Kamis, 10 Januari 2013

PERANG SALIB-PERANG IDEOLOGI


PERANG SALIB-PERANG IDEOLOGI

Al-Quran s7 Al-A’raf 13-18

قالَ فَاهْبِطْ مِنْهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَنْ تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَاخْرُجْ إِنَّكَ مِنَ الصَّاغِرِينَ(13)قَالَ أَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ(14)قَالَ إِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ(15)قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ(16) ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ(17)قَالَ اخْرُجْ مِنْهَا مَذْءُومًا مَدْحُورًا لَمَنْ تَبِعَكَ مِنْهُمْ لَأَمْلَأَنَّ جَهَنَّمَ مِنْكُمْ أَجْمَعِينَ(18) )(الاعراف 13-18)

Artinya
~Allah berfirman: "Turunlah kamu dari      surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka ke luarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina".
~Iblis menjawab: "Beri tangguhlah saya sampai waktu mereka dibangkitkan".
~Allah berfirman: "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh."
~Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,
~kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).
~Allah berfirman: "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang terhina lagi terusir. Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu, benar-benar Aku akan mengisi neraka Jahanam dengan kamu semuanya"(S.7 Al-A’raf 13-18).


Tema dan sari tilawah
1.Allah mengusir setan-iblis diusir dari surga dengan  terhina sebab   kesombongannya.
2.Setan memohon SIM (Surat Ijin Menggoda) manusia dan Allah memberi SIM untuk menggoda manusia yang berlaku sampai hari kiamat.
3.Setan Akan menggoda manusia dalam kesempatan seluruh situasi dan kondisi  semua manusia, dimana saja , kapanpun juga.
4.Maka manusia yang suka melawan Allah dan mengajak manusia ke neraka itu adalah “Balatentara setan” yang berbentuk manusia. Dan manusia yang mengikuti setan akan disiksa azab neraka Jahanam semuanya.

Masalah dan analisa
Siapa dan bagaimana setan yang  dimaksud dalam Al-Quran s7a13-18 tersebut? Jawaban hipotetis: Setan itu suka melawan Allah dan mengajak manusia ikut dia masuk neraka, maka  setan itu terdiri dari manusia dan jin;
    ~Jin itu makhluk halus  di luar hukum indrawi alam zhahir, sehingga jin mampu berbuat di luar ukuran angka, daya dan kemampuan makhluk zhahir, indrawi.
    ~Manusia yang telah tergoda oleh bujuk rayu setan dinamakan Bala-tentara setan  kerjanya ialah menentang perintah Allah dan mengajak manusia  masuk ke neraka bersama mereka.
2. Bagaimana cara dan jalan setan&bala tentara setan menentang perintah Allah  sekaligus  mengajak manusia masuk menjadi bala tentara setan  di jaman sekarang? Jawaban hipotetis: Cara dan jalan menentang perintah Allah di sini ialah memerangi agama Allah agama Islam dan mengajak manusia masuk neraka ialah membujuk/merayu mereka untuk keluar dari agama Islam lalu masuk agama bukan Islam. Untuk jaman sekarang mereka berusaha keras melalui semua jalan apapun juga.
 3.(a) Apa  sebab Allah memberi SIM kepada setan untuk menggoda manusia. (b) Bagaimana ikhtiar-usaha kita agar selamat dari godaan setan maupun bala tentara setan? Jawaban hipotetis: Allah memberi SIM (Surat Ijin Menggoda) kepada setan untuk menggoda manusia perlunya ialah untuk menguji  dan memilih manusia siapa yang taat kepada Allah siapa yang  kafir dan menentang Agama Allah. Adapun  usaha&ikhtiar kita agar selamat dari godaan setan ialah berusaha sungguh-sungguh untuk  berjalan di jalan shirathal mustaqim, jalan Allah jihad fi Sabilillah.
Pendalaman dan penelitian
BAB  SATU
Setan dan balatentara setan
        Siapa dan bagaimana setan yang dimaksud dalam Al-Quran s7a13-18 tersebut di atas? Jawaban hipotetis: Setan itu suka melawan perintah Allah dan mengajak manusia ikut dia masuk neraka, maka  setan itu terdiri dari manusia dan jin;
    ~Jin itu makhluk halus  di luar hukum indrawi alam zhahir, sehingga jin mampu berbuat di luar ukuran angka, daya dan kemampuan makhluk zhahir, indrawi.
    ~Manusia yang telah tergoda oleh bujuk rayu setan dinamakan “bala-tentara setan” dan dengan energi setan maka bala-tentara setan mampu berbuat apa saja  seperti setan termasuk  ilmu tenung, santhet. sihir ditambah dengan ilmu apa saja  daya-potensi lahiriyah manusia.
     Allah sendiri telah menjelaskan bahwa setan itu terdiri dari       manusia dan jin:
       Setan mendorong manusia untuk masuk ke neraka dia kendalikan  dari alam gaib (alam jin) misalnya seperti santhet, tenung atau sihir diatas.
       Sedangkan setan yang berwujud  manusia (balatentara setan) melakukan usaha melawan perintah Allah, menghalang-halangi agama Islam secara menyeluruh sampai melakukan perang paling besar, bahkan perang fisik sekaligus perang ideologi maka khususnya dalam makalah ini kita sebut saja Ghazwul Fikri artinya Perang ideologi.
Allah berfirman:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ(1) مَلِكِالنَّاسِ(2)إِلَهِ النَّاسِ (3)مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ(4)الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ(5)مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ(6)(الناس 1-6)
1. Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.2. Raja manusia.3. Sembahan manusia.4. dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi,5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.6. dari (golongan) jin dan manusia.
       @ Prof. DR.Quraish Shihab  dengan merujuk kepada Al-Quran s50a10, Qs15a27, s71a11, s6a112+130, s7a7-20 dan hadis Rasul Saw menyatakan bahwa satu atau sebagian setan dinamakan Iblis sebab menentang perintah Allah dan setan kerjanya ialah  menggoda manusia dibujuk untuk masuk ke neraka. Prof.Quraish Shihab menambahkan bahwa setiap manusia didampingi  oleh malaikat yang menulis amal perbuatan manusia dan terdapat sejenis malaikat yang membisikkan kebajikan dan manusia juga didampingi sejenis jin yang membisikkan keburukan kepada hati manusia .
@Ath-Thabari (12h282) dalam membahas Qs13-18 ini mencatat:
صراطك المستقيم=Artinya jalan lurus ialah agama yang benar, agama Islam; Jelasnya setan sesumbar akan mengganggu dan menghalang-halangi orang Islam jangan beribadah jangan mentaati perintah  Allah.
@Tafsir Al-Manar (8h299)  dalam hal ini mencatat pendapat sbb:
 صِرَاطُ اللهِ الْمُسْتَقِيمُ= Artinya jalan menuju kepada ke kebahagiaan,  agama yang benar, yaitu agama Islam terkait dengan ayat  senada yaitu:
وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلَا تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِذَلِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ(الانعام 153)
"dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalan-Nya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertakwa”(S. 6 Al-An’am153   ).
وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ إِبْلِيسُ ظَنَّهُ فَاتَّبَعُوهُ إِلَّا فَرِيقًا مِنَ الْمُؤْمِنِينَ(سبأ20)
”Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran dugaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman”( S.34 Saba` 20  )
Tafsir Al-Manar (8h301) menukil do’a Rasulullah Saw terkait dengan ayat-ayat atas itu, yakni:
 (عن)ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ لَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَعُ هَؤُلَاءِ الدَّعَوَاتِ حِينَ يُمْسِي وَحِينَ يُصْبِحُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي وَآمِنْ رَوْعَاتِي وَاحْفَظْنِي مِنْ بَيْنِ يَدَيَّ وَمِنْ خَلْفِي وَعَنْ يَمِينِي وَعَنْ شِمَالِي وَمِنْ فَوْقِي وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي قَالَ وَكِيعٌ يَعْنِي الْخَسْفَ (رواه ابن ماجه 3861 وابوداود 4412 والنسائي  واحمد وابن حبان والحاكم)
      Dari) Ibnu ‘Umar dia berkata; Rasulullah Saw tidak pernah meninggalkan do'a-do'a tersebut (berikut) ketika menjelang pagi dan sore, yaitu; "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ampunan dan keselamatan dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dalam menjalankan agamaku, duniaku, keluargaku dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku, amankanlah apa-apa yang menjadi pemeliharaanku, lindumgilah kami dari bahaya yang datang dari hadapanku, dari belakangku, dari samping kananku, dari sampaing kiriku dan dari atasku dan aku berlindung kepada-Mu dari bahaya yang datang tak disangka dari bawahku”(HR Ibnu Majah 3861, Abu Dawud no.4412, An-Nsa`i, Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim).
Islam ialah Pasrah-mentaati perintah Allah dan  Mencari Surga
         Berdasarkan firman Allah dan Sunnah Rasul, maka disusun oleh para ulama bahwa  inti ideologi Islam ialah  Rukun Iman yang 6, Rukun Islam yang 5 serta Alakhlaqul Karimah. Iman itu yakin percaya kepada Allah, Malaikat, Kitab Suci, 25 Rasul, Hari Kiamat dan Taqdir. Semua sudah dirumuskan dengan rinci oleh para ulama dalam 3 pilar akidah, syariah dan akhlak. Dari landasan ini ditetapkan hukum wajib, sunat, mubah, makruh dan haram. Masing-masing terbagi dalam porsi-porsi jenis amalan yang harus ditaati oleh setiap orang Islam dari yang wajib berkurang-berkurang sampai apa-apa yang haram dilakukan. Maka dakwah dan membela ideologi Islam itu merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh orang yang beragama Islam, wajib membela rukun itu melawan apa dan siapa yang  tidak sesuai dengan Islam.
        Jihad yang diartikan dengan perang ialah maksimalisasi tenaga dan pikiran  membela Islam atau  memerangi pihak yang menghalang-halangi dakwah Islam, seimbang dengan  apa yang dilakukan oleh mereka yang menghalangi Islam. Tetapi sebenarnya perang yang lebih berat dan lebih besar ialah JIHADUN NAFSI, yaitu perang melawan hawa nafsu.
         Dari dasar dan inti agama Islam tersebut berkembang dan tumbuh apa yang disebut dengan Kebudayaan Islam, sehingga yang disebut dengan kebudayaan Islam itu ialah hasil pemikiran akal manusia, sudah barang tentu sedikit atau banyak terjadi larutan akal perasaan manusia dengan asas landasan agama Islam. Oleh karena itulah Perang Ideologi atau Ghazwul Fikri di atas  dapat juga diterjemah menjadi KONFRONTASI  kebudayan Islam melawan Non Muslim. Maka siapa yang taat kepada Allah akan masuk surga, siapa yang  melawan Allah akan masuk neraka.       
Setan kelak mengaku diri menipu manusia
           Di hari kiamat setan kelak mengaku diri telah berhasil menipu manusia dan setan memperolok-olok manusia mengapa dibujuk dia menurut saja, setan  menyalahkan manusia rasai azab Allah setan tidak mampu menolong manusia bala tentara setan. Allah berfirman dalam Al-Quran sebagai berikut:
وَقَالَ الشَّيْطَانُ لَمَّا قُضِيَ الْأَمْرُ إِنَّ اللَّهَ وَعَدَكُمْ وَعْدَ الْحَقِّ وَوَعَدْتُكُمْ فَأَخْلَفْتُكُمْ وَمَا كَانَ لِي عَلَيْكُمْ مِنْ سُلْطَانٍ إِلَّا أَنْ دَعَوْتُكُمْ فَاسْتَجَبْتُمْ لِي فَلَا تَلُومُونِي وَلُومُوا أَنْفُسَكُمْ مَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْمَا أَنَا بِمُصْرِخِكُمْ وَمَا أَنْتُمْ بِمُصْرِخِيَّ إِنِّي كَفَرْتُ بِمَا أَشْرَكْتُمُونِ مِنْ قَبْلُ إِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ (ابراهيم 22)
”Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya.  Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri.  Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu". Sesungguhnya orang-orang yang lalim itu mendapat siksaan yang pedih”(S.14 Ibrahim 22 ).
Nasib umat Islam, NAIK-TURUN
         Umat Islam yang paling baik  menurut hadis Nabi Saw  ialah umat  Islam periode jaman Nabi Muhammad Saw,  kemudian berkurang makin berkurang  generasi demi generasi sesudah itu.
Rasulullah Saw bersabda:  dalam hadis beliau:
حَدَّثَنَا زَهْدَمَ بْنَ مُضَرِّبٍ قَالَ سَمِعْتُ عِمْرَانَ بْنَ حُصَيْنٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَيْرُكُمْ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ (رواه البخاري 2457ومسلم 4603)
“(Dari) Zahdam bin Mudharrib dia  berkata: “Aku mendengar 'Imran bin Hushain r.a. berkata bahwa  Nabi Saw  bersabda: "Sebaik-baik kalian adalah yang hidup pada zamanku,  kemudian orang-orang yang datang setelah itu kemudian orang-orang yang datang setelah mereka itu”)HR Bukhari no.2457 dan Muslim no.4603).
      Periode yang terbaik umat Islam ialah periode jaman Rasulullah Saw tetapi  secara individual umat Islam yang terbaik tidak ada batasan waktu atau tempat, hal  ini tergambar dalam hadis Nabi Saw berikut:
عَنْ أَنَسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَثَلُ أُمَّتِي مَثَلُ الْمَطَرِ لَا يُدْرَى أَوَّلُهُ خَيْرٌ أَمْ آخِرُهُ )رواه الترمدي 2795 واحمد 11878)
“Dari Anas berkata: Rasulullah Saw bersabda: “Perumpamaan ummatku seperti hujan, tidak diketahui (apakah) yang baik itu yang permulaan ataukah yang terakhir” (HR Turmudzi no. 2795 dan Ahmad no.11878).  
       Oleh karena itu maka  umat Islam mengalami nasib  naik turun dan tercatat dalam sejarah bahwa jaman jaya-jayanya  Islam dengan kebudayaannya pernah menguasai  beberapa benua, Asia, Afrika dan  Eropa, seperti Spanyol, Bizantium, Eropa Timur, Belgrado, Budapes, Rhodes, Afrika Utara, Suria, Palestina, Arabia, Irak, Asia Kecil, Persia, Afghanistan, Turkumenia, Asia Tengah,  Punjab, India, Bengali, Kabul, Gujarat, dst.
Perang Salib
          Pada tahun 1096 M timbullah perang salib antara Kaum       Salib melawan kaum muslimin. Menang kalah saling bergantian.
Sebab utama timbulnya Perang Salib ialah karena pada tahun 1071M orang Turki-Seljuk berhasil mengalahkan Bizantium  dan ditanggapi oleh kaum Salib bahwa  Islam telah menguasai wilayah Asia Kecil, sehingga sangat mengganggu ketentraman para peziarah Nasrani yang akan datang ke Yerusalem. Oleh karena itu pada  tahun 1095M  Paus Urbanus II menyerukan Perang Suci melawan Islam, dalam Perang Salib I th.1096, Kaum Salib berhasil mengalahkan pasiukan Islam merebut Yerusalem; Perang Salib II th. 1147 sampai 1292 kaum Salib tidak berhasil masuk Palestina dan baru th.1918  Inggris menguasai Palestina saat Turki kalah dalam Perang Dunia ke-I, kemudian tahun 1948 Palestina dihadiahkan oleh Inggtis kepada Israel. Lebih lanjut adalah sebagai berikut:
Perang Salib I
~~Th. 1096M, ada 150.000 orang Perancis, Norman dan bangsa-bangsa Eropa lainnya dipimpin oleh Godfrey, Bohemond, dan Raymond berangkat perang menuju Konstantinopel, kemudian ke Palestina. Tentara Salib yang ini memperoleh kemenangan besar.
~~Th.1097-1124  Kaum Salib berhasil menaklukkan Nicea, Edessa, Antiochea, Baitul-Maqdis,  Akka, Tripoli.
~~1144 M, Syeikh Imaduddin Zanki, berhasil merebut kembali Aleppo, Hamimah, dan Edessa.
~~Th.1151 M,  Antiokhia  dan seluruh Edessa direbut kembali oleh Syeikh Nuruddin.
Perang Salib II
     Kejatuhan Edessa ini menyebabkan orang-orang Kristen mengobarkan Perang Salib ke-II. Paus Eugenius III menyerukan kembali perang suci dan disambut positif oleh raja Perancis Louis VII dan raja Jerman Condrad II. Keduanya memimpin pasukan Salib untuk merebut wilayah Kristen di Syria. Akan tetapi, mereka dihambat oleh Syeikh Nuruddin Zanki, sehingga mereka tidak berhasil memasuki Damaskus. Louis VII dan Condrad II sendiri melarikan diri pulang ke negerinya.
~~Th. 1174 M Panglima perang Islam dipegang oleh Sultan Shalahuddin al-Ayyubi.
~~Th. 1187 M. Sultan  Shalahuddin memperoleh sukses besar berhasil merebut kembali Yerusalem, Arsuf dan Jaffa.
Perang Salib III
~~Th. 1189 M, di bawah Frederick Barbarossa raja Jerman, Richard the Lionheart raja Inggris dan Philip Augustus raja Perancis mengobarkan Perang Salib III. Sayang Barbarossa meninggal tenggelam di sungai di Cilicia: Perang diteruskan oleh Richard dan Philip  dan sempat menguasai Siprus; Tetapi  Philip harus pulang ke Perancis; maka Richard sendirian  tidak mampu memasuki Palestina.
~~Th.1192 M, tercapai perjanjian Shulh al-Ramlah bahwa orang Kristen yang pergi berziarah ke Baitul Maqdis tidak akan diganggu.
Perang Salib IV
~~ Th. 1219 M, meletus kembali Perang Salib tentara Kristen dipimpin oleh Frederick II dari Jerman, mereka berhasil menduduki Dimyat; Maka Al-Malik al-Kamil dari Mesir sepakat membuat penjanjian dengan Frederick: bahwa Frederick bersedia melepaskan Dimyat, sementara Al-Malik al-Kamil melepaskan Palestina.
~~Th. 1247 Palestina dapat direbut kembali oleh kaum muslimin di bawah pemerintahan Al-Malik al-Shalih dari Mesir; pimpinan perang dipegang oleh Baybars, Qalawun dan Syaikhul Islam Ibn Taimiyyah
~~Th. 1291 M Akka dapat direbut kembali oleh kaum muslimin, tetapi  di Spanyol orang  Islam dirusir dari  sana.
       Secara sederhana dapat dicatat bahwa Perang Salib ini pada awalnya pasukan Islam dikalahkan oleh tentara Salib namun terakhir pasukan Islam mengalahkan tentara Salib dan Yerusalem berada di bawah kekuasaan pasukan Islam.
       Walaupun demikian kaum Salib bersama-sama dengan Zionis  melalui persiapan yang cukup lama Kaum Salib meneruskan Perang-Salib lagi melalui ideologi dan politik imperialisme-kolonialisme langsung  atau tidak langsung berhasil menguasai  dan menjajah bekas  negara-negara Islam.
BAB  DUA
Ujian berat
       Masalah ke-2: Bagaimana cara dan jalan setan&bala tentara setan menentang perintah Allah  sekaligus  mengajak manusia masuk menjadi bala tentara setan  di jaman sekarang? Jawaban hipotetis: Cara dan jalan menentang perintah Allah di sini ialah memerangi agama Allah agama Islam sedangkan  cara mengajak   manusia masuk neraka ialah membujuk/merayu manjusia untuk keluar dari agama Islam lalu masuk agama bukan Islam. Untuk jaman sekarang mereka berusaha keras melalui semua lini (jalan) mana saja dan dengan cara bagaimanapun juga meniru sesumbar setan Iblis  termaktub dalam Al-Quran S.7 Al-A’raf 13-19 di atas).
         Sesumbar setan itu merupakan ujian berat atas kita kaum muslimin  disamping segala ujian dari Allah, Allah berfirman:
أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا ءَامَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ (العنكبوت2)
 “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?(S 29 Al-‘Ankabut 2).
.وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنْكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ (محمد31)
  “Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu”(S 47 Mujhammad 31)
يَاأَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ(168)إِنَّمَا يَأْمُرُكُمْ بِالسُّوءِ وَالْفَحْشَاءِ وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ (البقرة169)
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. Sesungguhnya setan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan jorok dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui”(S.2 Al-Baqarah 168-169).(Lihat juga 7a20-s27a24-s19a83-s2a208-s6a142-s24a21-s2a168).
 Ujian itu ada 3 macam difaham dari Al-Quran ayat-ayat berikut:
(1)Godaan setan termaktub dalam Al-Quran s2a168; s2a208;s6a142; s24a21; s4a120;s6a112;s17a64;
(2)Godaan harta keduniaan: Al-Quran: s45a35;s6a70; s6a130; s7a51; s35a5; s3a1485; s57a20;
(3)Godaan hawa nafsu: Al-Quran:s7a81;s27a55; s3a14; s4a27; s19a59.
     Dari semua ujian ini maka kaum muslimin banyak yang tidak lulus, sedangkan   yang lulus ujian terbagi kedalam beberapa tingkat, yaitu:
 (a) Tingkat Satu yang paling rendah: Lulus tingkat awam(عوام) yaitu nilainya pas-pasan; 
(b) Lulus tingkat Dua ialah tingkat Khash   (خاص )  yaitu yang nilainya bagus.
(c) Lulus Tingkat tertinggi ialah tingkat Khawashul Khawash (خواص الخواص) ialah lulus nilainya terlalu baik sekali, luar biasa.
       Allah sudah berfirman bahwa bahagia dan celaka itu selalu bergulir, sekali-sekali di atas, sekali-sekali terjatuh ke bawah, Allah berfirmanh:
إِنْ يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِثْلُهُ وَتِلْكَ الْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَيَتَّخِذَ مِنْكُمْ شُهَدَاءَ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ(ال عمران 140 )
Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itu pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang lalim”(S.3 Ali ‘Imran 140),
        Sejarah mencatat bahwa serangan balatentara setan menentang agama Islam dan kaum muslimin tingkat dunia dan di Indonesia itu melalui 4 metode: 1) Tasykik; 2) Tasywih; 3) Tadzwib; 4) Taghrib.
Ad-1 At-Tasykik (التشكيك),membuat ragu; Musuh Islam itu membuat gerakan dengan target agar supaya kaum muslimin ragu-ragu teradap ajaran agama Islam, misalnya Islam itu teroris; Serangan gereja Nihemia dengan membelokkan dan memperkosa  Al-Quran dan Hadis ditundukkan ke bawah akal-akalan mereka lebih berbahaya lagi.
Ad-2 At-Tasywih (ألتشويه) =mencoreng muka; mMereka membuat gerakan dengan target menjatuhkan Islam dan mengunggulkan agama yang bukan Islam, misalnya hukum potong tangan, hukum qisos, hukum rajam dituduh tidak manusiawi, bertentangan dengan HAM.
Ad-3 At-Tadzwib التذويب)),meluluh-lelehkan; Mereka membuat gerakan dengan target  melelehkan, meluluhkan, mencampur adukkan ajaran syaitan dengan ajaran Islam, misalnya bahwa “Goyang Inul” itu jangan dilihat dari segi agama, tetapi lihatlah dari nuansa seni. Contoh lain misalnya ayat (QS3A19) “Inna d-dina ‘anda Allahi l-Islam    (ان الدين عندالله الاسلام)    (Mereka terjemahkan: Bahwa  agama disisi Allah itu bukan hanya Islam), semua agama itu baik, kawin dengan orang kafir itu boleh dst.
Ad-4 At-Taghrib (التغريب), mengasingkan; Menguras nilai-nilai Islam diganti dengan nilai kemusyrikan dan kekafiran, mengganti kebenaran keluhuran ajaran Islam dengan budaya Barat, misalnya shalat itu tidak ada gunanya, shalat wajib menggunakan bahasa daerah, kumpul kebo itu boleh.
            Metode perang ideologi yang mereka terapkan melalui Konfrontasi kebudayaan kafir terhadap Islam tersebut menjadi bertambah semakin serius, sehingga  Islam yang sebenar-benarnya dicampur dengan  bujuk-rayuan setan iblis, karena adanya gerakan kaum Liberalis dengan tokoh-tokoh alumni perguruan tinggi Timur-Tengah dan perguruan tinggi negara-negara Barat pelaksanaannya dibantu dana oleh kaum Ahlul-kitab, Yahudi dan Nasrani. Sayang banyak tokoh dan cendekiawan muslim terjerumus termasuk dalam  kelompok kaum Liberalis  ini.
@Perang Salib terus merayap
       Sejarah terus berjalan yang dipenuhi dengan persaingan, permusuhan antar kaum Nasrani, Yahudi dan musyrikin terhadap umat Islam.
      Perang Salib tercatat tidak berhenti pada tahun 1292 yang lalu; Dengan perang selama hampir 200 tahun itu maka kaum Salib merasa terjebak dari prasangka buruk terhadap Islam ternyata kaum muslimin itu memiliki banyak kelebihan. Tetapi sayang dari keheranan itu bukan menjadikan mereka melemah tetapi bahkan semakin bersemangat membela agamanya yang mengunggulkan bendera Salib itu. Bahkan kekalahan mereka dalam Perang Salib yang lalu itu menjadi cambuk untuk merebut kekuasaan atas Dunia Islam dengan penuh dendam kesumat. Allah berfirman:
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ( البقرة 120)
”Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu " ( S.2 Al-Baqarah  120).
        Setelah persiapan yang cukup lama maka kaum Salib akhirnya datang menyerbu dunia Islam dengan bentuk  baru kebudayaan baru "imperialisme dan kolonialisme". Dan kaum muslimin jatuh tertindih tangga, sebagian besar dunia Islam jatuh menjadi tanah jajahan, kekayaan alamnya dikuras, kemerdekaan agama dicabut dan sekularisme mereka paksakan kepada umat Islam(Sebagaimana kita alami, melalui VOC tahun 1639M Belanda menjajah Indonesia selama 3,5 abad ).
       Dari berbagai perlawanan sengit jihad kaum muslimin, kaum Salib itu mundur setelah menanam anak didik bangsa pribumi sudah berhasil dipoles dengan ajaran penjajah Barat. Tidak puas dengan menjajah, maka  secara tidak langsung kaum Salib itu  begerak dengan  payung PBB untuk memerangi umat Islam. Dengan mengeluarkan berbagai macam  resolusi Dewan Keamanan PBB, mereka melakukan invasi militer, embargo ekonomi dan tekanan politis kepada negara-negara Islam.
      Embargo ekonomi mereka paksakan terhadap kaum muslimin Irak, Afghanistan, Sudan, Libia; Pembantaian terhadap kaum muslimin baik secara langsung maupun tidak langsung dilakukan di Palestina, Sudan, Lebanon, Somalia, Bosnia Herzegovina, Kosovo, Macedonia, Chechnya, Kashmir, Patani, Timor Timur, Poso, Ambon, Maluku Utara, dan lain-lain. Jutaan kaum muslimin mereka bunuh, jutaan lainnya mereka paksa menjadi pengungsi yang terkatung-katung.
        Tercatat di bawah ini pernyataan kaum Salib masa kini:
~~Penasehat mantan presiden AS Lyndon B. Johnson untuk urusan Timur Tengah (1967), mengatakan bahwa  garis besar politiknya adalah  konfrontasi antara kebudayaan Islam dan peradaban Masehi  sejak dahulu sampai sekarang.
~~Menteri Luar Negeri Perancis, Moshe Vido, saat menerima kunjungan konfirmasi anggota parlemen Perancis sehubungan perang yang meletus di Marakisy, Maroko, mengatakan," Ini adalah perang antara bulan sabit dan salib. 
~~Menteri Luar Negeri Inggris, Lewit George, beberapa waktu yang lalu menyambut kemenangannya dalam perang pihaknya di Afrika  sebagai Perang Salib yang terakhir.
~~Jendral Joffre Komandan pasukan Perancis dalam perang dunia I (1918M) menanggapi Perang Dunia I itu sebagai perang salib. Setelah mengalahkan pasukan Islam di luar kota Damaskus, Jendral Joffre mengunjungi makam Shalahudien Al-Ayubi dan menginjakkan kakinya atas  makam Shalahudien, sambil mengejek,"Lihatlah; Ini kami  datang, hai Shalahudin !!! (Shalahuddin penglima Islam  dalam Perang Salib yang berhasil merebut kembali Yerusalem tahun 1187M).                              
~~Saat kota Al-Quds jatuh ke tangan tentara Israel tahun 1967 M, Randolf Churchil dari Inggris mengatakan," Sejak dahulu, pembebasan Al-Quds dari kekuasaan Islam merupakan mimpi kaum Masehi dan Yahudi. Al-Quds tidak akan pernah kembali kepada orang-orang Islam, dalam perundingan apapun juga antara orang-orang Islam dan Yahudi di masa mendatang.
~`Gardener berkata : Perang salib bukan bertujuan untuk menyelamatkan Al-Quds, melainkan untuk menghancurkan Islam.
@Menaklukkan Dunia Islam
O.Hasyim dalam bukunya “Menaklukkan Dunia Islam” mencatat beberapa peristiwa sebagai berikut:
~~Gladstone dari Inggris mengatakan:  “Right or wrong my country” Hantam dulu urusan belakang pokoknya untuk negeriku???
~~Hitler: Deutschland UberAlles, Jerman di atas semua bangsa.
~~Th. 1499 Kardinal Jimernes mencatat ada tiga juta kaum muslimin dibunuh, disiksa, diusir dari Spanyol.
~~Paus Alexander ke-6 pada 1493 M. membagi dunia menjadi dua, separoh untuk Spanyol separoh lagi untuk Portegis (Kristen-Katholik);
~~1630 M=1246 H Perancis masuk ke Sahara Barat;
~~Abad 19 Masehi dikobarkan politik Imperialis dengan keahlian para tokohnya spesialis dalam bidang masing-masing yaitu: 1) Sir George Grey. 2)Joseph Chamberlain, 3) Livingstone, 4)Zwemmer, 5)Cecil John Rhodes, 6)Henry Morton Stanley. 7)Rudyard Kipling, 8) John Seely  dan masih lagi.
~~Beberapa-daratan  mayoritas Islam dijajah oleh kaum Imperialis, yaitu:
~~1805 Ceylon, 1862 Logos, Ghana,Azerbaijan dijajah Inggris;
~~1838 Inggris menduduki  Aden, Selat Airmata, Socotra, Muscat,Bahren, Pantai Persi.
~~ Th.1854 Asia Tengah dijajah Rusia.

~~1872 Pantai Gading dijajah Inggris; th.1876 Uzbekistan dan tahun 1886 Turkmenioa dijajah Rusia;Th. 1875M=1274 H- Inggeris menjajah India kerajaan Moghol atau Taimuriah; Th.1882M=1300H Inggeris menguasai Mesir; Th.1920=1338H Perancis menguasai Syria dan Lebanon.
            Dalam hal ini pernah dibayangkan oleh Rasulullah Saw :
-- عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمُ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ (رواه ابو داود 3745واحمد 21363)*
     Artinya: “Dari Tsauban dia berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda: “Bangsa-bangsa non muslim diramalkan  kelak akan mengroyok umat Islam persis seperti royokan tumpeng yang diperebutkan oleh orang banyak; Maka salah seorang sahabat bertanya: “Apakah umat Islam ketika itu hanya sedikit? Beliau menjawab: “Tidak!!! Bahkan kalian berjumlah banyak sekali, tetapi  bagaikan buih air bah  dan Allah melenyapkan rasa takutnya musuh Islam dari dalam hati mereka sekaligus Allah akan mencampakkan “Al-Wahnu”  ke dalam hati kalian” Salah seorang sahabat bertanya: “Apakah yang dimaksud dengan Al-Wahnu itu? Beliau menjawab: : Al-Wahnu ialah cinta kepada harta dunia dan takut mati”(HR Abu Dawud CD no.3745 dan Ahmad  121363).
# Catatan Al-Wahnu dapat difahamkan dengan Materialistis dan Takut Jihad: Lawannya ialah Zuhud dan pemberani = militan dalam Jihad.
@Budaya kafir lawan budaya Islami
       Rusia dengan ajaran Komunisme-nya melalui berbagai metode dan jalan telah melakukan serangan terhadap Islam dan kaum muslimin, salah satu  contohnya ialah megganti bahasa dan tulisan yang berlaku pada masyarakat muslim  tulisan  Arab maka 1928 dihapus, bahasa Arab, Persi atau Turki diganti dengan bahasa Rusia.
~~ Kaum Nasrani menggunakan kesempatan administrasi, ekonomi, sebagai Imperialis dan kolonialis negara memaksakan politik kultural-budaya bidang mana saja untuk memerangi Islam dan kaum muslimin terutama media tulis-baca mereka:
(1)Perancis  menerbitkan berkala  Revue du Monde Musulman; (2) Rusia menerbitkan Musulmanin dan Mir Islama;
(3)Jerman menerbitkan Der Islam dan  Die Welt des Islam; 
(4) Inggris menerbitkan The Muslem World; Semua dengan nama Islam, dunia Islam, berkala Islam, suara Islam, tetapi isinya sesumbar Perang Salib lewat budaya dijadikan senjata untuk memerangi Islam !!!
     Dalam  bidang  seni-budaya mereka giat membangun arena yang mengarah kepada sarana maksiat, budaya kafir, berupa  dansa-dansi, bar, rolet, main judi, Jaringan NARKOBA, bordil, palacuran, pameran  erotis, pemilihan  ratu-ratu kecantikan, mode pakaian pameran aurat, film gambar babi  atau celeng untuk anak-anak Islam guna menghancurkan ajaran Islam.
~~Genderang Konfrontasi Kebudayaan=Perang Ideologi ditabuh dengan mendirikan missi Kekeristenan, Sekolah missi, Sekolah Kesehatan milik missi, Poliklinik missi, rumah sakit missi,  penerbitan missi,  beratus-ratus organisasi  missi di semua negeri-negeri Islam. Senjata yang sekarang mereka banggakan ialah ajaran ideologi kafir lewat peralatan elektronika tercanggih peralatan mass media elektronis:Radio, tape recorder, VCD, TV, HP, CD, DVD,Aipet,Tablet, BBM, Twitter, Face Book, film, video model yang  terakhir.
~~Yang lebih ceroboh lagi  ialah dengan istilah dan ucapan yang tidak sopan melawan Allah dan Rasulullah, yaitu  kaum orientalis musuh-musuh Allah itu mengulang cara kaum  munafiqin di awal Islam tahun sekitar abad 6 M, yaitu:
        Mereka menfitnah Rasulullah  Muhammad Saw dan agama Islam dengan istilah yang sangat jorok dan rendah:
(1)Seorang domine yang bernama Ricoldo da Monte (1350M) mengatakan  bahwa agama Islam itu diciptakan oleh setan, agama Islam itu agama untuk babi, agama berhala.
(2)Marten Luther (1546M) mengatakan bahwa Muhammad itu perampok, sakit ayan, berwatak setan;
(3)Bartholomaios (1888M) dari Edessa menamakan Muhammad itu pembunuh, perampok, pembohong;
(4)William Dunbar (1520M) menamakan Muhammad dengan nama Mahoun artinya setan kepala neraka.
(5) Mereka menamakan Nabi Muhammad  dengan nama Mamed (Pseude-prophetes) artinya nabi palsu; Mahoun artinya setan dan menamakan Muhammad itu  Mahong artinya anjing.            # Al-Qurthubi dalam tafsirnya (1967:8 / 206) mencatat bahwa pada periode awal Islam kaum munafik menghina Nabi Saw:
((سَمِّنْ كَلْبَكَ يَأْكُلُكَ   =gemukkan anjingmu pasti nanti menerkam kamu)) sebenarnya ucapan ini merupakan ungkapan  dari isi hati semua orang munafik sekitar tahun 6H=628M. Kaum munafik itu menyamakan Rasulullah Muhammad Saw =Anjing!!!
@Pemboman gedung WTC New York
        Melalui rekayasa serangan atas Gedung Kembar WTC, New York 11 September th.2001, maka  para tokoh negarawan Kaum  Salib, misalnya  George Bush meminta semua  negara anggota NATO, ditambah Rusia, China, Jepang, Korea Selatan, India, Australia, Inggris bersama-sama mengatas namakan perang melawan teroris, mereka melakukan perang besar-besaran melawan kaum muslimin khususnya Afghanistan, negara yang paling miskin,  Irak yang kaya minyak, demikian juga mereka melakukan intimidasi kepada kaum muslimin di negara-negara Barat,  membunuh orang Islam, memukuli, mengeroyok, merusak toko-toko, membakar masjid dan tindakan-tindakan anarkis lainnya.
       Padahal mereka mengetahui, bahwa kaum muslimin(di luar WTC-New York) tersebut tidak mempunyai kesalahan apapun atas terjadinya serangan Gedung WTC tadi. Para "Teroris" yang mereka jadikan jargon untuk memerangi negeri-negeri Islam itu berada  jauh, di guwa-guwa pegunungan di Afghanistan. Tindakan anarkis dan arogan ini juga dilakukan oleh Amerika dan negara-negara Barat dengan melakukan penangkapan, penggerebekan dan penahanan seenaknya kepada kaum muslimin di negeri-negeri yang mereka musuhi.
        Amerika mengumumkan target serangannya ada 27 target, kesemuanya adalah perorangan dan organisasi Islam !
      David Silburn wartawan Barat  menulis yang isinya ialah         "Perang ini bukan melawan Terorisme, melainkan melawan Islam" Majalah National Report menulis judul dalam artikel tersebut:"Kita harus menyerbu mereka di negeri mereka, membunuh pemimpin-pemimpin mereka dan memaksa mereka memeluk agama Masehi."
          Andrew Sulivan, menulis dalam artikelnya  dalam Harian New York Times edisi 7/10/2001  memuat headline sepanjang 6 halaman, dengan tajuk " Ini adalah perang agama"
 Mantan PM Inggris Margaret Tatcher dan PM Inggris Silvio Berlusconi, beberapa hari setelah tragedi 11 September 2001 berbicara tentang agama Islam, bukan tentang teroris. Berlusconi menyatakan bahwa perang melawan terorisme itu sama dengan  perang melawan Islam
`1  Dewan redaksi harian Keizel Uzbekistan, koran milik partai komunis Uzbekistan, menulis: "Mustahil mensosialisasikan komunisme sebelum Islam diberantas tuntas."
@  Islam adalah tembok penghalang kristenisasi
      Islam adalah tembok penghalang kristenisasi dan penjajahan Barat di dunia.
        Ungkapan ini memang betul, nyatanya  yang mereka serbu ialah orang-orang  yang beragama Islam, sedangkan teroris-teroris yang beragama bukan Islam Paganis (keberhalaan), Komunis, Protestan, Katholik tidak mereka ganggu  yaitu seperti: (1)Tentara Merah Jepang : Paganis
(2)Tentara Republik Irlandia Utara (IRA) : Katolik.
(3)Tentara Pembebasan Kuba : Komunis.
(4)Ekstrimis Sayap Kiri Masehi AS: Protestan.
(5)Sindikat sindikat Narkotika di Amerika Latin.
(6) Gang-gang Mafia :Eropa.
(7)Gerilyawan Macan Tamil Srilangka : paganis.
(8)Pasukan Pembebasan Rakyat Sudan Selatan (SPLA): Kristen. (9)Tentara Republik Irlandia di Inggris : Kristen. Gerakan-gerakan ini semua bukan gerakan Islam maka mereka biarkan tidak diganggu sama sekali.
@Pemboman Gedung WTC 11/9/ 2001 adalah rekayasa
     Dengan peristiwa ini cepat-cepat dan dengan  lantang presiden Bush menyerukan "Crusade" artinya  perang salib.
 Beberapa pihak mencurigai bahwa Penyerangan atas Gedung WTC 11 September 2001 itu adalah rekayasa, dalangnya diduga adalah Israel; Tercatat di sana beberapa  masalah:
Time.com mencatat:
(1) Bahwa dari sekitar 6.000 korban runtuhnya gedung WTC, hanya satu-dua saja dari 4.000  orang Yahudi yang meninggal. Mantan Kepala BAKIN (BIN), Zaini Anshar Maulani mengatakan bahwa  temuan ini ada benarnya. Tetapi FBI, CIA dan pejabat intel AS tak mengusut 4000  orang Yahudi cuti bersama pada saat terjadi peristiwa itu. (Baca internet hal ini).
(2)Gedung WTC 1 runtuh seluruhnya sampai lantai terbawah dalam waktu kurang dari 0.22 detik.
(3) Tinggi WTC = 417 m (tanpa antena, dengan antena = 526 m. Untuk runtuhnya gedung WTC I 98 lantai itu  wajarnya diperlukan waktu yang cukup lama, tetapi nyatanya hanya  0,22 detik.  Kasus yang sama berlaku  WTC II, yang ditahan 80 lantai(http://en.wikipedia.org/wiki/World_Trade_Center). (http://en.wikipedia.org/wiki/World_Trade_Center).
(4)Gedung WTC I ditabrak pesawat pada lantai 98 … artinya masih ada 90 lantai lebih yang mampu menahan berat + 20 lantai di atasnya tetapi ikut hancur rata dengan tanah.
(5) Gedung WTC II ditabrak pada lantai 82 … artinya masih ada + 80 lantai yang mampu menahan lantai diatasnya, tetapi ikut hancur sampai lantai dasar.
(6) Sebelas tahun sejak 9/11 2001 berbagai macm gambar dari Ground Zero Puing WTC dan kawasan di sekitarnya  terekam dengan  rinci dan jeli berarti banyak ahli fotografer atau wartawan terbaik kaliber dunia sudah disiapkan berada di lokasi saat serangan terjadi 11/9/2001. Dalam upaya memberikan kesatuan rekayasa terhadap peristiwa tersebut.
(7) “LIFE.com” mencatat nama-nama James Nachtwey, Joe Raedle, Spencer Platt, Mario Tama, dan banyak wartawan fotografer ternama lainnya telah mengumpulkan/kompilasi 25 foto paling kritis  hari naas di hari di musim panas itu; Ini adalah foto-foto yang sudah disiapkan sebelumnya yang kemudian mengubah segalanya.
    # Soalnya:Yang ditabrak lantai 98 atau 82 tetapi hancurnya sampai lantai terbawah rata dengan tanah, bagaimana tehnologinya untuk menghancurkan gedung  +110 lantai, lebur rata dengan tanah dalam waktu 22 detik ??? Pasti ada perencanaan yang sangat jeli-canggih luar biasa, melalui program, percobaan, penelitian yang sangat mendalam oleh spesialis ahli ilmu fisika, kimia, ilmu teknologi terakhir, dengan dana yang terlalu besar  artinya pelaku pemboman tersebut bukan 19 orang yang  tertuduh pembom  yang ditangkap itu.
       Mengenai perbuatan rekayasa ini Allah berfirman:
فَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ كَذَّبَ بِآيَاتِهِأُولَئِكَ يَنَالُهُمْ نَصِيبُهُمْ مِنَ الْكِتَابِ حَتَّى إِذَا جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا يَتَوَفَّوْنَهُمْ قَالُوا أَيْنَ مَا كُنْتُمْ تَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ قَالُوا ضَلُّوا عَنَّا وَشَهِدُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَنَّهُمْ كَانُوا كَافِرِينَ( الاعراف 37)
            “Maka siapakah yang lebih lalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Orang-orang itu akan memperoleh bahagian yang telah ditentukan untuknya dalam Kitab (Lauhulmahfuzh); hingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawanya, (di waktu itu) utusan Kami bertanya: "Di mana (berhala-berhala) yang biasa kamu sembah selain Allah?" Orang-orang musyrik itu menjawab: "Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap dari kami," dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir"( S. 7 Al-A’raf 37)(Lihat juga Qs6a21; s6a21 dan 144, s10a17).
       Kembali kepada Al-Quran s7a13-19 termaktub di awal risalah ini bahwa  Iblis sesumbar akan menggoda manusia dari segala penjuru; Ayat-ayat itu ialah:
Bahasa Indonesianya:~Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,~kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat)(S7a16-17).
          Setan/balatentara setan berusaha untuk menggoda manusia menentang agama Allah Islam dari semua lini, segala jurusan sampai  bidang sosial budaya bahkan ilmu-ilmu keislaman.
@ Studi Islamologi
          Perang ideologi dan konfrontasi kebudayaan, tidak terbatas hanya dengan pedang, peluru kendali, bom nuklir tetapi Perang Salib itu mereka lancarkan melalui pemikiran akademis melalui penelitian metodologi-ilmiah islamologi sampai semua ilmu ke-Islaman bahkan sampai inti sumber agama Islam Al-Quran  dan hadis, sebagian dari persaingan dalam mendalami Ilmu Al-Quran dan Hadis ini kita sepertinya dikalahkan oleh para pakar orientalis kaum Salib berikut:
A. Pakar IlmuQur’an
     (1) Arthur J. Arberry, (2)Gustav Flugel  (3) Richard Bell, (4)William Muir (5). Regis Blachere, (6) Ignaz Goldziher; Mereka telah menulis ilmu-ilmu Al-Quran cukup mendalam, misalnya buku kitab Madzahibut Tafsir, Al-Qur’an dan Qiraat Tujuh, periodisasi turunnya Al-Quran, tafsir surat-surat atau judul-judul tertentu Al-Quran, penyusunan surat-surat Al-Quran dalam mushaf.
B. Pakar Ilmu  Hadis
      (1)   C. Snouck Hurgronje, (2) Alfred Guillaume, 3) David Samuel Margoliouth, (4) Henri Lammens, (5) Reinhart, (6) H.A.R. Gibb, (7) Carl Brockelmann, (8) Winsink, mereka menulis ilmu hadis sangat mendalam misalnya: The Legacy of Islam (1931), Islamologi, Kamus hadis dan  Geschichte des Arabischen Literature  dst.
       Kaum orientalis tersebut diatas hampir semua berusaha menjelek-jelekkan Islam, namun  ada  sebagian  yang jujur dan obyektif:  (1)George Sale ( 1736M) dan yang sefaham. (2) Voltaire (1778M), (3)Wofgang von Goethe (1832M), (4)Eduard Gibbon(1736M), (5)George Bernard Shaw, (6)Thomas Carlily, (7)R.Bosworth Smith (1876M), (7)Napoleon Bonaparte,  merupakan kaum orientalis yang cenderung memuji Islam atau  netral dan  obyektif yang menyanggah orientalis yang berwatak negatif sebelumnya. Sehingga banyak hasil penulisan kaum orientalis yang baik itu banyak yang dijadikan buku pegangan kuliah di berbagai perguruan tinggi Islam di mana-mana.-
BAB  TIGA
Zuhud dan militan
         Masalah ke-3:.Apa  sebab Allah memberi SIM kepada setan untuk menggoda manusia dan bagaimana ikhtiar-usaha kita agar selamat dari godaan setan maupun bala tentara setan? Jawaban hipotetis: Allah memeberi SIM (Surat Ijin Menggoda) manusia untuk menguji  dan memilih manusia yang taat kepada Allah dari yang  kafir yaitu menentang Agama Allah. Adapun  usaha&ikhtiar kita agar selamat dari godaan setan/bala tentara setan ialah berusaha sungguh-sungguh untuk  berjalan di jalan shirathal mustaqim, jalan Allah jihad fi Sabilillah.Khususnya: melawan watak materialistis menuju jiwa yang zuhud; Menjadi pemberani tidak takut mati, tidak  takut berjuang, tidak takut bergerak jihad fi sabilillah.
     Dalam Bab II di atas terurai bahwa umat Islam jatuh tertindih tangga bahkan menjadi mangsa,  menjadi pakan kaum imperialis, kolonialis yang anti Islam.     Pernah  Rasulullah Saw membayangkan nasib umat beliau dalam hadis riwayat Abu Dawud no.3745  bahkan umat Islam akan mengalami nasib  yang paling jelek, sampai kehabisan panutan tidak ada imam yang mengikuti tuntunan dari Rasulullah Saw. (Hadis Abu Dawud ini tercatat di bab ii di atas) Beliau bersabda dalam hadis:
-- عَنْ ثَوْبَانَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمُ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ (رواه ابو داود 3745واحمد 21363)*
     Artinya: “Dari Tsauban dia berkata bahwa Rasulullah Saw. bersabda: “Bangsa-bangsa non muslim diramalkan  kelak akan mengroyok umat Islam persis seperti royokan tumpeng yang diperebutkan oleh orang banyak; Maka salah seorang sahabat bertanya: “Apakah umat Islam ketika itu hanya sedikit? Beliau menjawab: “Tidak!!! Bahkan kalian berjumlah banyak sekali, tetapi  bagaikan buih air bah  dan Allah melenyapkan rasa takutnya musuh Islam dari dalam hati mereka sekaligus Allah akan mencampakkan “Al-Wahnu”  ke dalam hati kalian” Salah seorang sahabat bertanya: “Apakah yang dimaksud dengan Al-Wahnu itu? Beliau menjawab: : Al-Wahnu ialah cinta kepada harta dunia dan takut mati”(HR Abu Dawud CD no.3745 dan Ahmad  121363). Catatan Al-Wahnu dapat difahamkan dengan Materialistis dan Takut Jihad lawannya ialah Zuhud dan pemberani =militan dalam Jihad. Rasulullah Saw bersabda:
 (عن ) أَبُو إِدْرِيسَ الْخَوْلَانِيُّ أَنَّهُ سَمِعَ حُذَيْفَةَ بْنَ الْيَمَانِ يَقُولُ كَانَ النَّاسُ يَسْأَلُونَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الْخَيْرِ وَكُنْتُ أَسْأَلُهُ عَنِ الشَّرِّ مَخَافَةَ أَنْ يُدْرِكَنِي
(1) فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍ وَشَرٍّ فَجَاءَنَا اللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ  فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ قَالَ نَعَمْ
(2) قُلْتُ وَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الشَّرِّ مِنْ خَيْرٍ قَالَ نَعَمْ وَفِيهِ دَخَنٌ
(3)  قُلْتُ وَمَا دَخَنُهُ قَالَ قَوْمٌ يَهْدُونَ بِغَيْرِ هَدْيِي تَعْرِفُ مِنْهُمْ وَتُنْكِرُ
(4) قُلْتُ فَهَلْ بَعْدَ ذَلِكَ الْخَيْرِ مِنْ شَرٍّ  قَالَ نَعَمْ دُعَاةٌ إِلَى أَبْوَابِ جَهَنَّمَ مَنْ أَجَابَهُمْ إِلَيْهَا قَذَفُوهُ فِيهَا
(5) قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ صِفْهُمْ لَنَا فَقَالَ هُمْ مِنْ جِلْدَتِنَا وَيَتَكَلَّمُونَ بِأَلْسِنَتِنَا
(6)  قُلْتُ فَمَا تَأْمُرُنِي إِنْ أَدْرَكَنِي ذَلِكَ قَالَ تَلْزَمُ جَمَاعَةَ الْمُسْلِمِينَ وَإِمَامَهُمْ
(7) قُلْتُ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُمْ جَمَاعَةٌ وَلَا إِمَامٌ قَالَ فَاعْتَزِلْ تِلْكَ الْفِرَقَ كُلَّهَا وَلَوْ أَنْ تَعَضَّ بِأَصْلِ شَجَرَةٍ حَتَّى يُدْرِكَكَ الْمَوْتُ وَأَنْتَ عَلَى ذَلِكَ (رواه البخاري 3338 ومسلم 3434)*
“ (Dari) Abu Idris Al Khawlaniy bahwa dia mendengar Hudzaifah bin Al Yaman berkata; "Orang-orang bertanya kepada Rasulullah Saw tentang perkara-perkara kebaikan sedangkan aku bertanya kepada beliau tentang keburukan karena aku takut akan menimpaku.
(1)Aku bertanya; "Wahai Rasulullah, dahulu kami berada pada masa jahiliyyah dan keburukan lalu Allah mendatangkan kebaikan ini kepada kami, apakah setelah kebaikan ini akan datang keburukan?". Beliau menjawab: "Ya".
(2)Aku bertanya lagi; "Apakah setelah keburukan itu akan datang lagi kebaikan?". Beliau menjawab: "Ya, akan tetapi di dalamnya ada "dukhn" (kotorannya) ".
(3) Aku bertanya lagi; "Apa kotorannya itu?". Beliau menjawab: "Yaitu suatu kaum yang memimpin tanpa mengikuti petunjukku, kamu mengenalnya tapi sekaligus kamu ingkari".
(4) Aku kembali bertanya; "Apakah setelah kebaikan (yang ada kotorannya itu) akan timbul lagi keburukan?". Beliau menjawab: "Ya, yaitu para penyeru yang mengajak ke pintu jahannam. Siapa yang memenuhi seruan mereka maka akan dilemparkan kedalamnya".
(5) Aku kembali bertanya; "Wahai Rasulullah, berikan sifat-sifat (ciri-ciri) mereka kepada kami?". Beliau menjelaskan: "Mereka itu berasal dari kulit-kulit kalian dan berbicara dengan bahasa kalian". (6) Aku katakan; "Apa yang baginda perintahkan kepadaku bila aku menemui (zaman) keburukan itu?". Beliau menjawab: "Kamu tetap berpegang (bergabung) kepada jama'atul miuslimin dan pemimpin mereka".
(7) Aku kembali berkata; "Jika saat itu tidak ada jama'atul muslimin dan juga tidak ada pemimpin (Islam)?". Beliau menjawab: "Kamu tinggalkan seluruh firqah (kelompok/golongan) sekalipun kamu harus memegang akar pohon hingga maut menjemputmu dan kamu tetap berada di dalam keadaan itu (berpegang kepada kebenaran) "(HR Bukhari no.3338 dan Muslim no.3434).
           Dari bayangan Nabi Saw. ini  maka kini kita memikul tugas yang betul-betul   terlalu  berat dan  sulit sekali, yaitu : mengatasi kemelut, munculnya juru dakwah yang mengajak manusia menuju jalan ke neraka mempergunakan gaya bahasa dan  segala-galanya sangat mirip persis  sekali dengan juru dakwah atau muballigh yang asli yang benar-benar mengikuti hidayah Allah dan tuntunan Rasulullah Saw.
        Umat Islam menjadi bancaan atau kenduri musuh-musuh Allah persis seperti “Gunungan-Sekaten” yakni setumpuk makanan diperebutkan penonton  perayaan Sekaten Maulud di muka kraton Ngayogyokarto-Surokartao; Yang demikian ini sudah dibayangkan oleh Rasulullah Saw dalam  hadis riwayat Abu Dawud bo. 3745 dan Ahmad no.121363 di atas. Semua ini sebabnya  ialah karena  Al-Wahnu yaitu otak yang  materialistis dan takut mati; Hal ini memang bertentangan dengan ajaran Islam; Karena Islam menekankan kepada  spirit iman dan beramal soleh, hidup hanya ingin mencari ridho Allah dengan menabur karya penuh  jasa membuat bahagia semua manusia.
      Adapun ikhtiar untuk membangkitkan umat Islam dari jatuh terjerumusnya  sampai menjadi warga negara terjajah maka  obat atau kuncinya ialah  menumbuhkan semangat jihad dan dakwah Islam mengajak umat untuk memerangi Al-Wahnu =watak materialis/penakut.
          Lawan kata  Al-Wahnu dispekulasikan ialah Zuhud dan Pemberani, sehingga memerangi Al-Wahnu ialah melenyapkan  nafsu  materialis harta, tahta dan wanita sekaligus membuang jauh-jauh rasa takut berjihad; Maka memerangi Al-Wahnu itu sama dengan berjiwa zuhud  bahwa harta keduniaan bukan tujuan tetapi giat mencari harta/tahta/nikah untuk sarana-prasarana Perang Sabil-Jihad fi Sabilillah Allah bercita-cita untuk menjunjung tinggi Asma Allah( = لاعلاء كلمة الله هي العليا ).
          Kaum Salib tercatat sudah memberi  isyarat bahwa  kunci kekuatan Islam itu Al-Quran dari Al-Quran tumbuh mental pemberani yang sangat militan, berani melawan musuh berani menahan hawa nafsu manapun juga sampai titik darah  penghabisan; maka kaum Salib  tidak mampu apa-apa, dibawah ini tercatat kesan dan keyakinan mereka.
(1)  Laurence Brown, W.E.Gladstone, Esiac Pouman, Ben Gurion, menyatakan bahwa selama Al-Qur'an ini masih berada di tangan kaum muslimin, Eropa tidak akan bisa menguasai Timur"
(2) Gubernur Jendral Perancis di Aljazair, dalam pmemperingati 100 tahun penjajahan Perancis atas Aljazair, mengatakan," Kita tidak akan bisa mengalahkan orang-orang Aljazair selama mereka masih membaca Al-Qur'an dan berbicara dengan Bahasa Arab".
(3) Esiac Pouman menulis"Belum pernah terjadi, sebuah bangsa Masehi yang masuk Islam, kemudian kembali masuk Nasrani."
(4) Ben Gurion, mantan PM Israel, mengatakan," Hal yang paling kita takutkan adalah bila di dunia Arab muncul Muhammad baru." 
(5) Raja Perancis  Louis IX  di dalam tahanan Perang Salib  di Manshurah-Mesir, Luis kalah dan tertawan lalu  menebus diri dengan bayaran yang sangat mahal menyatakan bahwa sangat sukar sekali untuk mengalahkan Islam. Sebab mental Jihad fi Sabilillah  yang dipancarkan oleh Al-Quran begitu hebat memabangkitkan keberanian dan kepahlawanan yang sangat sukar ditandingi. Maka Louis IX meyakini bahwa tidak mungkin dia mampu mengalahkan umat Islam melalui  perang fisik. Dia menyatakan bahwa perang harus melelui metode dan taktik strategi berikut :
(a) Menanam benihperpecahan umat Islam.
(b) Mencegah penguasa yang ali-soleh.
(c) Menghidup-suburkan budaya suap-menyuap, dekadensi  moral, main mesum dengan wanita WTS,PSK.
(d) mencegah faham nasionalisme.
(e) mencegah semangat persatuan mereka.
(f) Mendirikan negara boneka di tengah kawasan.

@ Janji Allah kepada orang mukmin               .
        Maka walau bagaimanapun juga jangan sampai  kaum muslimin  berkecil hati. Sebab sebab Allah bersama kita, Allah sudah berjanji akan memberi derajat yang tinggi kepada Islam, memberi kejayaan di muka bumi (di dunia) kepada orang mukmin, Allah akan mngirim malaikat unutk membantu  asal semua bersungguh-sungguh tekun istiqamah, mantap tidak gampang terpengaruh oleh faktor negatif, taqarrub kepada-Nya; Allah akan  memenuhi janji-Nya kepada siapa yang yakin kepada firman Allah   di dalam Al-Quran:
وَلَا تَهِنُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَنْتُمُ الْأَعْلَوْنَ إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ(139ال عمران)
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman”(S;3 Ali ‘Imran 139).
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ(النور55)
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman diantara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa.  Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik”(S.24 An-Nur 55).
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ( فصلت30)
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka istiqamah-meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu"(S.41 Fushshilat 30).
            Caranya ialah  seperti apa yang disabdakan Rasulullah Saw dalam hadis riwayat  Abu Dawud  no.3745 dan Ahmad no. 121363 terurai di atas itu bahwa  kunci untuk membangkitkan kembali daya kekuatan umat Islam itu didahului dengan Jihadun-Nafsi  perang melawan “Al-Wahnu" yaitu:
 (1) Perang menaklukkan hawa nafsu, nafsu memburu harta, tahta dan wanita dan mengendalikannya;
(2) Maksimalisasi semangat perang dengan militansi yang tinggi tidak takut mati dalam jihad fi Sabilillah.
       Kemudian maju melakukan Jihad fi Sabilillah. Padahal makna Jihad fi  Sabilillah itu ialah berjuang" لاعلاءكلمة الله هي العليا"
= mengunggulkan Asma Allah tingi-tinggi, menegakkan sendi-sendi agama Islam, berjalan di jalan Shirathal Mustaqim, jalan Allah yang lurus dan benar, yakni  jalan ke surga. Shirathal Mustaqim ialah Sabilillah; Dan jalan Allah itu sangat luas sekali. Semua ini tercakup dalam pengertian Ghazwul Fikri Perang melawan Ideologi setan dan balatentara setan mencakup seluruh lahan proyek garapan Islam.
       Dalam kitab Ushul Fiqhnya (1958:289) Muhammad Abu Zahrah  menyebutkan ada 3 sasaran tujuan utama dari syari’at Islam, yaitu:
1 Pembinaan jiwa agar supaya setiap pribadi dapat menjadi sumber amal soleh sumber kebajikan untuk orang lain, tidak membawa penderitaan atau kesengsaraan  kepada sesama hidup.
2. Menegakan keadilan yang merata bagi seluruh umat manusia.
3. Menyelenggarakan suatu kehidupan masyarakat yang penuh maslahah yang hakiki
           Maslahah yang hakiki ialah suatu sistem kehidupan bermasyarakat  yang serba terpenuhi jaminan hidup yang 5 macam, yaitu:
    i.Terjaminnya kelangsungan syari’at Tuhan, suatu kehidupan  yang berjiwa agama.
    ii.Terjaminnya hak hidup setiap insan
    iii.Terjaminnya hak   pemilikan  atas harta kekayaan.
    iv.Terjaminnya perkembangan akal yang sehat.
     v.Terjaminnya hak  berkeluarga dan berketurunan.
Metodologi Dakwah dan Jihad
            Sekarang ini yang diumpamakan oleh Rasul Saw. dalam hadis riwayat  Abu Dawud no.3745 diatas bukan saja umat Islam Indonesia saja tetapi umat Islam seluruh dunia, bahwa umat Islam seluruh dunia sekarang sedang menjadi AMBENG atau “Gunungan Sekaten” Grebeg Maulud dimuka kraton  Ngayogyokarto dan Surokarto, maka umat Islam menjadi  bulan-bulanan serangan musuh-musuh Allah melalui berbagai macam sudut.
         Faktor karena serangan setan dan balatentara setan itu merupakan perang besar-besaran maka usaha untuk melawan dalam hal ini Jihad fi Sabilillah itu harus dibuatkan suatu program perencanaan organisasi yang metodis-sistematis sesuai dengan Ilmu Dakwah, mencakup asas landasan, program perencanaan, arah-tujuan, target, subyek, obyek, skala prioritas, sarana-prasarana, taktik strategi, pengawasan:
 ~Pengertian, Jihad itu ialah berjuang melaksanakan Amar ma'ruf Nahi munkar.
(1)Jihad itu ialah mencari yang terbaik 
Qs.3 Ali ‘Imran 114;s.9 At-Taubat 71. s.81 at-Takwir 26-29;
(2)Jihad itu mencari kebenaran
Qs.2 Al-Baqarah 164; S.51 Adz-Dzariyat 21; s.1 Al-Fatihah 6-7; s.22 Al-hajji 67; s.2 al-Baqarah 146.
(3) Materi inti Jihad ialah:
Akidah:S.8 Al-Anfal:2-4;S.24An-Nur 62;S.49 Al-Hujurat 15;
Syari’ah;S.5 Al-Maidah 50;s.5 Al-Maidah 47.
Akhlak  S.5 Al-Maidah 54”.
(4) Asas landasan  Jihad ialah Al-Quran dan hadis. Dasar pokoknya ialah :S.14 Ibrahim 4:S.20 Thaha 46;S.5 Al-Maidah 35;s.16 An-Nahl 125;S.9 At-Taubat 67.
(5)Hukum: Jihad hukumnya wajib S.3 Ali ‘Imran 110;S.3 Ali ‘Imran 114; S.9 at-Taubat 71;
(6) Jihad harus dilakukan secara organisatoris yang lebih dahulu dibuat  Pogram Perencanaan, s.8a60; s59a18
(7) Jihad harus jelas Arah Tujuannya yaitu gerakan mencari yang terbaik dan paling benar Islami;
(8) Melakukan investigasi-penelitian atas  kondisi lawans59 Al-Hasyr 14; S.49 Al-Hujurat 6.
(9)Dengan  target: masyarakat adil makmur, negara sejahtera bahagia: s34a15; s14a35; s2a126;
(10) Target Jangka pendek&jangka panjang: S.4 An-Nisa`71;S.2      Al-Baqarah 44;S.61 Ash-Shaf 2-4; S.33 Al-Ahzab 21;
 mempertahankan akidah Islam,  mencegah pergeseran dari Islam ke agama lain (murtad).
Jangaka panjang mengejar puncak  IPTEK&IMTAQ, maksimalisasi penguasaan  ilmu/tehnologi, sekaligus Iman dan taqwa. ~ Target,.
(11)Skala prioritas, memilih obyek sasaran mana yang yang paling menguntungkan, berikut berturut-turut yang makin sulit.
(12)Subyek pelaku Jihad ialah bahwa semua gerak-langkah diatur oleh suatu organisasi di bawah tuntunan pimpinan yang memenuhi persyaratan, dibantu oleh staf menurut keahliannya  :S.5 al-Maidah 119;S.2 Al-Baqarah 207~ S.4 An-Nisa`71;S.2 Al-Baqarah 44;S.61 Ash-Shaf 2-4; S.33 Al-Ahzab 21;S. 9 At-Taubat 122.
(13) Job description, memilih pelaku sesuai dengan keahliannya S.9 At-Taubat 122.
(14)Obyek sasaran ditentukan oleh unit organisasi, dengan mempertimbangkan skala prioritas yang tepat: S.23 Al-Mu`minun 71;S.9 At-Taubat 67;S.20 Thaha 44; s.14 Ibrahim 4;.
(15)Sarana-prasarana, mencakup dana sampai alat perlengkapan transportasi perhubungan, bahkan penyediaan ilmu kecakapan tehnologi untuk pembekalan para pelaksana.
(16)Metodik dedaktikTaktik&Strategi; Taktik strategi, ibarat pendidik harus menggunakan ilmu dedaktik metodik, sehingga untuk ghazwul fikri ini diperlukan taktik strategi, memilih cara, jalan, tempat, waktu, sasaran utama, peralatan, perlengkapan, dana: s.21 Al-anbiya`62-66;s.12 Yusuf 70-76; . Metodologi  S.14 Ibrahim 4; S.20-Thaha46;s5a35s.16 An-Nahl 125; S.9 at-taubat 67;
(17)Pengawasan harus dilakukan oleh pimpinan atau yang bertugas.
(18) Suka duka dan Ujian  secara menyeluruh s.67 Al-Mulku 2;S.18 Al-Kahfi 7;S.29 Al-‘Ankabut 2; S.3 Ali ‘Imran 142. : S.9 At-Taubat 92;s4a95;
(19)Hikmah rahasia, semua ke sulitan mengandung hikmah rahasia: s103a1; (S.104 Al-“Ashri 1-3.
@Seruan kepada Ahli Kitab
   Seruan Al-Quran kepada kaum Ahli Kitab, Yahudi dan Nasrani 
قُلْ يَاأَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ(64)
“Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatu pun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: "Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)" (S.3 Ali ‘Imran 64).
وَلَوْ ءَامَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ(110) (ال عمران 64+ 110)
“Jika sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”(S.3 Ali ‘Imran 110).
يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ وَلا تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ إِلاَّ الْحَقَّ إِنَّمَا الْمَسِيحُ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُولُ اللَّهِ وَكَلِمَتُهُ أَلْقَاهَا إِلَى مَرْيَمَ وَرُوحٌ مِنْهُ فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرُسُلِهِ وَلا تَقُولُوا ثَلاثَةٌ انتَهُوا خَيْراً لَكُمْ إِنَّمَا اللَّهُ إِلَهٌ وَاحِدٌ سُبْحَانَهُ أَنْ يَكُونَ لَهُ وَلَدٌ لَهُ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ وَكَفَى بِاللَّهِ وَكِيلاً ( النساء171)
“Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putra Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu).  (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara”(S. 4 An-Nisa`171).
أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ (المائدة 15)
 “Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan”  (S.5 Al-Maidah 15 ).
يَاأَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ عَلَى فَتْرَةٍ مِنَ الرُّسُلِ أَنْ تَقُولُوا مَا جَاءَنَا مِنْ بَشِيرٍ وَلَا نَذِيرٍ فَقَدْ جَاءَكُمْ بَشِيرٌ وَنَذِيرٌ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ(19)
Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kamu Rasul Kami, menjelaskan (syariat Kami) kepadamu ketika terputus (pengiriman) rasul-rasul, agar kamu tidak mengatakan: "Tidak datang kepada kami baik seorang pembawa berita gembira maupun seorang pemberi peringatan". Sesungguhnya telah datang kepadamu pembawa berita gembira dan pemberi peringatan. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu” (S.5 Al-Maidah 19).
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْكِتَابِ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلأَدْخَلْنَاهُمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ (الماءدة65)
5:65. Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka ke dalam surga yang penuh kenikmatan”  S.5 Al-Maidah 65).
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَسْتُمْ عَلَى شَيْءٍ حَتَّى تُقِيمُوا التَّوْرَاةَ وَالإِنجِيلَ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ وَلَيَزِيدَنَّ كَثِيراً مِنْهُمْ مَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ طُغْيَاناً وَكُفْراً فَلا تَأْسَ عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ ( الماءدة 68)
5:68. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikit pun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu". Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu” S.5 Al-Maidah 68).
)قُلْ يَاأَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ غَيْرَ الْحَقِّ وَلَا تَتَّبِعُوا أَهْوَاءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوا مِنْ قَبْلُ وَأَضَلُّوا كَثِيرًا وَضَلُّوا عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ ( الماءدة 77 )
5:77. Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus") S.5 Al-Maidah 77).
S3a64; s3a110; S4a171, s5a15; s5a19; s5a65; s5a68; s5a77;

@Optimistis Allah memberi Hidayah kepada para Muallaf         
 Muallaf masuk Islam meningkat drastis
         Orang-orang yang masuk Islam makin banyak-makin banyak di negara-negara Barat, tercatat sebagai berikut:
~ Di Denmark, orang Muallaf yang masuk Islam meningkat tajam setelah dipublikasikannya kartun yang menghina Rasulullah Muhammad Saw th. 2005 yang silam. Universitas Kopenhagen dalam penelitiannya menemukan fenomena yang mengejutkan bahwa sejumlah besar penduduk asli Denmark masuk Islam. (arrahmah.com).
~ Di Inggris, menurut Faith Matter, angka muallaf mencapai 100.000, yang  5000 – 5200 muallaf baru masuk Islam setiap tahun. Tahun 2001, jumlah masjid di London  ada 1.400.
~ Di Jerman dan Perancis, ada 4000 muallaf masuk Islam tiap tahun. ‘Ini hitungan dari survey tiap masjid, kata Fiyaz Mughal, direktur Faith Matters kepada koran The Independent.
~ Sementara di Amerika Serikat jumlah umat Islam meningkat berlipat dua kali  pada tahun 2030 akan mencapai 6,2 juta dibanding tahun ini  hanya 2, 6 juta.
     Markas Islamisasi Eropa terbesar berpusat di masjid agung di Newham, London Timur tak jauh dari Olympic Park, tempat Olimpiade Inggris 2012.
Berdasarkan penelitian maka diramalkan bahwa kelak satu dari setiap sepuluh orang Inggris akan menjadi Muslim pada tahun 2030. Sebaliknya Agama Kristen akan  kehilangan lebih dari 500.000 orang pemeluknya setiap tahun, sedangkan jumlah atheis (yang tidak beragama) dan kaum agnostikangkanya akan naik 750.000 per tahun. Daily Mail melaporkan, penelitian oleh House of Commons Library, bahwa selama 6 tahun terakhir, jumlah orang Islam melonjak menjadi  37 persen.
       Steve Doughty dalam Daily Mail, koran terkemuka Inggris, memprediksi bahwa  sekitar 20 tahun ke depan kira-kira tahun 2030 jumlah orang Islam di Inggris akan melebihi jumlah umat Islam Kuwait. Dan pemeluk agama  Islam seluruh dunia akan meningkat rata-rata 2,2 persen per tahun.
      Tahun 2010 penduduk dunia 6.9 miliar diproyeksikan sampai th.2030 naik 26% menjadi 8.3 miliar. Di tahun 2010 orang Islam dari 1.6 milyar naik menjadi 35% sehingga tahun 2030 menjadi 2.2 miliar. Penelitian ini didasarkan pada tren demografi masa lalu dan estimasi pada apa yang akan terjadi 20 tahun ke depan.                                       
Worldwide Church of God badan misionari Nasrani yang berpusat di California melaporkan hasil penelitiannya yang dikutip oleh Majalah Islamic Horizons edisi Juli-Agustus 1990, yang diterbitkan oleh Islamic Society of North America (ISNA) di Amerika Serikat, bahwa  dalam kurun waktu 50 tahun (1934-1984) pemeluk agama Yahudi hanya meningkat 4%, sementara pemeluk Nasrani meningkat 47%, sedangkan pemeluk Islam meningkat 235%! 
وَمَنْ يَتَوَلَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَالَّذِينَ ءَامَنُوا فَإِنَّ حِزْبَ اللَّهِ هُمُ الْغَالِبُونَ(56)
 Dan barang siapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang
yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang”)s5a56)

Jumat, 28 September 2012

Nyerempet2 Bahaya


ganyang malaysia


Enison Sinaro, seorang teman sutradara mengirimkan sebuah foto heroik, yang diambil poster di lorong lorong gedung Kuala Lumpur International Film Festival. Bung Karno sedang berteriak menggayang Malaysia. Entah kenapa poster itu dipasang disana. Yang jelas ingatan saya langsung menuju pada tahun tahun termasuk salah satu pidato Bung Karno pada pada masa itu, “ Vivere Pericoloso “. Artinya berani nyerempet bahaya.
Saya berpikir tahun 2009 harus berani juga menyerempet bahaya. Tentu saja bukan ujung ujungnya mati konyol. Perhitungan dan untung rugi harus dipikirkan. Krisis keuangan global, membuat principle pemilik produk mengetatkan budgeting korporasinya. Salah satu yang paling cepat dilakukan adalah memangkas anggaran promosi. Berarti orang orang seperti saya paling depan dikorbankan.
Beruntung tahun 2009 adalah tahun pemilu. Banyak kesempatan disana, karena banyak politikus bodoh atau pintar yang butuh orang orang seperti saya untuk memoles citra melalu iklan, komunikasi kampanye atau strategi lainnya. Untungnya juga mereka mungkin tidak pernah membaca blog ini. Bagaimana saya mencibirkan dunia sandiwara politik di negeri ini.
Tidak hanya calon presiden, calon calon anggota DPR atau DPD pun sudah berancang ancang membuat iklan citra dirinya di televisi daerah. Terlebih mereka sepertinya tidak terkena imbas krisis. Entah dari mana datang uangnya.
Dana kampanye ini sangat luar biasa dan bisa menyumbang geliat roda ekonomi, dari cetak sablon kaos, poster, bikin film iklan sampai dana taktis lainnya. Kecuali Soetrisno Bahchir yang sudah menyerah – karena sahamnya di Bumi Resources jeblok - , kandidat lainnya tampaknya akan menggenjot sektor promosi ini.
Partai Gerindra selain menggencarkan iklan kampanyenya, juga membiayai milyaran rupiah syuting layar lebar dengan memakai sutradara asal Hollywood. Kelak kita akan melihat film layar lebar sebagai pendekatan kampanye.
Jika ada bertanya apakah mungkin pemikiran saya akan terkooptasi dengan mengerjakan proyek proyek politik. Tentu saja tidak. Yang berbahaya adalah seolah saya menjadi saksi untuk mengamini betapa menyedihkan melihat negeri ini yang percaya bahwa pemimpin dapat dibentuk dari iklan iklan. Bukan dari integritas, kerja keras dan komitmen keberpihakan pada rakyat.
Tapi tak perlu dipikirkan, karena tahun 2009 akan melahirkan sejarah kecil – petite historie – bangsa Indonesia. Seluruh kandidat merasa akan menang, dan menggunakan segala akal daya untuk kepentingan ini. Presiden, wapres, menteri menteri akan lebih sibuk mengurusi kampanye daripada mengurusi bagaimana mengantisipasi banjir, kelangkaan bahan bakar atau urusan urusan hajat hidup orang banyak. Ketua PPP berani nyerempet bahaya sebagai menteri kabinet tapi lebih sering merapat ke kubu Megawati.
SBY lebih mementingkan merubah kartu wartawan di lingkungan istana berubah menjadi warna biru, demikian pula baret pasukan pengawal Presiden diubah menjadi biru, dari merah hati sebelumnya. Lalu PKS lebih berani lagi menyerempet bahaya, dengan menampilkan Soeharto sebagai salah satu pahlawan dalam iklannya. Tentu beresiko ditinggalkan pemilih fanatiknya yang mengalami represi dalam masa orde baru.

Senin, 28 Mei 2012

Terjemah Tafsir Ibnu Katsir

http://bismillahku.blogspot.com

Jumat, 09 Desember 2011

HAKIKAT AKU DIRI MANUSIA

011(11)8 Tafsir Tematis Kontemporer

HAKIKAT AKU
DIRI MANUSIA

Al-Quran S.51 Adz-Dzariyat 19-22
وَفِي الْأَرْضِ ءَايَاتٌ لِلْمُوقِنِينَ(20)وَفِي أَنْفُسِكُمْ أَفَلَا تُبْصِرُونَ(21)وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ(22)(الذاريات -)
“Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bahagian. Dan di bumi itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang yakin, dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tiada memperhatikan? Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezkimu dan terdapat (pula) apa yang dijanjikan kepadamu”(S.51 Adz-Dzariyat 19-22).
Tema dan sari tilawah
1. Allah menyuruh kita semua untuk banyak berpikir dan merenungi ciptaan Allah isi jagad raya ini.
2. Bahwa di bumi ini banyak sekali ayat-ayat Allah itu.
3. Lebih-lebih masalah hakikat diri kita manusia ini maka harus direnungkan dengan mendalam.
4. Demikian juga supaya kita pikirkan dengan sungguh-sungguh masalah langit itu apa dan bagaimana sebenatnya.
5. Pikirkan juga bagaimana anugerah Allah yang mungkin akan turun dari langit.
Masalah dan analisa jawaban
Dari sekian banyak masalah, maka yang mendesak ialah:
1. Apa saja yang menjadi lahan berpikir otak manusia itu? Jawaban sementara: Lahan berpikir akal manusia ialah alam yang dapat diserap oleh panca indra dan alam yang metafisis tidak terjangkau oleh panca indra lahir.
2. Apa sebenarnya hakikat AKU diri manusia itu? Jawaban sementara: Hakikat AKU diri manusia itu ialah gulungan film rekaman seluruh alam indrawi dan metafisis yang masuk ke dalam akal pikiran manusia.
3. Bagaimana arah maksud Allah memerintahkan kita untuk memikirkan hakikat diri manusia itu? Jawaban sementara: Maksud Alah menyuruh manusia berpikir ini telah dirumuskan para ulama yaitu agar supaya hidup manusia itu sejahtera-bahagia dengan cara membuat dirinya itu menjadi sumber amal soleh, membela keadilan bagi seluruh umat manusia dan terpenuhinya maslahah yang hakiki. dalam hidupnya.
Pendalaman dan penelitian

BAB SATU
Isi otak pikiran manusia
Masalah ke-1: Apa saja yang menjadi lahan berpikir otak manusia itu? Jawaban sementara: Lahan obyek yang dipikir oleh akal manusia ialah alam yang dapat diserap oleh panca indra dan alam yang metafisis tidak tertangkap oleh panca indra. Jelasnya jagad raya ini dibagi dua yaitu: Alam zhahir dan alam gaib, Alam zhahir itu semua yang dapat dilihat, diraba dan dirasakan oleh indra manusia, sedangkan alam gaib ialah nuansa yang dapat dijangkau hanya oleh akal dan indra batin, lebih mendalam adalah sebagai berikut:
A. Ilmu Fisika dan Ilmu Metafsika
Ilmu mengenai bagaimana kita memahami hakikat dari segala yang ada di alam ini namanya Ilmu Ontologi sedangkan Ilmu Ontologi ini ada dua bidang, yaitu Ilmu Fisika dan Ilmu Metafisika. Maka obyek yang dibicarakan oleh Ilmu Ontologi itu terdiri dari materi yang tampak yang dapat dirasakan dapat disaksikan melalui panca indra dan alam gaib yang tidak tampak yang bersifat rohani, alam yang ada di belakang tabir jagad raya ini, yakni yang tidak dapat dilihat tidak dapat diraba tetapi hanya dapat dipikir atau di renungkan dalam otak. Ilmu tentang alam zhahiriyah yang indrawi ialah Ilmu Fisika dan Ilmu Fisika itu hanya mempersoalkan apa yang dapat ditangkap oleh panca indera saja, sebaliknya apa yang tidak dapat dijangkau oleh panca indera dibahas oleh Ilmu Metafsisika. Dan Ilmu Metafsika itu mencakup masalah keagamaan (Teologi).
Dalam memandang dua kenyataan alam materi dan alam rohani ini maka timbul 4 macam aliran pikiran, yaitu:1) Dualisme; 2) Materialisme; 3) Idealisme; 4) Agnostisisme.
Ad 1 Dualisme
Dualisme ialah suatu aliran yang percaya bahwa dalam alam semesta ini ada dua hakikat, yaitu dunia materi yang dinamakannya “dunia ruang” dan dunia rohani yang mereka namakan “dunia kesadaran”, kedua-duanya sama-sama abadi dan azali demikian pendapat .Descartes (1650M). Di sisi lain Aristoteles (322SM) menamakan dunia ruang itu materi sedangkan yang rohani dia namakannya forma. Menurut Al-Quran apa yang mereka percaya sebagai dualisme dalam arti luas adalah makhluk ciptaan Allah, seperti yang terurai di dalam ayat berikut:
وَمِنْ كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ (الذاريات 49)
Artinya: “Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan kebesaran Allah”(S.51 Adz-Dzariyat 49).
Faham yang berlawanan dengan aliran dualisme itu alah faham Monisme, yaitu bahwa hakikat apa yang ada ini hanya satu saja. Faham Monisme terbagi dua, yaitu Materialisme dan Idealisme.. Kaum Materialisme mengatakan bahwa hakikat dari semua yang ada ini adalah materi, sedangkan aliran Idealisme atau Spiritualisme mengatakan bahwa hakikat yang sebenarnya dari apa yang ada ini adalah rohani
Ad.2. Materialisme
Para ilmuwan menyamakan faham Materialisme dengan Naturalisme karena mereka cenderung memusatkan perhatiannya kepada alam yang bersifat materi saja yaitu alam lahiriyah ini; Thales (545SM) berpendapat bahwa asal usul alam itu dari air; Anaximandros (545SM) mengatakan bahwa alam ini asalnya dari apeiron yang sifatnya tak terbatas; Anaximenes (528SM) mengatakan asal alam raya itu dari udara; Demokritos (360SM) mengatakan asal usul alam itu dari atom, tidak ada lain di alam ini kecuali atom dan ruang kosong. Jelas mereka tidak percaya kepada Tuhan.
Para ulama menuduh kaum yang tidak percaya kepada adanya Tuhan Maha Pencipta dan Maha Pemelihara alam ini dan hanya percaya kepada otomatisnya proses jalannya alam adalah kaum Historis-Materialisme mirip dengan apa yang dituduhkan oleh Al-Quran kepada masyarakat Arab Jahiliyah dahulu yang disebut-sebut di dalam Al-Quran berikut:
وَقَالُوا مَا هِيَ إِلَّا حَيَاتُنَا الدُّنْيَا نَمُوتُ وَنَحْيَا وَمَا يُهْلِكُنَا إِلَّا الدَّهْرُ وَمَا لَهُمْ بِذَلِكَ مِنْ عِلْمٍ إِنْ هُمْ إِلَّا يَظُنُّونَ (ألجاثية 24)
Artinya; “Dan mereka berkata: "Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa", dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja”(S.45 Al-Jatsiyah 24).
Ad 3 Idealisme atau Spiritualisme
Idealisme ialah aliran faham serba cita-cita dan aliran Idelaime juga dinamakan Spiritualisme; lebih gampangnya spiritualisme ialah aliran yang percaya bahwa setiap yang ada ini mempunyai roh. Menurut aliran ini materi itu adalah penjilmaan dari rohani, sedangkan rohani itu nilainya lebih tinggi dari pada materi, karena materi itu hanya bayangan saja dari rohani. Menurut aliran idealisme kebudayaan itu perwujudan dari cita-cita sedangkan cita-cita itu adalah Rohani. Sasaran pikiran aliran Idealisme mencakup akal, kesadaran, cita-cita, jiwa atau suksma.
Ajaran Idealisme ini awalnya dikemukakan oleh Plato yang mengatakan bahwa hakikat yang sebenarnya dari alam yang ada ini adalah alam pikiran atau idea, sedangkan alam nyata yang menempati ruang ini hanyalah bayangan saja dari alam idea.


Ad 4.Agnosticisme
Aliran Agnosticisme adalah suatu aliran yang mengingkari kemampuan manusia untuk mengetahui hakikat materi ataupun hakikat rohani. Tokoh aliran Agnosticisme ialah Heidegger dan Jaspers yang berpendapat bahwa yang mutlak atau transendent itu tidak ada sama sekali.
B. TEOLOGI
Teologi ialah suatu faham ketuhanan yang tumbuh berpangkal melulu dari peristiwa kejadian alam saja, maka dari itu teologi ini dapat dinamakan Teologi Naturalis. Namun demikian sebagian dari mereka-pun juga mengakui adanya Sang Pencipta dan Pengatur alam, sehingga aliran ini juga dapat disebut dengan Theodecia. Mereka ini mengakui adanya Tuhan berdasarkan akal melulu..
Seperti yang pernah digagas oleh Anaximandros bahwa asal usul alam semesta ini dari Apeiron yaitu sesuatu yang tidak mempunyai batas dan tidak terhingga. Senada dengan ini Herakleitos berpendapat bahwa alam semesta ini ada yang mengatur secara tetap sistematis, rapi dan terus-menerus yaitu Hukum Dunia namanya Logos. Logos sendiri artinya ialah pikiran yang benar dan dari bunyi logos berkembang menjadi Logika atau Logis. Menurut mereka Logos itu adalah “Hukum Dunia” dia mengatur dunia dengan sangat tertib sekali.
Al-Quran mengatakan bahwa seluruh alam semesta ini mengucapkan tasbih artinya me-Maha Suci-kan Allah, hanya saja manusia tidak mengetahui cara benda-benda alam itu bertasbih. Menurut para ulama cara makhluk alam semesta bertasbih kepada Allah itu berwujud ketaatannya melakukan tugas masing-masing dengan sangat tertib teratur rapi sistematis otomatis sejak awal peciptaan bumi dan langit dahulu sampai sekarang ini. Allah berfirman:
أَلَمْ تَرَ أَنَّ اللَّهَ يُسَبِّحُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالطَّيْرُ صَافَّاتٍ كُلٌّ قَدْ عَلِمَ صَلَاتَهُ وَتَسْبِيحَهُ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَفْعَلُونَ (النور 41)
Artinya: “Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) sembahyang dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan”(S.24 An-Nur 41).
تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَوَاتُ السَّبْعُ وَالْأَرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَكِنْ لَا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا (الاسراء 44)
Artinya: “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun”(S.17 Al-Isra` 44).
Hasbullah Bakry dalam bukunya Pengantar Ilmu Filsafat (1986:62) mengidentikkan Hukum Logos para filsuf di atas ini sangat mirip dengan Sunnatullah atau Hukum Allah, hanya sayangnya para ahli pikir tersebut tidak berhasil menemukan Tuhan yang menciptakan Logos mereka terhenti hanya merenungkan bekas-bekas atau peristiwa perubahannya saja. Selanjutnya Teologi Naturalisme ini dibagi dua , yaitu: Theisme dan Pantheisme. Anaxagoras berpendapat bahwa kodrat atau kekuasaan yang menggerakkan alam semesta ini datang dari luar, maka faham ini dinamakan Theisme. Sedangkan Demokritos berpendapat bahwa kodrat-kekuatan yang menggerakkan alam ini berada didalam alam itu sendiri, maka faham ini dnamakan Pantheisme.
a) Theisme
Theisme ialah suatu aliran yang berpendapat bahwa kekuatan yang menggerakkan alam ini datang dari luar alam dan mereka menamakan–nya Tuhan. Tuhan inilah yang menggerakkan dan memelihara alam dengan sangat teratur. Sayang sekali para ahli pikir Theisme ini berhenti hanya pada pengakuan adanya Tuhan. Bahkan pengakuan itupun tidak jelas dan tidak seragam bagaimana sifat-sifat sesuatu yang mereka duga sebagai Tuhan itu, sehingga keterangannya saling berbeda menurut pikiran mereka masing-masing, misalnya Logos teori Herakleitos, Cinta teori dari Empedokles, Nus teori dari Anaxagoras dan Idea Tertinggi dari Plato serta Prima Causa teori dari Aristoteles tidak ada kesamaannya. Lebih dari pengakuan itu mereka tidak mampu meneruskan pemikirannya dan berhenti sampai disitu saja, sehingga Theisme ini tidak mengandung ajaran ibadah dan tidak ada hukum agama, paling banter aliran ini hanya berspekulasi tentang adanya teori tentang etika yang juga saling berbeda rincian maupun global-umumnya.
b) Pantheisme
Pantheisme ialah suatu aliran pendapat bahwa kodrat kekuasaan yang menggerakkan alam ini berada di dalam alam itu sendiri. Faham Pantheisme ini mengandung beberapa macam teori, yaitu:
1) Atomistik dari Xenophanes diteruskan oleh Demokritos mereka berpendapat bahwa alam ini tidak lain kecuali atom yang bergerak dan berkembang secara teratur sistematis.
2) Aliran Stoa berpendapat bahwa segala sesuatu di alam ini berwujud Jiwa dan Raga tidak mungkin jiwa saja tidak mungkin raga sendirian maka kesatuan jiwa dan raga itu dinamakan Pneuma sedangkan Peneuma adalah Tuhan
3) Aliran Neo Platonisme berpendapat bahwa Tuhan dan alam merupakan satu kesatuan, dalam pengertian bahwa segala sesuatu merupakan limpahan atau emanasi dari Tuhan dan emanasi pertama berwujud roh alam, kemudian roh alam atau jiwa alam melimpahkan sesuatu berwujud dunia jasmani mirip teori idea Plato dan teori logos dari Herakleitos..
4) Aliran Natura-naturas teori dari Spinoza, dia berpendapat bahwa yang menciptakan dan yang diciptakan itu adalah “sama dan satu”.
Politheisme itu sangat mirip dengan faham Pantheisme, hanya saja Politheisme berpendapat bahwa sebagian dari alam dapat menjadi Tuhan, sedangkan Pantheisme menyatakan bahwa alam ini adalah Tuhan tetapi orang tidak merasa dirinya Tuhan.
Hasbullah Bakry (1986:69) mengaitkan faham Politheisme itu dengan ajaran Trinitas bahwa salah satu oknom dari Trinitas itu ialah Yesus, maka Yesus itu manusia sekaligus Tuhan adalah jelas Pantheisme-Politheistis artinya banyak Tuhan menjadi satu dengan alam dan berada di dalam alam. Secara historis ajaran Trinitas ini berasal dari ajaran Stoa yang diusung oleh Paulus ke dalam agama Nasrani sedangkan teori penebusan dosa ajaran Paulus itu berasal dari filsafat Pythagoras.
Berangkat dari catatan Hasbullah Bakry bahwa Metafisika ialah apa yang dibalik alam nyata dan menurut HM.Rasyidi (1984:20) metafisika itu ialah apa yang dibelakang alam. Maka untuk memahami hakikat apa yang dibelakang alam nyata ini tidak lain harus melalui Al-Khaliq yaitu Dzat yang menciptakan alam nyata dan alam gaib atau yang menciptakan fisika dan metafisika.
Terhadap semua teori dan dugaan-dugaan para filosuf itu perlu kita membaca tulisan mereka itu dengan kaca mata Al-Quran, Allah berfirman sebagai berikut:
وَإِنْ تُطِعْ أَكْثَرَ مَنْ فِي الْأَرْضِ يُضِلُّوكَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنْ يَتَّبِعُونَ إِلَّا الظَّنَّ وَإِنْ هُمْ إِلَّا يَخْرُصُونَ (الانعام 116)
Artinya: “Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)”(S.6 Al-An’am 116).
Hidangan yang menjadi garapan akal manusia ialah semua keadaan yang ada di hadapan manusia maka Hasbullah Bakry dalam bukunya Pengantar Ilmu Filsafat (1986:17) menyederhanakan lahan atau ladang pemikiran akal itu menjadi 3 bidang, yaitu: Logika; Metafisika; Etika. Dengan keterangan bahwa Logika itu pendahuluan, metafisika itu macam yang dibicarakan dan Etika itu tujuan pembicaraanl. HM Rasyidi (1984:17) menyebutkannya Logika dan, Epistimologi.
BAB DUA
Hakikat AKU diri manusia
Masalah ke-2: Apa sebenarnya hakikat AKU diri manusia itu? Jawaban sementara: Hakikat AKU diri manusia itu ialah gulungan film rekaman seluruh alam indrawi dan metafisis yang masuk ke dalam akal pikiran manusia. Lebih mendalam lagi kita renungkan uraian berikut:
Dr Paryana dari Akademi Metafisika Yogya menggambarkan AKU dari diri manusia itu dengan ilmu fisika melalui system atom, fokusnya ialah electron. Jika kita sederhanakan gambaranya adalah sebagai berikut.
AKU dari diri manusia itu jika boleh kita umpamakan adalah bagaikan otak atau inti suatu unit media komunikasi, misalnya Surat Kabar JAWA POS. Oplag koran Jawa pos beberapa waktu yang lalu sekitar 300.000 eksemplar yang digerakkan oleh sang manager dengan staf dan jaringan pelaku usaha yang jumlahnya terlalu banyak. Dan pelaku utama dalam usaha ini ialah WARTAWAN. Kerja para wartawan suatu unit media komunikasi surat kabar, majalah atau jurnal itu setiap harinya ialah meliput data dan fakta yang terjadi di alam ini, bahkan untuk media komunikasi elektronis wartawan itu meliput berita mencakup suara dan gambar dengan gambar yang berwarna. Semua data&fakta tadi dengan secepat mungkin dikirimkan ke kantor pusat unit media komunikasinya dan di kantor pusatnya melalui pos utama lalu disalurkan ke ruang spseial bagiannya masing-masing, sebagaimana kolom dari rubrik atau kelompok judul dan halaman surat kabar atau majalah itu,
Di dalam masing-masing kamar itulah data&fakta diolah dan dikelola serta diproses untuk dicetak lalu diekspose kepada pembaca atau pelanggan media komunikasi, harian, mingguan, bulanan tersebut. Semua dikerjakan secepat-cepatnya untuk memenuhi berbagai macam kepentingan, disebarkan seluas-luasnya melalui agen sampai loper-pengecer masuk kampong keluar kampung, membagi koran atau tabloid kepada pelanggan-pembaca untuk dinikmatinya. Lebih hebatnya lagi ialah unit media komunikasi elektronis, televise dan semacamnya, begitu peristiwa terjadi di belahan dunia jagad raya yang paling jauh, dalam waktu yang terlalu cepat data&fakta tersebut di atas sudah dapat dinikmati oleh pelanggan,, pembaca, pendengar, pemeriksanya.
Dr Paryana dari Akademi Metafisika Yogya di atas menggambarkan hakikat AKU diri manusia itu adalah bagaikan gulungan film yang menyimpan data&fakta hasil pengamatan indra lahir dan indra batin seseorang dalam seluruh gerak gerik setiap detiknya.
Kita terjemahkan gambaran dari dr. Paryana tersebut sebagai berikut: Bahwa bagian yang paling kecil tubuh manusia adalah atom, salah satu bagian dari atom namanya electron. Perlu diingat bahwa electron itu bukan materi tetapi makhluk gaib bahkan electron itu adalah potensi atau daya-penggerak dia adalah salah satu isi alam metafisika yang tidak dapat dicapai oleh apa/siapa kecuali hanya direnungkan oleh akal..
Elektron ini dibayangkan persis seperti wartawan surat kabar, majalah mingguan atau bulanan, dia meliput data&fakta sampai suara bahkan gambar yang berwarna dari prikel (data&fakta) yang disaksikan oleh elektron tubuh manusia. Secara metafisis (hanya dapat dibayangkan dan dipikir-pikir) bahwa fotokopi data&fakta tersebut berwujud elektron atau elektron ini membawa sendiri foto rekaman data&fakta sehingga deretan elektron dari setiap atom badan jasmani manusia ini mengalir bagaikan pita film yang masuk ke roll dalam gulungan film. Kemudian elektron ini mengalir menuju ke pangkal otak, di pangkal otak ini lektron (pita-film) ini secara otomatis dibarengi nafsu-nafsu (Instink) yang ikut berperan dalam menentukan taktik politik, perilaku dan tindakan dalam menanggapi prikel (data&fakta) yang masuk tersebut. Instink atau nafsu-nafsu ini mengantar elektron (pita film) itu masuk ke pusat akal (otak besar). Di dalam otak besar seluruh data&fakta itu dibagi-bagi disalurkan ke ruang-ruang dalam otak besar yaitu jurusan khusus pusat pemikiran, pusat gerak, pusat ingatan dan gudang simpanan. Proses pusat pemikiran menghasilkan politik, taktik, strategi, metodik-dedaktik pemecahan masalah kemudian mengeluarkan perintah gerak atau tindakan dalam menanggapi atau reaksi terhadap prikel (data& fakta) yang masuk itu, selanjutmnya melalui syarat-syarat jalurnya maka perintah gerak tadi diwujudkan dalam perbuatan nyata oleh anggota tubuh, tangan, kaki dan sebagainya menjadi tindakan lahiriyah yang dapat disaksikan oleh panca indra di luar AKU diri manusia yang menyaksikannya.
Perlu dicatat bahwa seluruh atom dalam tubuh jasmani manusia bekerja keras mengirim elektron data&fakta termasuk pikiran pikiran itu sendiri dan semua syaraf penyalur perbuatan yang dilalui oleh electron data&fakta yang mengalir dari/ke pangkal otak termasuk elektron data&fakta gerak-gerik perbuatan itu sendiri. Dan seluruh elektron (data&fakta) itu disimpan dalam pusat ingatan atau gudang penyimpanan data&fakta. Dan sekali lagi INI HANYA DAPAT DIRENUNGKAN DALAM ALAM PIKIRAN sehingga terlalu sulit difahamkan para pembaca (mohon maaf).
Selanjutnya di pusat arsip simpanan data&fakta tersebut menyatu menjadi paduan tunggal gulungan film yang sangat lengkap sekali mencakup seluruh peri laku, perbuatan apapun juga bahkan sampai niat, keinginan, angan-angan, program perecanaan, cita-cita, utopis bayangan yang paling tinggi.
Gulungan tumpukan film data&fakta inilah sebenarnya hakikat yang menamakan diri AKU, Dan AKU inilah yang menggerakkan badan jasmani manusia itu sndiri. AKu inilah yang menjawab jika dipanggil, AKU inilah yang mengeluarkan pidato yang gegap gempita atau berbisik dengan sangat halus sekali.
Dari sini terbayang bahwa seolah-olah AKU tersebut diciptakan oleh dunia yang mengelilingi dia sejak sebelum lahir sampai detik-detik terakhir hidupnya manusia. Maka banyak pakar Ilmu Jiwa, Misalnya John Lock dan pakar psikologi lainnya mengajukan teori TABULA RASA bahwa jiwa manusia itu awalnya seperti kertas putih kemudia terserah kepada alam sekitar yang memberi isi dan warna jiwa manusia atau orang tuanya ingin menulis dan membuat gambar pada kertas putih itu dengan tulisan atau gambar menurut sesuka hatinya sehingga tampaknya jiwa itu terbentuk oleh alam sekitar.
.
BAB TIGA
Maqashidusy Syari’ah
Masalah ke-3: Bagaimana arah maksud Allah memerintahkan kita untuk memikirkan hakikat diri sendiri manusia itu? Jawaban sementara: Maksud Alah menyuruh manusia memikirkan diri sendiri dan alam ini telah dirumuskan oleh para ulama ialah agar supaya hidup manusia itu menjadi sumber amal soleh, membela keadilan untuk seluruh umat manusia dan terpenuhinya maslahah yang hakiki.
A.Tujuan Syari’at Islam
Tujuan Syari’at Islam ialah mengambil maslahah dan mencegah madharat, artinya mengambil yang bagus sekaligus membuang yang jelek atau dengan istilah yang lebih terkenal ialah Amar ma’ruh Nahi munkar”, yaitu mengajak kepada kebagusan melawan kejahatan. Difahamkan dari nash Al-Quran S.21 Al-Anbiya` 107.dan berbagai macam riwayat hadis, maka Syari’at Islam datang dari Allah ditujukan untuk menjadi rahmat seluruh alam. Sehingga siapa yang mengikuti syarai’at Islam dengan tekun dia akan hidup bahagia di dunia sampai akhirat, sebaliknya siapa yang menyimpang dari ajaran syari’at Islam maka dia akan hidup sengsara dan menderita di dunia sampai akhirat.
Para pakar sosiologi-antropologi telah mengadakan penelitian mengenai apa yang dibutuhkan manusia untuk hidup di dunia ini secara universal seluruh umat manusia dimana saja dan kapanpun juga, yaitu:
a. Ralph Piddington dalam bukunya “An Introduction to Social Anthropology” (1950:221) mencatat bahwa kebutuhan hidup manusia secara universal (Human Needs) ialah:
i. Kebutuhan primer
Kebutuhan primer ialah kebutuhan yang sama untuk hidup oleh manusia dengan makhluk hewan, yaitu:
- Makan, minum, bernafas
- Membersihkan diri, istirahat, daya tahan diri dari serangan penyakit, serangan lawan atau derita dari perubahan cuaca,
- Pemenuhan nafsu birahi dan kebutuhan untuk mempunyai anak keturunan
ii. Kebutuhan sekunder
Kebutuhan sekunder atau kebutuhan sosial manusia yang terdiri dari:
- Pengembangan kecerdasa akal, pendidikan dan kebudayaan
- Kebersamaan dalam kegiatan, berkomunikasi antar sesama
- Kepuasan akan pemilikan atas harta kekayaan
- Terselenggaranya ketertiban sosial, hukum dan adat
iii. Kebutuhan integratip
Kebutuhan integratip ialah kebutuhan yang berkaitan dengan soal perasaan moral, kepercayaan dan kesempurnaan hidup, yaitu kebutuhan-kebutuhan berikut: .
- Kegiatan ritual keagamaan (Magico religious system)
- Kebutuhan akan hiburan, permainan dan kepuasan dalam bidang seni kebudayaan serta keindahan.
b. Abraham Maslow dalam bukunya “Motivation and Personality” (1954:15) mengemukakan ada 5 kategori kebutuhan hidup manusia secara universal yaitu:
i. Kebutuhan dasar jasmani
ii. Kebutuhan akan ketertiban dan keamanan
iii. Kegiatan bersama dan rasa social sesama kelompoknya.
iv. Kehormatan dan penghargaan
v. Puncak kepuasan dan kesempurnaan serta kebahagiaan rohaniah.
Jika dianalisa secara mendalam maka teori Piddington dan Maslow di atas semua dapat tertampung dalam teori ahli hukum Islam yang dinamakan “Adl-Dlaruriyatul Khamsah”. Maka manusia yang wajar memerlukan akan terpenuhinya kebutuhan hidup manusia di dunia mencakup kebutuhan untuk melakukan penyembahan kepada Tuhan, kebutuhan hidup, keperluan akan harta, pengembangan akal dan menginginkan anak keturunan.
Muhammad Abu Zahrah dalam kitabnya Ushul Fiqh (1958:289) menyatakan ada 3 target tujuan utama dari syari’at Islam, yaitu:
1.Pembinaan jiwa agar supaya setiap pribadi menjadi sumber amal soleh untuk orang lain, tidak membawa penderitaan atau kesengsaraan kepada sesama hidup.
2.Menegakan keadilan yang merata bagi seluruh umat manusia.
3.Menyelenggarakan suatu kehidupan masyarakat yang penuh maslahah yang hakiki
Maslahah yang hakiki ialah suatu sistem kehidupan bermasyarakat yang serba terpenuhinya jaminan hidup yang 5 macam yang dinamakan “Adl-Dlaruriyatul Khamsah”, yaitu:
1.Terjaminnya kelangsungan syari’at Tuhan, suatu kehidupan yang berjiwa agama
2.Terjaminnya hak hidup setiap insan
3. Terjaminnya usaha pengembangan akal yang sehat
4. Terjaminnya hak berkeluarga dan berketurunan
5. Terjaminnya hak pemilikan atas harta kekayaan
Para ulama sangat memperhatikan Maqashidus Syari’ah ini misalnya:Ibrahim an-Nakha’i (w..96H=617M), Al-Maturidi(w.333H =944M), Al-Baqillani(w.403H=1013M), Al-Qarafi(w.685H=1286M.), Ath-Thufi (w.716H=1319M.), Ibnu Taimiyah (w. 728H=1329M, Ibnu al-Qayyim (w. 751H=1350M.).
Asy-Syathibi (w. 790 H.) dalam kitabnya Muwafaqat (tth:2 \ 8) menyatakan bahwa jaminan terpenuhinya tujuan syari’at Islam tersebut di atas dalam pelaksanaannya melalui tiga peringkat, yaitu:
i. Sangat penting sekali (Adh-Dharuriyat), yaitu kebutuhan hidup yang benar-benar sangat diperlukan, jika tidak terpenuhi akan membayakan hidup manusa.
ii. Diperlukan (Al-Hajiyat), yaitu kebutuhan hidup yang melengkapi kebutuhan pokok.
iii. Penyempurna (At-Tahsiniyat), yaitu kebutuhan hidup untuk kepuasan dan rasa senang sehingga hidup menjadi lebih sempurna dan bahagia.
Adh-Dharuriyyatul Khamsah (Human needs) di atas adalah sesuatu yang wajib demi terwujudnnya kemaslahatan dunia dan akhirat. Apabila hal ini tidak terpenuhi, maka akan timbul kerisauan dan kerusuhan bahkan hilangnya hidup dan kehidupan.
HAM: Anugerah Allah yang sangat besar sekali
Sungguh Allah telah memberi anugerah kepada semua manusia untuk menentukan masa depannya sendiri meskipun hanya berhasil membuat NIAT saja. Manusia diberi kebebasan membuat NIAT dan niat ini sangat dihargai oleh Allah yang sangat mendambakan manusia. .Allahumma ighfirli jika tulisan ini tidak benar.
Allah sudah memberi kepada semua manusia kebebasan memilih jalan hidupnya akan menjadi orang yang bertakwa ataukah akan menjadi manusia durhaka penuh dosa. Allah berfirman dalam Al-Quran dan Rasulullah Saw bersabda dalam hadisnya:
وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا( الكهف 29)
“Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek”(S.18 Al-Kahfi 29).
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيمَا يَرْوِي عَنْ رَبِّهِ عَزَّ وَجَلَّ قَالَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الْحَسَنَاتِ وَالسَّيِّئَاتِ ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِ مِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيرَةٍ وَمَنْ هَمَّ بِسَيِّئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً فَإِنْ هُوَ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا اللَّهُ لَهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً (رواه البخاري 6010 ومسلم 187)
" Dari Ibnu Abbas r.a, dari Nabi Saw. dari Allah Azza wa Jalla berfirman (hadis qudsi),Nabi Saw beliau sabdakan; "Allah mencatat kebaikan dan kejahatan, " Lalu beliau jelaskan; "siapa yang berniat kebagusan lantas tidak jadi ia amalkan, Allah mencatat satu kebaikan disisi-Nya secara sempurna, dan jika ia berniat lalu ia amalkan, maka Allah mencatatnya sepuluh kebagusan, bahkan dilipatgandakan hingga tujuh ratus kali-lipat, bahkan lipatganda yang tidak terbatas, sebaliknya barangsiapa yang berniat melakukan kejahatan kemudian tidak jadi ia amalkan, Allah menulis satu kebaikan disisi-Nya secara sempurna, dan jika ia berniat kejahatan dan jadi ia lakukan dalam perbuatan, maka Allah menulisnya cuma satu kejahatan saja”(HR Bukhari no.6010 dan Muslim no.187).
Penulis risalah ini berpendapat bahwa kebebasan manusia membuat niat ini adalah anugerah Allah kepada manusia, bukan bebas lepas dari Allah Ta’ala, manusia bebas membuat niat tetapi Allah itu mempunyai sifat Qudrat-Iradat Maha Kuasa dan Berkehendak.
Prof.Harun Nasution mencatat dalam Teologi Rasional Mu’tazilah (1987:75) mengutip bahwa menurut Mohammad ‘Abduh maka Allah sudah menciptakan Hukum namanya Sunnatullah dan manusia membuat keinginan dan menggerakkan daya untuk berbuat itu adalah menurut Sunnatullah.
Faham yang sangat keras dinyatakan oleh Ma’bad al Juhani (80H) dan Ghailan ad-Dimasyqi (abad viiiM) tokoh madzhab Qadariyah yang berpendapat bahwa manusia itu sendirilah yang mewujudkan perbuatannya melalui kemauan dan tenaganya. Menurut madzhab Qadariyah (Free will dan free act) manusia itu memiliki kebebasan dalam kemauan dan kebebasan dalam perbuatan.
Tetapi kaum Jabariyah berpendapat bahwa manusia itu persis seperti wayang seperti Gathutkoco dia mampu terbang di awang-awang atau Indrajid mampu bebas menyelam ke dalam air. Gathutkoco mampu terbang tinggi atau Indrajid bebas menyelam dalam air ini adalah sewaktu wayang ini dipegang dan dimainkan oleh Ki Dalang, maka saat Gathutkoco dan Indrajid diletakkan dalam Kothak Wayang (Wayang Kulit) dia tidak dapat bergerak sama sekali. Demikian juga manusia kehendak dan perbuatannya sudah ditakdirkan oleh Allah. Kaum Asy’ariyah adalah tengah-tengah antara ke dua pendapat Mu’tazilah dengan Jabariyah itu.
Fitrah yang suci
Konsep jiwa dalam Islam sangat berbeda sekali dari ajaran kaum Nasrani. Menurut ajaran agama Nasrani seluruh umat manusia itu sudah memikul dosa sejak sebelum lahir, yaitu dosa warisan dari moyangnya yang pertama, yaitu Nabi Adam karena dosa memakan buah Kuldi dan seluruh umat manusia akan masuk neraka semuanya kecuali yang percaya kepada Salib Yesus Sang Penebus Dosa dan hanya Yesus Anak Tuhan yang Tunggal yang mampu menebus dosa umat manusuia, Yesus tuhannya kaum Nasrani.
Menurut Al-Quran dan hadis maka jiwa manusia itu aslinya suci bersih dari dosa dan noda bahkan bayi dari pelacur dan pezina sekalipun maka bayi yang lahir dari mereka adalah suci sesuai dengan fitrah yang suci menurut ajaran Islam. Allah berfirman:
فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ( الروم 30)
“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)"(S.7 Al-A’raf 172).
Tinggal manusianya dia akan berbuat baik atau berbuat jahat, pilih berbuat amal soleh ataukah berbuat durhaka dan dosa; Allah berfiman:
(6)وَنَفْسٍ وَمَا سَوَّاهَا(7)فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا(8)قَدْ أَفْلَحَ مَنْ زَكَّاهَا(9)وَقَدْ خَابَ مَنْ دَسَّاهَا(10)(الشمس 7-10)
“dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya, sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”(S.91 SY-Syamsi 7-10).
Allah telah memberi anugerah rahmat-Nya kepada manusia minimal NIAT saja akan dicatat oleh Allah sebagai kebagusan (akan mendapat pahala) walaupun niatnya itu tidak tercapai dan tidak berhasil melaksanakannya tetap Allah mencatat sebagai kebagusan, bahkan niat berbuat jahat sekalipun tetapi karena tidak jadi (Dengan syarat IMAN dan Islam), maka Allah juga mencatat sebagai suatu kebagusan.
أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مَوْلُودٍ إِلَّا يُولَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ كَمَا تُنْتَجُ الْبَهِيمَةُ بَهِيمَةً جَمْعَاءَ هَلْ تُحِسُّونَ فِيهَا مِنْ جَدْعَاءَ ثُمَّ يَقُولُ فِطْرَةَ اللَّهِ الَّتِي فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَا لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ اللَّهِ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ (رواه البخاري 402 ومسلم 4807 )
“Bahwa Abu Hurairah r.a. berkata; Rasulullah Saw bersabda: 'Seorang bayi tidak dilahirkan (ke dunia ini) melainkan ia berada dalam kesucian (fitrah). Kemudian kedua orang tuanyalah yang akan membuatnya menjadi Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi -sebagaimana hewan yang dilahirkan dalam keadaan selamat tanpa cacat. Maka, apakah kalian merasakan adanya cacat? ' kemudian beliau membaca firman Allah yang berbunyi: '…tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrahnya itu. Tidak ada perubahan atas fitrah Allah” (S. 30 Ar Ruum 30)(HR Bukhari no.402dan Muslim no.4807).
Secara Islamistis menyinggung teori konvergensi dari Barat itu maka Al-Quran S.8 Al-Anfal 25 menyatakan bahwa walaupun kita sudah berusaha keras membina diri memperkuat takwa kita, ternyata kita dihadang oleh faktor alam sekitar di hadapan kita yang menguji sampai dimana kemampuan kita mengatasi masalah yang berat; Jika kita gagal dan tidak lulus ujian, maka dampak akibatnya ialah mushibah berat akan menimpa diri kita orang yang beriman, maka kita wajib benar-benar jeli dan sangat waspada kepada situasi dan kondisi sekitar agar kita mampu mengatasi berbagai macan ujian dan godaan.. Menurut Al-Quran manusia itu ditantang oleh syaitan yang sudah mendap SIM (Surat Ijin Menggoda) manusia yaitu ijin dari Allah (Al-Quran s7a15, s15a37, s38a80); Disamping itu ujian terhadap manusia itu berupa godaan syaitan (Qs2a168a208, s6a142;s24a21), godaan hawa nafsu (Qs19a59, s23a71), godaan harta dunia (Qs6a70, s7a51, s35a5).
Jadi kita orang yang beriman akan mendapat tantangan disamping godaan syaitan, hawa nafsu dan harta keduniaan itu masih ada ujian berupa musibah yang datangnya dari perbuatan kesalahan yang dilakukan oleh orang zalim. Allah berfirman:
وَاتَّقُوا فِتْنَةً لَا تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُوا مِنْكُمْ خَاصَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ( الانفال 25)
“Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya”(S.8 Al-Anfal 25).
Gulungan film kita akan diputar
Hakikat AKU diri manusi adalah himpunan film rekaman data&fakta perilaku perbuatan kita manusia di dunia, maka besuk di hari kiamat film kita itu akan diputar diperlihatkan isi lengkap rekaman hasil laporan wartawan (electron data&fakta) diri kita mulai dari gambar atau foto, suara bahkan sampai cita-cita yang paling utopis semua akan dipertunjukkan rekamannya kepada kita, seperti kalau kita sekarang merenungkan apa yang telah kita lakukan seharian ini ketika kita berbaring akan tidur!!!
Allah memperingatkan kepada kita dalam Al-Quran soal film yang kita bahas ini diistilahkan dengan kitab riwayat hidup selama menjadi penduduk dunia:
يَوْمَ نَدْعُوا كُلَّ أُنَاسٍ بِإِمَامِهِمْ فَمَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ فَأُولَئِكَ يَقْرَءُونَ كِتَابَهُمْ وَلَا يُظْلَمُونَ فَتِيلًا (الاسراء 71)
" (Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun”(S.17 Al-sra` 71)
فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ(7)فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا(8)وَيَنْقَلِبُ إِلَى أَهْلِهِ مَسْرُورًا(9)وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ(10)فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا(11)وَيَصْلَى سَعِيرًا(12)(الانشقاق 7-12)
“Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang, maka dia akan berteriak: "Celakalah aku". Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)”(S.84 Al-Insyiqaq 7-12)
Jika sendainya suatu masyarakat yang seluruh warganya membentuk AKU dirinya secara sosiologis suka mentaati dan berhasil mencapai tujuan Syari’at Allah, Maqashidusy-Syari’ah, menjadikan diri sebagai sumber amal soleh, pembela kebenaran dan keadilan bagi seluruh umat manusia serta memenuhi maslahah yang hakiki berhasil mewujudkan ke-5 prinsip hidup Adh-Dharuriyatul Khamsah tersebut di atas, maka Allah berjanji akan menganugerahkan kesejahteraan dan kebahagiaan yang sempurna kepada masyarakat yang demikian itu. Dan lebih tinggi lagi jika seluruh warga suatu kaum semua beriman serta bertakwa maka Allah akan menumpahkan rahmat barakah-Nya dari atas dari bawah dan dari semua sisi. Allah berfirman:
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ ءَامَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ( النور 55)
" Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik”(S.24 An-Nur 55).
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى ءَامَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ(96)
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”(S.7 Al-A’raf 96).

Internet:http://pondokquranhadis.wordpress.com Email:pondokilmu7@gmail.com
Internet:http://imam-muchlas.blogspot.com,Email:h.imam.muchlas.@gmail.com









Pengunjung Ke-

About Me

Template by KangNoval & Abdul Munir | blog Blogger Templates