah tingkat-tingkat kebenaran yang ada di dalam Al-Quran dan hadis serta menurut akal maupun logika. Sehingga yang dinamakan prioritas ideal ialah mendahulukan dan  memprioritaskan  dalil yang teringgi yaitu memilih taat kepada kebenaran yang tertinggi bobotnya mengalahkan  dalil  yang klasnya  lebih rendah, yaitu sebagai berikut:
Sumber hukum&Prioritas ketaatan hamba Allah
       Prioritas Utama ialah  Al-Quran (Taat kepada Allah), kemudian prioritas ke-2 ialah taat kepada Rasulullah Saw ; prioritas ke-3 ialah mentaati kebenaran menurut  logika-akal, masing-masing terbagi menurut peringkat kandungan Al-Quran, peringkat dalam hadis, peringkat menurut logika akal.  Uraiannya cukup rinci, rumit, jelimet, sebagai berikut:

@Tentang  Al-Quran       
         Taat kepada Allah, lalu taat kepada hadis, baru taat kepa akal dan logika, sebagian ulama mengatakan: Al-Quran. Hadis, Ijma’ dan Qiyas:
Allah berfirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا-(1)- أَطِيعُوا اللَّهَ –(2)-وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ-)3)- وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ –((4))-فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا (النساء 59)
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya”(S.4 An-Nisa`59).
i. Prioritas kesatu: Al-Quran
     ii. Prioritas kedua ialah hadis (Taat kepada Rasulullah)
     iii. Prioritas kedua ialah ijtihad akal (Taat kepada Ulil Amri)
      Maksudnya ialah bahwa prioritas ke-1 Al-Quran, jika di dalam Al-Quran tidak diketemukan maka bergeser keprioritas ke-2, jika di dalam hadis tidak ada mencari dalil  logika melalui Ijtihad.  Ijtihad sendiri ialah maksimalisasi pengerahan daya kemampuan untuk mencari kebenaran.
       Hadis Mu’dz ibnu Jabal ini menjadi asas lanadasan prioritas ijtihad mencari  dalil Syar’i, yaitu:
عَنْ مُعَاذٍ  أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ مُعَاذًا إِلَى الْيَمَنِ فَقَالَ كَيْفَ تَقْضِي(1) فَقَالَ أَقْضِي بِمَا فِي كِتَابِ اللَّهِ قَالَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي كِتَابِ اللَّهِ(2) قَالَ فَبِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِي سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ(3) قَالَ أَجْتَهِدُ رَأْيِي قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَفَّقَ رَسُولَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ (رواه الترمذي1249 وابوداود3119)
Arinya: “Dari Mu’adz bahwa Rasulullah Saw.yelah mengutus Mu’adz ke Yaman. Beliau bertanya: “Bagaimana anda menetapkan masalah” Mu’adz menjawab: “Dengan Kitab Allah” Beliau bertanya: “Jika dalam Al-Quran tidak ada? Dia menjawab:”Dengan Sunnah Rasulillah Saw. Beliau bertanya: “Jika tidak ada dalam Sunnah? Dia menjawab: “Aku berijtihad dengan pendapatku” Beliau bersabda: “Segala puji bagi Allah yang telah menepatkan utusan Rasulullah Saw.”(HR Turmudzi no.1249 dan  Abu Dawud no.3119).
Ad 1; Sumber pertama :Al-Quran
         Abu Zahrah dalam Ushulul Fiqhnya   (tth.90) mencatat bahwa cara menetapkan skala-proritas yang lebih jeli dan rinci sekali ialah melalui pilihan utama kemudian ke-2, ke-3 dan seterusnya dapat dilakukan melalui penelitian atas lafal nash, Dan usaha  penelitian terhadap lafal ada 8 tingkat prioritas:
     i. Al-Muh}kam(المحكم) nash yang paling jelas(hanya satu arti)
     ii. Al-Mufassar(المفسسر) lebih jelas
     iii An-Nash(النص) cukup jelas
     iv. Azh-Zhahirألظاهر)) jelas
     v. Al-Khafiyyu الخفي)) yang samar-samar
     vi. Al-Musykil  (المشكل) lebih tersembunyi
     vii.Al-Mujmal  (المجمل) sangat kabur
     viii. Al-Mutasyabih (المتشابه) paling sulit ditelusuri
Ad 2:Sumber kedua ialah hadis(Taatkepada Rasulullah)
a) Hadis yang  banyak sekali sumber pertama atau saksinya banyak sekali yang menyaksikan  peristiwa dalam riwayat hadis itu didahulukan menjadi prioritas utama mengalahkan  yang saksinya sedikit kurang dari sumber  riwayat tersebut ada 5 tingkat prioritas , yaitu:
    1).Mutawatir , yaitu hadis yang saksinya banyak  sekali
    2).Masyhur, sumbernya atau saksinya  kurang sedikit dari jumlah saksi hadis  yang  Mutawatir .
    3).Mustafidh, sumbernya tiga orang(atau saksinya hanya 2orang)
    4)’Aziz, sumber atau saksinya satu orang
    5).Fard atau Gharib, sumbernya  hanya satu orang (tidak   ada saksi)
 b). Nilai pribadi dan proses penyebaran hadis, ada 3 tingkat:
1).  Shahih, bersih dari cacat
2). Hasan,sedikit kurang memenuhi syarat  Shahih
3). Dha’if tidak memenuhi syarat Shahih dan Hasan, sebab ada  cacat orang-orang dalam estafet beri terima (perawi) bunyi hadis (1). Dusta.(2) Tertuduh dusta. (3).Banyak keliru. (4) Lengah terhadap hafalannya. (5) Berwatak fasiq. (6) Keliru faham, (7) Berbeda dengan perawi yang lebih kuat. (8) Tidak diketahui identitas dirinya.(9) Bid’ah dalam I’tiqad,(10) Hafalannya lemah.
c). Subyek sumber yang diriwayatkan.
  1). Marfu` yang diberitakan itu ialah Rasulkullah  Saw.
  2). Hadis Mauquf yang diberitakan itu ialah sahabat.
  3). Hadis maqthu` yang diberitakan itu ialah tabi`in.
       Demikian seterusnya  banyak sekali cara memilih dan menelusuri skala prioritas  sumber yang  dimenangkan dan mengalahkan hadis dan riwayat yang lebih  lemah, dalam hal ini dapat dipertajam lebih menukik sangat rumit sekali dianalisa oleh para ulama, yaitu:
~ Al-Ghazali  dalam Al-Mushtashfa, ada 42 segi atau sifat yang     dipertandingkan
~ Ar-Razi  dalam Al-Mahshul mencatat ada  100 macam segi
~ Al-Amidi dalam Al-‘Uddah mencatat ada   177 segi yang dipertarungkan atasnya.     
      Sistem dan metode  sekala prioritas pemilihan melalui  nilai sumber  riwayat hadis ini  diisyaratkan oleh Al-Quran S.4 An-Nisa` 59, S.2 Al-Baqarah 147, S.3 Ali ‘Imran 60,  S.6 Al-An`am 114, S.10 Yunus 94 melalui penafsiran para ulama tafsir.
Ad-3.Sumber ketiga: Ijtihads akal (Taat kepada Ulil Amri)
      Hasil ijtihad akal itu  harus didasarkan atas kebeneran yang sungguh-sungguh dengan syarat sebagai berikut:
1. Nilai kebenaran dan peringkatnya.
    Bagaimanakah kebenaran yang sungguh-sungguh itu?   
    Tertib urutan hasil pemikiran akal dapat ditinjau dari dua    pola, yaitu:
a. Kebenaran hasil pemikiran akal yang nilainya paling tinggi ialah kebenaran    yang univeral, yaitu kebenaran yang diakui sebagai benar dengan syarat berikut:
     (1) Benar yang berlaku di seluruh dunia.
     (2) Yang diakui benar oleh semua orang.
     (3) Yang berlaku  abadi-selama-lamanya;
     (4) Yang diakui benar terakhir.
b   Kebenaran hasil pemikiran dan penelitian:
     Kebenaran Ilmu itu dibagi menjadi 4 tingkat, sebagaimana terurai dalam baba dua di atas, yaitu(SEperti trurai di atas)
i. Pengetahuan (Knowledge), yaitu gambaran yang diterima oleh manusia melalui panca indera yang sehat dan berfungsi.
ii. Ilmu (Science), yaitu gambaran hasil penginderaan tingkat pengetahuan dikembangkan lagi dengan menerapkan teori Ilmu Metodologi Penelitian Ilmiah.
iii. Filsafat, ialah suatu hasil usha akal pemikiran  manusia dalam mencari kebenaran di atas kebenaran dengan berfikir yang teratur, bebas, sistematis, radikal dan universal;
iv.Wahyu, yaitu ilmu Allah yang bersifat mutlak, Maha Benar sehingga kebenarannya paling tinggi mengalahkan seluruh ilmu dan pengetahuan semua makhluk.
@ Skala prioritas iman (mental), yaitu iman:
(1)Yang paling tinggi (dari 79 tingkat) ialah ucapan Kalimah   Thayyibah.
(2).Paling bawah ialah menyelamatkan orang dari derita terkena   duri. Rasulullah Saw bersabda dalam suatu hadis:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْإِيمَانُ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ أَوْ بِضْعٌ وَسِتُّونَ شُعْبَةً فَأَفْضَلُهَا قَوْلُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَدْنَاهَا إِمَاطَةُ الْأَذَى عَنِ الطَّرِيقِ وَالْحَيَاءُ شُعْبَةٌ مِنَ الْإِيمَانِ(رواه مسلم51)
Artinya: “Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw. bersabda: “Iman itu ada 79 atau 69 badian, yang paling afdhol ucapan kalimah yjayyibah yang paling rendah  ialah menyingkirkan duri dari jalan dan malu itu bagian dari iman” (HR  Muslim no.51).
Fiqh Prioritas Dr. Yusuf Qardhawi
      Yusuf Qardhawi dalam kitabnya Al-Aulawiyat (Fiqih Prioritas mencatat urutan masalah yang harus diprioritaskan lebih dahulu berturut-turut prioritas ke-2, ke-3, ke-4 dan seterusnya ialah:
Hak masyarakat mengalahkan hak individu dan  pribadi
.Kualitas diprioritaskan lebih dahulu mengalahkan kuantitas.
Yang meyakinkan didahulukan mengalahkan apa yang meragukan.
Yang mudah dan ringan diprioritaskan lebih dahulu mengalahkan  yang sukar dan berat.
Yang paling awet lebih lama didahulukan mengalahkan yang sekejap sebentar.
Masalah pokok mengalahkan yang masalah cabang atau ranting.
Masalah yang fardhu ‘ain mengalahkan yang fardhu kifayah atau sunat.
Yang loyalitasnya kepada umum mengalahkan apa yang loyalitasnya kepad kabilah-suku dan perorangan.
Ijtihad mengalahkan taqlid.
Mendahulukan yang tahap demi tahap mengalahkan yang tiba-tiba sangat mendadak.
Yang kontinyu terus mengalahkan yang putus-putus.
Beramal waktu genting lebih utama mengalahkan beramal ketika dalam  situasi noemal dan lapang .
Yang bersifat batini mengalahkan yang tampak indrawi.
Dakwah didahulukan mengalahkan perang.
Dalam Ilmu Tarjih maka yang Arjah mengalahkan yang marjuh.
Kesan dan pesan
       Dari uraian di atas kiranya dapat diambil kesan dan pesan:
Allah itu Mutlak Maha, makhluk manusia mendapat rahmat Allah berupa daya kemampuan untuk memilih mana yang benar mana yang salah, untuk beriman dan beramal soleh.
Dalam menghadapi semua masalah hidup itu sudah ada petunjuk tertib urutan mana yang harus diprioritaskan lebih dahulu mengalahkan  yang dibelakangnya.
Manusia hendaklah memilih dan mentaati petunjuk skala prioritas itu secara  Naqli  dari Allahdan ‘Aqli logika-akal.

Internet:http://fatwatempurrejo.blogspot.com--Email:tempurrejofatwa@gmail.com
\Internet: http://pondokquranhadis.wordpress.com  Email:pondokilmu7@gmail.com
Internet:http://imam-muchlas.blogspot.com,Email:h.imam.muchlas.@gmail.com

0 komentar:

Poskan Komentar

Pengunjung Ke-

Ada kesalahan di dalam gadget ini

About Me

Template by KangNoval & Abdul Munir | blog Blogger Templates